MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Rabu, 22 Maret 2017 01:35
Musrenbang “Abal-abal”, Anggana Bergejolak
Merasa Tak Diperhatikan, 8 Kades dan Aparat Desa di Anggana Tinggalkan Musrenbang
KECEWA: Aparat desa saat Musrenbang Anggana.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berakhir kisruh. Sebanyak 8 kepala desa (Kades) se-Kecamatan Anggana beserta perangkatnya, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) meninggalkan tempat acara. Musrenbang dianggap sia-sia karena sejak 2015 tidak ada pembangunan terwujud di Anggana.

"Anggana ini kecamatan terkaya di Indonesia. Semua perusahaan Migas penghasil terbesar untuk Indonesia berada di Anggana. Tapi apa kami dapatkan kini. Anggana malah tidak diperhatikan pembangunannya. Sejak 2015 lalu kami ikuti Musrenbang seperti ini, mana realisasinya? Jadi mulai sekarang kami tak lagi ikuti Musrenbang. Kita bubar saja, tak perlu ada Musrenbang," kata Darmawan, Ketua LPM Anggana sebelum meninggalkan tempat acara bersama para kades.

Dengan posisi sebagai daerah penghasil, lanjut Darmawan, Kecamatan Anggana seharusnya dapat perhatian khusus dari Pemkab Kukar maupun Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim). Bahkan Anggana berhak mendapatkan alokasi pembangunan khusus dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar. Supaya pembangunan Anggana bisa lebih fokus untuk kesejahteraan rakyat.

"Kami tidak minta macam-macam kok. Cukup maksimalkan pembangunan Anggana. Karena sampai ini belum ada bisa kami banggakan. Silakan dicek bagaimana sarana pendidikan dan kesehatan di desa-desa. Terutama sejumlah desa di Delta Mahakam, yakni Handil Terusan, Tani Baru, Muara Pantuan dan Sepatin, sangat kekurangan petugas medis dan tenaga pendidik. Juga kesulitan air bersih dan energi listrik. Kasihan para guru atau perawat harus mandi pakai air asin," tambah Fatkun, Kades Sidomulyo mewakili rekan-rekannya.

Karuan saja aksi para kades itu membuat para staf SKPD terkait dari Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, seketika salah tingkah dan bingung. Mau tidak mau Musrenbang Anggana dihadiri Camat Anggana Norhairi, Wakapolsek Ipda Weldi Armen, Danramil Anggana serta anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu itu seketika berakhir tanpa hasil.

"Ini murni memperjuangkan aspirasi masyarakat, tidak terkait masalah politik apa pun. Jika ini tidak dapat perhatian pihak kabupaten, jangan salahkan warga Anggana nanti mendirikan Kabupaten Kutai Lama. Memang selama ini kami paling sabar. Tapi kesabaran Anggana ini sudah habis dan berakhir dengan gejolak," tegas Darmawan dan para kades serta sejumlah tokoh masyarakat Anggana.(idn/nha)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 02:02

RUU Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah Tak Berpihak ke Kaltim

SAMARINDA. Rancangan Undang Undang (RUU) Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD) mendekati babak akhir.…

Selasa, 19 September 2017 02:02

DPRD Minta Duduk Bersama

SAMARINDA. Rencana penanganan banjir di Kota Tepian yang menitik beratkan kepada perawatan drainase…

Selasa, 19 September 2017 02:01

DAK Terancam Tak Cair

SAMARINDA. Tak ingin mendapat sanksi dari pusat, pemkot terus mengejar serapan Dana Alokasi Khusus (DAK)…

Selasa, 19 September 2017 02:01

Wanita Perlu Wadah Kembangkan Bakat

Tingkat perceraian di Kota Tepian tahun lalu menembus angka 2.259 perkara. Hal ini tentu jadi persoalan…

Senin, 18 September 2017 00:13

Empat Perda Bakal Disahkan

SAMARINDA. DPRD Samarinda terus mengejar penyelesaian produk Peraturan Daerah (Perda). Ada sekitar 4…

Senin, 18 September 2017 00:12

1.336 Peserta CPNS Tereleminasi

SAMARINDA. Berdasarkan hasil verifikasi berkas dan pengukuran tinggi badan yang dilakukan panitia rekrutmen…

Senin, 18 September 2017 00:10

Atasi Banjir Tak Melulu Soal Uang

Penanganan banjir yang dilakukan Pemkot Samarinda kembali mendapat sorotan. Karena besarnya biaya yang…

Minggu, 17 September 2017 22:01

Pariwisata Stabil, PAD Anjlok

SAMARINDA. Secara umum beberapa tahun belakangan, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tepian selalu terjun…

Minggu, 17 September 2017 21:58

CUKUP APA..? Anggaran Banjir Cuma Rp 5 Miliar

SAMARINDA. Banjir masih jadi masalah serius Kota Tepian, upaya penanganan banjir pun terus dilakukan…

Minggu, 17 September 2017 21:37

Partisipasi Politik Wanita Minim

SAMARINDA. Harus diakui keterlibatan perempuan dalam urusan politik di Samarinda masih jauh dari quota,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .