MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 02:05
KASUS DUGAAN PUNGLI TPK PALARAN
Usai Jumpa Pers, Wali Kota Samarinda Marah Besar..!!

"Kalau Mau Jahat, Semuanya Diangkut Polisi Tadi Malam"

MURKANYA SANG WALI KOTA: Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang tak kuasa menahan emosi. Jaang kesal dan kecewa karena saat diperiksa Bareskrim Polri pimpinan instansi yang dihubungi tak ada yang merespon.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Siang kemarin, suasana Rumah Jabatan (Rumjab) Wali Kota Samarinda di Jalan S Parman lain dari hari biasanya. Staf protokol dan humas terlihat hilir mudik menata aula Rumjab. Rupanya, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang akan menggelar konferensi pers (konpers) untuk klarifikasi dugaan pungutan liar yang menyeret namanya.

Acara berjalan lancar. Namun sebelum seluruh peserta konpers keluar dari ruangan, emosi Jaang langsung membuncah. Jika selama konpres terlihat kalem dan tenang, emosi politisi Partai Demokrat ini  mendadak meledak. Satu per satu kepala dinas yang hadir “disemprotnya”, bahkan keluar ancaman untuk memecat kepala dinas itu. “Katanya ikam (kamu, Red) mau keluar kota, keluar kota aja. Nyaman (enak, Red) aku memecat nanti,” ucap Jaang dengan wajah merah padam.

Nada bicara Jaang sangat tinggi. Para kepala dinas hanya bisa menahan senyum kecut atas omelan yang keluar dari bibirnya. Sebagian lainnya terlihat cuma menunduk. Kecuali Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) yang sibuk meminta agar pewarta televisi agar tak mengambil gambar. “Masih banyak yang mau jadi kepala dinas,” lanjut Jaang dengan nada berang.

Apa sebab Jaang murka? Rupanya diketahui, Jaang kecewa dengan sikap bawahannya ketika ia diperiksa Bareskrim Polri soal dugaan pungli di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran, Sabtu (18/3) lalu. Para pimpinan instansi terkait saat dihubungi Jaang tak ada yang merespons. Alhasil, ia tak bisa menjawab dengan lengkap pertanyaan dari penyidik. “Sampai setengah dua malam aku diperiksa. Kalau mau jahat, semuanya diangkut polisi tadi malam,” katanya dengan wajah sengit.

Sebab, menurut Jaang ia bisa saja tak mengaku membuat SK itu. Pasalnya saat SK itu dibuat, dirinya sedang tidak menjabat sebagai wali kota. Diketahui sejak tanggal 23 November 2015 ia sudah habis masa periodenya sampai dilantik kembali tanggal 17 Februari 2016. “Saya bisa saja ngomong tak mau diperiksa, karena saya bukan wali kota saat itu. Tapi saya hanya menjaga wibawa pemkot saja,” tuturnya.

Jaang menilai jika dirinya sebenarnya hanya menandatangani SK saja. Sedangkan prosesnya dilakukan staf di bawahnya. Hal ini yang akhirnya membuat ia harus diperiksa dari siang hingga dini hari. “Kalau saya bilang begitu apa yang terjadi?” tanyanya kepada kepala dinas.

Setelah itu ia berjalan ke arah ruang VIP Rumjab sambil membalikkan badan dan mengucapkan terima kasih. “Oke lah, terima kasih. Pikirkan masing-masing,” ucapnya mengakhiri pertemuan tersebut. Hanya senyum Puji Jaang, istri wali kota yang sedikit meredakan ketegangan di ruangan itu. “Terima kasih,” ucap Puji, sambil menyalami satu per satu tamu yang hadir. (hfz/aya)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 16:22

Ditambang, Lahan Pertanian Menyusut

SAMARINDA. Luasan lahan irigasi sawah di Kaltim terus menyusut setiap tahunnya. Diduga penyusutan lahan…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:19

Omzet Terjun Bebas, Lelah Tak Terbayar

Krisis ekonomi berdampak pada menurunya daya beli masyarakat. Bahkan kini imbasnya sangat dirasakan…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:45

Tunjangan Tembus Rp 14 Miliar..!! Dewan Belum Puas

SAMARINDA. Kenaikan tunjangan dewan sebesar Rp 28 miliar berat terealisasi. Meski pun hal itu diakui…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:37

Akhir Bulan Ini Mahkota II Dibuka 24 Jam

Para pengendara, khususnya yang sering melintasi Jembatan Mahkota II akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya,…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:06

Diratakan Demi Adipura

SAMARINDA. Seperti tak kenal ampun, puluhan lapak pedagang buah di sepanjang Jalan Cipto Mangunkusumo,…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:04

Gubernur Yakin, Ketua Dewan Ragu

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan jembatan kembar bisa selesai sesuai target…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:02

Pastikan Terima Sertifikat Lulus

SAMARINDA. Sempat ditutup dadakan pada Senin (16/9) lalu karena pemasangan kabel sensor, kemarin Jembatan…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:58

Kinerja Perusda Melempem

SAMARINDA. 2018 masih menjadi tahun kelam bagi daerah. Pasalnya, selain prediksi APBD yang menurun,…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:57

Hanya Delapan Titik yang Terpantau

SAMARINDA. Meski sejak 2008 ada 25 simpangan utama di Samarinda telah dilengkapi kamera pengawas, hingga…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:56

Harga Beras Kian Melambung

SAMARINDA. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mendapati jika harga beras selama tiga bulan ini melewati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .