MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 02:05
KASUS DUGAAN PUNGLI TPK PALARAN
Usai Jumpa Pers, Wali Kota Samarinda Marah Besar..!!

"Kalau Mau Jahat, Semuanya Diangkut Polisi Tadi Malam"

MURKANYA SANG WALI KOTA: Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang tak kuasa menahan emosi. Jaang kesal dan kecewa karena saat diperiksa Bareskrim Polri pimpinan instansi yang dihubungi tak ada yang merespon.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Siang kemarin, suasana Rumah Jabatan (Rumjab) Wali Kota Samarinda di Jalan S Parman lain dari hari biasanya. Staf protokol dan humas terlihat hilir mudik menata aula Rumjab. Rupanya, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang akan menggelar konferensi pers (konpers) untuk klarifikasi dugaan pungutan liar yang menyeret namanya.

Acara berjalan lancar. Namun sebelum seluruh peserta konpers keluar dari ruangan, emosi Jaang langsung membuncah. Jika selama konpres terlihat kalem dan tenang, emosi politisi Partai Demokrat ini  mendadak meledak. Satu per satu kepala dinas yang hadir “disemprotnya”, bahkan keluar ancaman untuk memecat kepala dinas itu. “Katanya ikam (kamu, Red) mau keluar kota, keluar kota aja. Nyaman (enak, Red) aku memecat nanti,” ucap Jaang dengan wajah merah padam.

Nada bicara Jaang sangat tinggi. Para kepala dinas hanya bisa menahan senyum kecut atas omelan yang keluar dari bibirnya. Sebagian lainnya terlihat cuma menunduk. Kecuali Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) yang sibuk meminta agar pewarta televisi agar tak mengambil gambar. “Masih banyak yang mau jadi kepala dinas,” lanjut Jaang dengan nada berang.

Apa sebab Jaang murka? Rupanya diketahui, Jaang kecewa dengan sikap bawahannya ketika ia diperiksa Bareskrim Polri soal dugaan pungli di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran, Sabtu (18/3) lalu. Para pimpinan instansi terkait saat dihubungi Jaang tak ada yang merespons. Alhasil, ia tak bisa menjawab dengan lengkap pertanyaan dari penyidik. “Sampai setengah dua malam aku diperiksa. Kalau mau jahat, semuanya diangkut polisi tadi malam,” katanya dengan wajah sengit.

Sebab, menurut Jaang ia bisa saja tak mengaku membuat SK itu. Pasalnya saat SK itu dibuat, dirinya sedang tidak menjabat sebagai wali kota. Diketahui sejak tanggal 23 November 2015 ia sudah habis masa periodenya sampai dilantik kembali tanggal 17 Februari 2016. “Saya bisa saja ngomong tak mau diperiksa, karena saya bukan wali kota saat itu. Tapi saya hanya menjaga wibawa pemkot saja,” tuturnya.

Jaang menilai jika dirinya sebenarnya hanya menandatangani SK saja. Sedangkan prosesnya dilakukan staf di bawahnya. Hal ini yang akhirnya membuat ia harus diperiksa dari siang hingga dini hari. “Kalau saya bilang begitu apa yang terjadi?” tanyanya kepada kepala dinas.

Setelah itu ia berjalan ke arah ruang VIP Rumjab sambil membalikkan badan dan mengucapkan terima kasih. “Oke lah, terima kasih. Pikirkan masing-masing,” ucapnya mengakhiri pertemuan tersebut. Hanya senyum Puji Jaang, istri wali kota yang sedikit meredakan ketegangan di ruangan itu. “Terima kasih,” ucap Puji, sambil menyalami satu per satu tamu yang hadir. (hfz/aya)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 15:37

WASPADALAH..!! Jalur Sungai Paling “Angker”

SAMARINDA. Jelang arus mudik, Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda intensifkan persiapan. Diantaranya…

Kamis, 22 Juni 2017 15:36

Jalur Darat Masih Rawan

SAMARINDA. Sebaiknya tetap waspada mudik menggunakan jalur darat. Sebab, menurut Dinas Pekerjaan Umum…

Rabu, 21 Juni 2017 16:31

Semua Belum Sepakat, Anggaran Pilgub Kaltim Carut Marut

SAMARINDA. Rapat koordinasi penyelenggaraan pemilihan gubernur (Pilgub) yang berlangsung alot di kantor…

Rabu, 21 Juni 2017 16:30

Pembagian Saham PI Sudah Dikunci

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak memastikan pembagian saham PI antara Pemprov Kaltim dan…

Rabu, 21 Juni 2017 16:27

JPU Pinggir Jalan Diharamkan

SAMARINDA. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda meminta agar aktivitas jasa penukaran uang (JPU)…

Selasa, 20 Juni 2017 01:17

Proyek Jembatan Kembar Terancam Dihentikan

SAMARINDA. Progres pembangunan Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar rupanya berkalang utang. Dari…

Selasa, 20 Juni 2017 01:16

Seribu Personel Gabungan Dikerahkan

SAMARINDA. Untuk mengantisipasi berbagai gangguan jelang maupun sesudah Idulfitri, Polresta Samarinda…

Selasa, 20 Juni 2017 01:15

Hari Ini Mahkota II Boleh Dilintasi

SAMARINDA. Jembatan Mahkota II resmi beroperasi mulai hari ini. Namun, tidak semua jenis kendaraan bisa…

Selasa, 20 Juni 2017 01:14

Pemprov Diminta Realistis

KALTIM akan menyelenggarakan hajatan besar berupa PON Remaja II yang dilaksanakan 2018 mendatang. Namun…

Selasa, 20 Juni 2017 01:13

Mahasiswa Unmul Bangun Desa Hidroponik

MAHASISWA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alama (FMIPA) Universitas Mulawarman (Unmul) yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .