MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 02:05
KASUS DUGAAN PUNGLI TPK PALARAN
Usai Jumpa Pers, Wali Kota Samarinda Marah Besar..!!

"Kalau Mau Jahat, Semuanya Diangkut Polisi Tadi Malam"

MURKANYA SANG WALI KOTA: Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang tak kuasa menahan emosi. Jaang kesal dan kecewa karena saat diperiksa Bareskrim Polri pimpinan instansi yang dihubungi tak ada yang merespon.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Siang kemarin, suasana Rumah Jabatan (Rumjab) Wali Kota Samarinda di Jalan S Parman lain dari hari biasanya. Staf protokol dan humas terlihat hilir mudik menata aula Rumjab. Rupanya, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang akan menggelar konferensi pers (konpers) untuk klarifikasi dugaan pungutan liar yang menyeret namanya.

Acara berjalan lancar. Namun sebelum seluruh peserta konpers keluar dari ruangan, emosi Jaang langsung membuncah. Jika selama konpres terlihat kalem dan tenang, emosi politisi Partai Demokrat ini  mendadak meledak. Satu per satu kepala dinas yang hadir “disemprotnya”, bahkan keluar ancaman untuk memecat kepala dinas itu. “Katanya ikam (kamu, Red) mau keluar kota, keluar kota aja. Nyaman (enak, Red) aku memecat nanti,” ucap Jaang dengan wajah merah padam.

Nada bicara Jaang sangat tinggi. Para kepala dinas hanya bisa menahan senyum kecut atas omelan yang keluar dari bibirnya. Sebagian lainnya terlihat cuma menunduk. Kecuali Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) yang sibuk meminta agar pewarta televisi agar tak mengambil gambar. “Masih banyak yang mau jadi kepala dinas,” lanjut Jaang dengan nada berang.

Apa sebab Jaang murka? Rupanya diketahui, Jaang kecewa dengan sikap bawahannya ketika ia diperiksa Bareskrim Polri soal dugaan pungli di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran, Sabtu (18/3) lalu. Para pimpinan instansi terkait saat dihubungi Jaang tak ada yang merespons. Alhasil, ia tak bisa menjawab dengan lengkap pertanyaan dari penyidik. “Sampai setengah dua malam aku diperiksa. Kalau mau jahat, semuanya diangkut polisi tadi malam,” katanya dengan wajah sengit.

Sebab, menurut Jaang ia bisa saja tak mengaku membuat SK itu. Pasalnya saat SK itu dibuat, dirinya sedang tidak menjabat sebagai wali kota. Diketahui sejak tanggal 23 November 2015 ia sudah habis masa periodenya sampai dilantik kembali tanggal 17 Februari 2016. “Saya bisa saja ngomong tak mau diperiksa, karena saya bukan wali kota saat itu. Tapi saya hanya menjaga wibawa pemkot saja,” tuturnya.

Jaang menilai jika dirinya sebenarnya hanya menandatangani SK saja. Sedangkan prosesnya dilakukan staf di bawahnya. Hal ini yang akhirnya membuat ia harus diperiksa dari siang hingga dini hari. “Kalau saya bilang begitu apa yang terjadi?” tanyanya kepada kepala dinas.

Setelah itu ia berjalan ke arah ruang VIP Rumjab sambil membalikkan badan dan mengucapkan terima kasih. “Oke lah, terima kasih. Pikirkan masing-masing,” ucapnya mengakhiri pertemuan tersebut. Hanya senyum Puji Jaang, istri wali kota yang sedikit meredakan ketegangan di ruangan itu. “Terima kasih,” ucap Puji, sambil menyalami satu per satu tamu yang hadir. (hfz/aya)


BACA JUGA

Selasa, 12 Desember 2017 01:36

Lagu Lama, Minta Anggaran

SAMARINDA. Teronggoknya watermaster di Polder Air Hitam ternyata mengundang pertanyaan dari berbagai…

Selasa, 12 Desember 2017 01:35

Gubernur Dapat Angin, Al Faruq Direstui Ketua MUI dan FKUB

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak tetap pada pendiriannya melanjutkan pembangunan Masjid…

Selasa, 12 Desember 2017 01:34

Kematian Ancam Para PPK

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berpotensi “meninggal” di lokasi pencoblosan saat pesta…

Selasa, 12 Desember 2017 01:33

Agar Terus Cantik, Mahkota II Perlu Rp 2 M Per Tahun

SAMARINDA. Untuk “memoles” Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II pemerintah harus mengeluarkan…

Selasa, 12 Desember 2017 01:33

Getol Kampanyekan Pentingnya Kebersihan

Di saat banyak anak muda yang cuek dengan lingkungan, Iffa Nur Fahmi mengambil sikap berbeda. Dia dan…

Senin, 11 Desember 2017 00:40

Tampil Cantik di Malam Hari

SAMARINDA. Mahkota II tak lagi hanya sebatas sarana lalu lintas yang menghubungkan Kecamatan Palaran…

Minggu, 10 Desember 2017 21:28
Darurat Digital, Pelajar Samarinda Dimotivasi

Berburu Laba dari Dunia Maya

SAMARINDA. Perkembangan zaman menuntut setiap manusia beradaptasi dengan kondisi. Termasuk dalam dunia…

Jumat, 08 Desember 2017 15:12

Al Faruq Aspirasi Siapa?

SAMARINDA. Aksi ngotot Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak membangun masjid di Lapangan Kinibalu menuai…

Jumat, 08 Desember 2017 15:09

IMB Transmart Belum Jelas

SAMARINDA. Membangun Transmart di Jalan Bhayangkara tidak semudah membalikkan telapak tangan. Keberadaan…

Kamis, 07 Desember 2017 16:11

KERAS KEPALA..!! 14 Kitab Kuning Tak Goyangkan Awang

SAMARINDA. Apapun dalilnya, Gubernur Kaltim Awang Farok Ishak tetap betahan dengan niatannya membangun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .