MANAGED BY:
KAMIS
25 MEI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 02:05
KASUS DUGAAN PUNGLI TPK PALARAN
Usai Jumpa Pers, Wali Kota Samarinda Marah Besar..!!

"Kalau Mau Jahat, Semuanya Diangkut Polisi Tadi Malam"

MURKANYA SANG WALI KOTA: Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang tak kuasa menahan emosi. Jaang kesal dan kecewa karena saat diperiksa Bareskrim Polri pimpinan instansi yang dihubungi tak ada yang merespon.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Siang kemarin, suasana Rumah Jabatan (Rumjab) Wali Kota Samarinda di Jalan S Parman lain dari hari biasanya. Staf protokol dan humas terlihat hilir mudik menata aula Rumjab. Rupanya, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang akan menggelar konferensi pers (konpers) untuk klarifikasi dugaan pungutan liar yang menyeret namanya.

Acara berjalan lancar. Namun sebelum seluruh peserta konpers keluar dari ruangan, emosi Jaang langsung membuncah. Jika selama konpres terlihat kalem dan tenang, emosi politisi Partai Demokrat ini  mendadak meledak. Satu per satu kepala dinas yang hadir “disemprotnya”, bahkan keluar ancaman untuk memecat kepala dinas itu. “Katanya ikam (kamu, Red) mau keluar kota, keluar kota aja. Nyaman (enak, Red) aku memecat nanti,” ucap Jaang dengan wajah merah padam.

Nada bicara Jaang sangat tinggi. Para kepala dinas hanya bisa menahan senyum kecut atas omelan yang keluar dari bibirnya. Sebagian lainnya terlihat cuma menunduk. Kecuali Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) yang sibuk meminta agar pewarta televisi agar tak mengambil gambar. “Masih banyak yang mau jadi kepala dinas,” lanjut Jaang dengan nada berang.

Apa sebab Jaang murka? Rupanya diketahui, Jaang kecewa dengan sikap bawahannya ketika ia diperiksa Bareskrim Polri soal dugaan pungli di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran, Sabtu (18/3) lalu. Para pimpinan instansi terkait saat dihubungi Jaang tak ada yang merespons. Alhasil, ia tak bisa menjawab dengan lengkap pertanyaan dari penyidik. “Sampai setengah dua malam aku diperiksa. Kalau mau jahat, semuanya diangkut polisi tadi malam,” katanya dengan wajah sengit.

Sebab, menurut Jaang ia bisa saja tak mengaku membuat SK itu. Pasalnya saat SK itu dibuat, dirinya sedang tidak menjabat sebagai wali kota. Diketahui sejak tanggal 23 November 2015 ia sudah habis masa periodenya sampai dilantik kembali tanggal 17 Februari 2016. “Saya bisa saja ngomong tak mau diperiksa, karena saya bukan wali kota saat itu. Tapi saya hanya menjaga wibawa pemkot saja,” tuturnya.

Jaang menilai jika dirinya sebenarnya hanya menandatangani SK saja. Sedangkan prosesnya dilakukan staf di bawahnya. Hal ini yang akhirnya membuat ia harus diperiksa dari siang hingga dini hari. “Kalau saya bilang begitu apa yang terjadi?” tanyanya kepada kepala dinas.

Setelah itu ia berjalan ke arah ruang VIP Rumjab sambil membalikkan badan dan mengucapkan terima kasih. “Oke lah, terima kasih. Pikirkan masing-masing,” ucapnya mengakhiri pertemuan tersebut. Hanya senyum Puji Jaang, istri wali kota yang sedikit meredakan ketegangan di ruangan itu. “Terima kasih,” ucap Puji, sambil menyalami satu per satu tamu yang hadir. (hfz/aya)


BACA JUGA

Rabu, 24 Mei 2017 01:07

Sudah Memenuhi Unsur Pelanggaran

SAMARINDA. Kabar soal keberangkatan pegawai Pukesmas Sempaja rupanya sudah langsung diperiksa oleh Inspektorat…

Rabu, 24 Mei 2017 01:06

Peredaran Uang Naik saat Ramadan

SAMARINDA. Memasuki bulan Ramadan, Bank Indonesia perwakilan Kaltim menyiapkan Rp 3,1 triliun uang baru.…

Rabu, 24 Mei 2017 01:05

Panti Pijat Wajib Tutup selama Ramadan

SAMARINDA. Jam operasi tempat hiburan malam (THM) dan tempat pijat di Kota Samarinda dibatasi selama…

Selasa, 23 Mei 2017 02:42

Kepala Dinkes Diminta Mundur

SAMARINDA. Sorotan terhadap pelesiran pegawai Puskesmas Sempaja kembali berlanjut. Kali ini datang dari…

Selasa, 23 Mei 2017 02:41

Gaji dan TPP Tertunggak, Guru-Guru Mohon Bersabar

SAMARINDA. Tambahan penghasilan pegawai (TPP) tak kunjung cair, puluhan guru kembali memadati pintu…

Selasa, 23 Mei 2017 02:40

Pengelola Sebut Milik Pengunjung

SAMARINDA. Ditemukannya minuman keras (Miras) di tiga rumah karaoke keluarga dalam razia, Sabtu (20/5),…

Selasa, 23 Mei 2017 02:39

Mainkan Harga, Izin Dicabut

SAMARINDA. Inflasi jelang Ramadan harus menjadi momok yang harus diwaspadai. Penyebabnya adalah meningkatnya…

Senin, 22 Mei 2017 16:15

Game Online Disarankan Tutup

SAMARINDA. Memasuki bulan Ramadan, pemkot belum berani menertibkan jam operasional warnet dan game online.…

Jumat, 19 Mei 2017 19:30

Jalan Kehewanan Dapat Rp 1,9 M

SAMARINDA.  Doa warga Jalan Marsda A Saleh (eks Kehewanan) akhirnya terkabul. Setelah tiga tahun…

Kamis, 18 Mei 2017 19:10

Gara-Gara Ini, Pilgub Kaltim Terancam Digelar 2021

SAMARINDA. Ancaman ditundanya pilgub 2018 sudah didepan mata. Alasannya sederhana, pemprov belum memberi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .