MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 20 April 2017 15:25
“Duarrr…!” Rumah Hancur, Warga Tewas

Ledakan Dahsyat di Tepi Mahakam

PROKAL.CO, SAMARINDA. Suara menggelegar seperti bom berdaya ledak tinggi mengguncang Kota Tepian. Bahkan warga yang sedang santai di Tepian Mahakam berhamburan begitu mendengar ledakan disertai getaran yang mirip gempa bumi. Peristiwa itu dirasakan sekitar pukul 10.15 Wita, kemarin (19/4).
Rasa penasaran bercampur takut membuat warga bertanya-tanya apa yang memicu ledakan dahsyat itu. Warga mensinyalir ledakan itu berasal dari sebuah kapal yang bersandar di salah satu galangan di Samarinda Seberang. Dugaan itu diperkuat dengan adanya kepulan asap putih membumbung ke udara.
Ledakan itu memang benar berasal dari sebuah kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) dengan nama lambung Rimba Raya XXXI. Kapal nahas itu bersandar di galangan milik PT Rimba Karya Rayatama (RKR) di Jalan Bung Tomo, RT 1, Kelurahan Baqa, Samarinda Seberang.
Akibat ledakan itu, haluan (bagian depan) LCT rusak berat. Bahkan plat besi kapal setebal 10 milimeter terkoyak hingga menciptakan lubang besar berukuran 2x2 meter.
Nyawa seorang pekerja las melayang. Mokhsin (33), tewas mengenaskan dengan luka bakar di sekujur tubuh. Ketika ledakan terjadi, tubuh warga Perumahan Bukit Pinang Bahari, Blok AA6 RT 32, Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang itu terpental ke kapal Tugboat (TB) yang sandar di sebelah LCT. Selain menewaskan satu orang, ledakan ini juga memicu kerusakan rumah warga yang berada di sekitar kejadian.
Selain Mokhsin, seorang pekerja juga dikabarkan mengalami luka, namun hanya mengalami luka ringan karena posisinya cukup jauh dari titik ledakan.
Sebelas rumah yang terdiri dari 10 mes karyawan PT RKR dan satu rumah warga mengalami kerusakan karena terdampak ledakan serta guncangan ketika peristiwa terjadi.
Ledakan diduga dipicu sulutan api dari alat las dengan uap bahan bakar jenis Methanol yang mengendap di palka (tempat penyimpanan) pada lambung LCT. Sebelum ledakan terjadi, Mokhsin dan seorang pekerja bernama Basrani (43) sedang melakukan perbaikan kebocoran LCT.
"Ketika itu dia (Mokhsin, Red) melakukan pemotongan plat. Sedangkan saya berada di manhole (lobang jalan masuk manusia) dek kapal," ujar Basrani.
Merasa gerah karena ketika itu cuaca terasa panas, Basrani kemudian naik untuk minum. Sekitar 30 meter dari tempat Mokhsin mengelas, tiba-tiba suara ledakan keras terdengar.
"Saya kaget dan langsung berlari ke arah dia. Waktu saya mendekat sudah banyak yang menolong dia, ketika itu saya lihat dia tak sadar tapi sepertinya masih hidup," tutur Basrani terbata-bata.
Bingung harus berbuat apa, Basrani yang syok hanya bisa berteriak mengarahkan warga agar segera melarikan Mokhsin ke RSUD IA Moeis.
"Setelah itu saya tidak tahu lagi. Tahunya sudah banyak warga dan polisi berdatangan," ucap Basrani.
Tak hanya Polsekta Samarinda Seberang dan Polresta Samarinda saja yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Tim Jibom Satuan Brimob Detasemen B Pelopor Polda Kaltim juga dikerahkan untuk melakukan penyelidikan.
Setelah dilakukan sterilisasi area tempat kejadian, personel Polsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda tiba dan langsung memasang garis polisi. Barang bukti berupa dua tabung gas 50 kilogram serta peralatan las lainnya juga diankut. Basrani yang menjadi saksi pun turut dibawa untuk dimintai keterangan.
"Kami belum bisa simpulkan apakah terdapat kelalaian atau tidak dalam peristiwa laka kerja ini. Masih kami lakukan penyelidikan," terang Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Reza Arief Dewanto melalui Kapolsek KP, Kompol Ervin Suriyatna.
Sementara itu, Pelaksana Harian Kasi Keselamatan Berlayar dan Patroli, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II A Samarinda, Zulqodri juga belum bisa memberikan keterangan banyak.
"Kami turun langsung ke sini untuk mencari petunjuk serta mengumpulkan informasi. Nanti baru bisa kami beber setelah mendapat hasil dari penyelidikan," kata Zulqodri. (oke/rm-1/nha)  



loading...

BACA JUGA

Kamis, 07 Juni 2018 21:13

Dibegal Sejoli, Bocah Diseret

SAMARINDA. Ulah pelaku begal kini semakin beringas. Bahkan pelakunya bukan hanya pria, namun juga melibatkan…

Kamis, 07 Juni 2018 21:11

Perkosa Istri Sahabat

Apa artinya berteman…Di belakang kau menikam…Lirik lagu Pagar Makan Tanaman milik Mansyur…

Rabu, 06 Juni 2018 21:49

“Monster Jalanan” Ngamuk

SAMARINDA.  Kecalakaan lalu lintas di tanjakan Jalan Otto Iskandardinata, Samarinda Ilir, bukan…

Selasa, 05 Juni 2018 23:41

Jurnalis Radar Papua, Dihajar Massa saat Bertugas

MANOKWARI. Ancaman terhadap demokrasi, kebebasan pers, dan hak publik atas informasi dinilai makin tergerus.…

Selasa, 05 Juni 2018 19:59

Dicurangi Sahabat, Gagal Mudik

SAMARINDA. Angan-angan Nasir alias Aci berlebaran di kampung halaman seketika sirna. Langkah pria 31…

Senin, 04 Juni 2018 20:47

KASIHAN..!! Cuci Pakaian, Wanita Ditelan Mahakam

SAMARINDA. Malam semakin larut, Tajudin yang kala itu masih terjaga merasa gelisah. Keponakannya, Siti…

Senin, 04 Juni 2018 20:33

Mapolres Diserang, Polisi Terluka

SAMARINDA. Andi Kosasih belum menyerah usai diamankan polisi. Pria 32 tahun itu bahkan lebih beringas…

Jumat, 01 Juni 2018 20:22

Belatung Jatuh, Mayat Membusuk

SAMARINDA. Teriakan sekawanan remaja yang tengah mencari udang mengejutkan warga di Jalan Mangkupalas,…

Jumat, 01 Juni 2018 20:20

Lebih Murah, Sampai Lebih Lama

SAMARINDA. Jarak tempuh Samarinda menuju Surabaya dan Makassar melalui bandara APT Pranoto diyakini…

Jumat, 01 Juni 2018 20:17

Mobil Hancur, Kepala Robek

SAMARINDA. Seorang pengemudi mobil dilarikan ke rumah sakit setelah menabrak truk yang sedang parkir.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .