MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Kamis, 20 April 2017 15:25
“Duarrr…!” Rumah Hancur, Warga Tewas

Ledakan Dahsyat di Tepi Mahakam

PROKAL.CO, SAMARINDA. Suara menggelegar seperti bom berdaya ledak tinggi mengguncang Kota Tepian. Bahkan warga yang sedang santai di Tepian Mahakam berhamburan begitu mendengar ledakan disertai getaran yang mirip gempa bumi. Peristiwa itu dirasakan sekitar pukul 10.15 Wita, kemarin (19/4).
Rasa penasaran bercampur takut membuat warga bertanya-tanya apa yang memicu ledakan dahsyat itu. Warga mensinyalir ledakan itu berasal dari sebuah kapal yang bersandar di salah satu galangan di Samarinda Seberang. Dugaan itu diperkuat dengan adanya kepulan asap putih membumbung ke udara.
Ledakan itu memang benar berasal dari sebuah kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) dengan nama lambung Rimba Raya XXXI. Kapal nahas itu bersandar di galangan milik PT Rimba Karya Rayatama (RKR) di Jalan Bung Tomo, RT 1, Kelurahan Baqa, Samarinda Seberang.
Akibat ledakan itu, haluan (bagian depan) LCT rusak berat. Bahkan plat besi kapal setebal 10 milimeter terkoyak hingga menciptakan lubang besar berukuran 2x2 meter.
Nyawa seorang pekerja las melayang. Mokhsin (33), tewas mengenaskan dengan luka bakar di sekujur tubuh. Ketika ledakan terjadi, tubuh warga Perumahan Bukit Pinang Bahari, Blok AA6 RT 32, Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang itu terpental ke kapal Tugboat (TB) yang sandar di sebelah LCT. Selain menewaskan satu orang, ledakan ini juga memicu kerusakan rumah warga yang berada di sekitar kejadian.
Selain Mokhsin, seorang pekerja juga dikabarkan mengalami luka, namun hanya mengalami luka ringan karena posisinya cukup jauh dari titik ledakan.
Sebelas rumah yang terdiri dari 10 mes karyawan PT RKR dan satu rumah warga mengalami kerusakan karena terdampak ledakan serta guncangan ketika peristiwa terjadi.
Ledakan diduga dipicu sulutan api dari alat las dengan uap bahan bakar jenis Methanol yang mengendap di palka (tempat penyimpanan) pada lambung LCT. Sebelum ledakan terjadi, Mokhsin dan seorang pekerja bernama Basrani (43) sedang melakukan perbaikan kebocoran LCT.
"Ketika itu dia (Mokhsin, Red) melakukan pemotongan plat. Sedangkan saya berada di manhole (lobang jalan masuk manusia) dek kapal," ujar Basrani.
Merasa gerah karena ketika itu cuaca terasa panas, Basrani kemudian naik untuk minum. Sekitar 30 meter dari tempat Mokhsin mengelas, tiba-tiba suara ledakan keras terdengar.
"Saya kaget dan langsung berlari ke arah dia. Waktu saya mendekat sudah banyak yang menolong dia, ketika itu saya lihat dia tak sadar tapi sepertinya masih hidup," tutur Basrani terbata-bata.
Bingung harus berbuat apa, Basrani yang syok hanya bisa berteriak mengarahkan warga agar segera melarikan Mokhsin ke RSUD IA Moeis.
"Setelah itu saya tidak tahu lagi. Tahunya sudah banyak warga dan polisi berdatangan," ucap Basrani.
Tak hanya Polsekta Samarinda Seberang dan Polresta Samarinda saja yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Tim Jibom Satuan Brimob Detasemen B Pelopor Polda Kaltim juga dikerahkan untuk melakukan penyelidikan.
Setelah dilakukan sterilisasi area tempat kejadian, personel Polsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda tiba dan langsung memasang garis polisi. Barang bukti berupa dua tabung gas 50 kilogram serta peralatan las lainnya juga diankut. Basrani yang menjadi saksi pun turut dibawa untuk dimintai keterangan.
"Kami belum bisa simpulkan apakah terdapat kelalaian atau tidak dalam peristiwa laka kerja ini. Masih kami lakukan penyelidikan," terang Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Reza Arief Dewanto melalui Kapolsek KP, Kompol Ervin Suriyatna.
Sementara itu, Pelaksana Harian Kasi Keselamatan Berlayar dan Patroli, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II A Samarinda, Zulqodri juga belum bisa memberikan keterangan banyak.
"Kami turun langsung ke sini untuk mencari petunjuk serta mengumpulkan informasi. Nanti baru bisa kami beber setelah mendapat hasil dari penyelidikan," kata Zulqodri. (oke/rm-1/nha)  




BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 11:56

Suami-Istri Tewas Terjepit, Sudah 6 Orang Tewas di Jalan

BONTANG. Kecelakaan maut menimpa keluarga Irmansyah (45) di Bukit Tersenyum (dulu Gunung Menangis),…

Sabtu, 24 Juni 2017 11:53

Pelaku Penembakan Terungkap, Ternyata Ini Alasannya Pelaku Menembak Warga

SAMARINDA. Emosi Ahmad Rasid Rido alias Wido (21), tak lagi bisa ditahan. Sejak awal puasa, mahasiswa…

Sabtu, 24 Juni 2017 11:51

BEGH....!! Foto Bugil SPG Itu Masih Terpajang

SAMARINDA. Meski tak lagi eksis di dunia maya karena telah ditangkap polisi lantaran menampilkan konten…

Sabtu, 24 Juni 2017 11:48

Motor Terbakar, Pengendaranya Malah Menghilang, Jadi Curiga....

SAMARINDA. Satu unit sepeda motor merek Honda Supra KT 4140 MW terbakar di Simpang Pasar Merdeka, Sungai…

Jumat, 23 Juni 2017 11:38

Terobos Api Demi Harta

SAMARINDA. Tak kuasa menahan kesedihan, Endang (48) akhirnya jatuh pingsan. Tubuhnya harus digotong…

Jumat, 23 Juni 2017 11:36

Sakit Hati, Pejabat yang Datang Cuma Selfie

Tidak ada yang menginginkan musibah terjadi. Namun tidak ada satu insan pun yang bisa melawan kehendak…

Kamis, 22 Juni 2017 15:30

Banjir Bandang Serang Gerilya

SAMARINDA. Banjir bandang kembali menerjang pemukiman warga. Kali ini terjadi di Jalan Gerilya Dalam,…

Kamis, 22 Juni 2017 15:29

Saling Hantam di Poros Balikpapan-Samarinda, Sopir Terjepit

TENGGARONG. Jalur Samarinda-Balikpapan merupakan ruas terdapat selama arus mudik. Tingginya mobilitas…

Rabu, 21 Juni 2017 16:22

Buka Puasa, Sekeluarga Nyaris Tertimbun

SAMARINDA. Musibah demi musibah menghantui warga Samarinda jelang Lebaran. Setelah banjir yang mengepung…

Rabu, 21 Juni 2017 16:20

Perampokan Rp 1,1 M Perlahan Terungkap

SAMARINDA. Aksi perampokan dengan jumlah besar seperti siklus. Terjadi hampr setiap tahun. Momennya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .