MANAGED BY:
SENIN
24 JULI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 17 April 2017 01:26
Terjebak Kebiasaan Hidup Mewah

D-PHK, Oknum Pekerja Tambang Dimassa

PROKAL.CO, SAMARINDA. RM dan keluarganya pernah hidup mewah. Maklum, dulu dia merupakan karyawan tambang yang beroperasi di kawasan Tanah Merah, Samarinda Utara. Perantauan asal Sulawesi Selatan (Sulsel) ini pun tak pernah kekurangan untuk menghidupi anak istrinya.
Namun sejak dua bulan lalu, kebiasaan mengirimi uang ke kampung halamannya itu tak lagi bisa dilakukan RM. Alasannya, pria 38 tahun itu sudah tak memiliki uang lagi.
Bingung kemana mencari uang, pria yang tinggal di Perumahan Talang Sari, Samarinda Utara itu, lantas jalan-jalan ke kawasan Sambutan, kemarin (16/4) pukul 12.30 Wita. Bahkan hingga ke Perumahan Sambutan Idaman Permai (SIP) Pelita VII.
Tak hanya sekedar jalan-jalan, mata RM juga melirik ke kiri kanan melihat rumah warga yang kebanyakan sepi. Ketika itu, RM hanya seorang diri dengan mengendarai motor Suzuki Satria FU dengan nopol KT 3147 EQ.
Keliling kompleks perumahan bukan hanya sekali dilakukan. RM menyimpan niat jahat. Dia hendak menyatroni dan mencuri di salah satu rumah warga.
Tak hanya memastikan rumah yang menjadi targetnya sepi. RM ruga mengamati situasi di sekitar rumah warga tersebut agar aksi mencurinya tak diketahui.
Setelah empat kali memutari komplek perumahan, mata RM tertuju di salah satu rumah warga di Blok DE. Dari luar rumah itu tampak tak berpenghuni. Bahkan lokasinya berada cukup jauh dari rumah warga lainnya.
Niat jahat itupun dilaksanakan RM yang masuk ke pekarangan rumah warga tersebut dengan cara memanjat pagar yang terkunci. RM kian yakin rumah tersebut benar-benar dalam keadaan kosong. karena ketika ia menginjakan kaki di pekarangan rumah warga itu tak ada yang melihat.
Perkiraan RM salah. Ketika ia mengendap-endap, spontan teriakan warga membuatnya panik. Belasan warga langsung mengepung RM.
"Saya ditarik keluar lalu dipukuli," ucap RM dengan suara terbata-bata karena bibirnya bengkak akibat dimassa.
Tak hanya mengandalkan tangan kosong. Warga yang geram dengan aksi RM juga menghajar driver dump truk batu bara itu dengan balok.
"Ini bengkak karena ditumbuk pakai balok," ujar RM sembari menunjukkan tangan kananya yang memang bengkak.
RM tak menampik tuduhan jika dirinya hendak melakukan pencurian. Bahkan ia juga telah mengaku waktu ditanya warga. "Tapi masih dipukuli," ujarnya.
Alasan RM tak berbeda dengan pencuri lainnya. Dimana aksinya mencuri lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.
"Saya kerja di tambang. Tapi dua bulan sudah tidak digaji meski tetap bekerja. Saya juga tidak tahu kenapa, tapi saya memang perlu uang untuk dikirim ke kampung," tuturnya.
RM pun lepas dari amuk massa yang lebih parah karena sejumlah polisi berpakaian sipil bergegas mengamankannya. Ia dikeler ke Polsekta Samarinda Ilir.
"Pelaku (RM, Red) memang mengakui niatnya, namun ia belum sempat melakukannya. Sementara ini kami amankan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan," tandas Kapolsekta Samarinda Ilir, Kompol Yovan Fatika melalui Kanit Reskrim Ipda Purwanto. (oke/nha)  

 


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 13:49

“Duarrr…!!!” Api Membara di Tengah Kota

SAMARINDA. Suara ledakan kontan mengejutkan Misyanti, yang hanya seorang diri di rumah. Ibu rumah tangga…

Jumat, 21 Juli 2017 13:46

Guru Minta Maaf ke Belasan Siswa

SAMARINDA. Satu persatu siswa siswi salah satu SMP di kawasan Loa Janan Ilir dihampiri Sofian Nanang…

Jumat, 21 Juli 2017 13:41

Soroti Tingginya Biaya Masuk

SAMARINDA. Raut kebahagiaan terpancar dari wajah Vincero. Marwah, sang ibu juga terlihat begitu senang…

Jumat, 21 Juli 2017 13:38

Peneliti dan Pawang Beda Argumen

Lewat video berdurasi 5,9 menit yang menjadi viral di jagad maya, buaya dari Kampung Biatan Lempake,…

Kamis, 20 Juli 2017 10:29

Buaya Lempake Makan Manusia

TANJUNG REDEB. Nyali Syarifudin cukup tinggi. Dia sudah tahu kalau sungai di dekat rumahnya banyak dihuni…

Kamis, 20 Juli 2017 10:22

Sering Dibully, Bos Dibantai

SAMARINDA. Dorrr…. Letusan pistol polisi mengakhiri pelarian Irfan alias Asek. Dia adalah pembantai…

Kamis, 20 Juli 2017 10:19

Curhat, Ibu Vincero Menangis

SAMARINDA. David Saputo dan istrinya Marwah Baco duduk lesehan di teras gedung DPRD Kota Samarinda,…

Rabu, 19 Juli 2017 11:16

“Ngekos” di Kolong Jembatan Mahakam

SAMARINDA. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda belum berhenti membersihkan Jembatan…

Rabu, 19 Juli 2017 11:12

Pertanyakan Biaya, Ditolak Sekolah

Di saat sebagian bocah SD bersuka cita menyambut tahun ajaran baru, kisah pilu datang dari keluarga…

Rabu, 19 Juli 2017 11:10

Dinding Gosong, Poster Guru Sekumpul Tak Tersentuh Api

Selalu ada keajaiban dalam setiap musibah. Ada cerita lain dari kebakaran di Jalan Pangeran Suryanata,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .