MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Selasa, 18 April 2017 01:47
Korban Tak Laporan, Diharuskan Wajib Lapor

Oknum Pekerja Tambang yang Dimassa

PROKAL.CO, SAMARINDA. Meski sempat dihajar warga dan mendekam di balik jeruji besi markas Polsekta Samarinda Ilir, RM masih bernasib baik. Soalnya polisi tak memperkarakannya lebih jauh. Setelah sempat menjalani pemeriksaan, akhirnya RM dipulangkan polisi.
Namun polisi memulangkan RM dengan catatan. RM diharuskan melakukan wajib lapor. Maksudnya agar anggota Unit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir mudah melakukan pengawasan terhadapnya.
“Yang bersangkutan (RM, Red) memang kami haruskan melakukan wajib lapor saja. Sejauh ini korban tak membuat laporan resmi,” beber Kapolsekta Samarinda Ilir Kompol Yovan Fatika, didampingi Kanit Reskrim Ipda Purwanto kepada Sapos.
Saat menjalani pemeriksaan RM sempat mengakui ulahnya. RM berdalih perlu uang untuk biaya keluarganya. Namun RM menyebut baru sekali melakukan aksinya.
“Sejauh ini belum ada indikasi pelaku pernah beraksi di lokasi lain. Tapi tetap kami selidiki,” tegas Purwanto.
Telah diberitakan,  RM dan keluarganya pernah hidup mewah. Maklum, dulu dia merupakan karyawan tambang yang beroperasi di kawasan Tanah Merah, Samarinda Utara. Perantauan asal Sulawesi Selatan (Sulsel) ini pun tak pernah kekurangan untuk menghidupi anak istrinya.
Namun sejak dua bulan lalu, kebiasaan mengirimi uang ke kampung halamannya itu tak lagi bisa dilakukan RM. Alasannya, pria 38 tahun itu sudah tak memiliki uang lagi.
Bingung kemana mencari uang, pria yang tinggal di Perumahan Talang Sari, Samarinda Utara itu, lantas jalan-jalan ke kawasan Sambutan, kemarin (16/4) pukul 12.30 Wita. Bahkan hingga ke Perumahan Sambutan Idaman Permai (SIP) Pelita VII.
Tak hanya sekadar jalan-jalan, mata RM juga melirik ke kiri kanan melihat rumah warga yang kebanyakan sepi. Ketika itu, RM hanya seorang diri dengan mengendarai motor Suzuki Satria FU dengan nopol KT 3147 EQ.
Keliling kompleks perumahan bukan hanya sekali dilakukan. RM menyimpan niat jahat. Dia hendak menyatroni dan mencuri di salah satu rumah warga. Tak hanya memastikan rumah yang menjadi targetnya sepi. RM juga mengamati situasi di sekitar rumah warga tersebut agar aksi mencurinya tak diketahui.  Setelah empat kali memutari komplek perumahan, mata RM tertuju di salah satu rumah warga di Blok DE. Dari luar rumah itu tampak tak berpenghuni. Bahkan lokasinya berada cukup jauh dari rumah warga lainnya.
Niat jahat itupun dilaksanakan RM yang masuk ke pekarangan rumah warga tersebut dengan cara memanjat pagar yang terkunci. RM kian yakin rumah tersebut benar-benar dalam keadaan kosong. karena ketika ia menginjakan kaki di pekarangan rumah warga itu tak ada yang melihat.
Perkiraan RM salah. Ketika ia mengendap-endap, spontan teriakan warga membuatnya panik. Belasan warga langsung mengepung RM. (rin)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 16:39

Tiga Sekawan Dipenjara 16 Bulan

SAMARINDA. Tiga sekawan, masing-masing bernama Agus Supiansyah (29), warga Lok Bahu, Robi (25), warga…

Rabu, 20 September 2017 16:34

Gagal Jualan, Mendekam Lama di Bui

SAMARINDA. Dua anggota jaringan penjual narkoba, Rahman Petel alias Petel (21) dan Muchtar Sura Pamungkas…

Selasa, 19 September 2017 01:58

Mau Ditahan, Terdakwa Masuk RS

SAMARINDA. Berawal dari hal sepele, akhirnya malah berakhir di persidangan. Gara-gara mobilnya diserempet,…

Selasa, 19 September 2017 01:57

Di Kebun Sawit, Motor Curian Laris Manis

SAMARINDA. Perjalanan 7 jam memburu 24 unit motor curian yang dipasarkan komplotan curanmor ke kebun…

Selasa, 19 September 2017 01:57

Penjualan 500 Gram Sabu Dikendalikan di Lapas

SAMARINDA. Divonis 7 tahun penjara karena memiliki narkoba tak membuat Muhajar alias Odon jera untuk…

Senin, 18 September 2017 00:52

Strada Terjun Bebas

SAMARINDA. Ekspresi takut tak bisa disembunyikan dari raut wajah Andi. Satpam perusahaan batu bara di…

Senin, 18 September 2017 00:51

Belum Dimaafkan, Proses Hukum Berlanjut

SAMARINDA. Kasus penganiayaan yang dilakukan Rifa'i terhadap kakak iparnya, Santi sepertinya belum ada…

Minggu, 17 September 2017 21:36

Digebuki Dulu, Pencuri di Warung Sate Dipulangkan

SAMARINDA. Andik (31) adalah contoh penjahat yang beruntung. Warga Jalan Kehewanan, Samarinda Ilir ini…

Sabtu, 16 September 2017 14:04

Banting Pintu, Ipar Dihajar

SAMARINDA. Kedatangan Nur Rifa'I ke rumah kakaknya sepertinya tak diinginkan Santi Dewi Kartika. Wanita…

Sabtu, 16 September 2017 14:02

Maling Nekat Digebuki Warga

SAMARINDA. Andik (31), warga Jalan Kehewanan, Samarinda Ilir, digebuki warga, Jumat (15/9) kemarin.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .