MANAGED BY:
SELASA
25 APRIL
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 02:05
KASUS DUGAAN PUNGLI TPK PALARAN
Usai Jumpa Pers, Wali Kota Samarinda Marah Besar..!!

"Kalau Mau Jahat, Semuanya Diangkut Polisi Tadi Malam"

MURKANYA SANG WALI KOTA: Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang tak kuasa menahan emosi. Jaang kesal dan kecewa karena saat diperiksa Bareskrim Polri pimpinan instansi yang dihubungi tak ada yang merespon.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Siang kemarin, suasana Rumah Jabatan (Rumjab) Wali Kota Samarinda di Jalan S Parman lain dari hari biasanya. Staf protokol dan humas terlihat hilir mudik menata aula Rumjab. Rupanya, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang akan menggelar konferensi pers (konpers) untuk klarifikasi dugaan pungutan liar yang menyeret namanya.

Acara berjalan lancar. Namun sebelum seluruh peserta konpers keluar dari ruangan, emosi Jaang langsung membuncah. Jika selama konpres terlihat kalem dan tenang, emosi politisi Partai Demokrat ini  mendadak meledak. Satu per satu kepala dinas yang hadir “disemprotnya”, bahkan keluar ancaman untuk memecat kepala dinas itu. “Katanya ikam (kamu, Red) mau keluar kota, keluar kota aja. Nyaman (enak, Red) aku memecat nanti,” ucap Jaang dengan wajah merah padam.

Nada bicara Jaang sangat tinggi. Para kepala dinas hanya bisa menahan senyum kecut atas omelan yang keluar dari bibirnya. Sebagian lainnya terlihat cuma menunduk. Kecuali Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) yang sibuk meminta agar pewarta televisi agar tak mengambil gambar. “Masih banyak yang mau jadi kepala dinas,” lanjut Jaang dengan nada berang.

Apa sebab Jaang murka? Rupanya diketahui, Jaang kecewa dengan sikap bawahannya ketika ia diperiksa Bareskrim Polri soal dugaan pungli di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran, Sabtu (18/3) lalu. Para pimpinan instansi terkait saat dihubungi Jaang tak ada yang merespons. Alhasil, ia tak bisa menjawab dengan lengkap pertanyaan dari penyidik. “Sampai setengah dua malam aku diperiksa. Kalau mau jahat, semuanya diangkut polisi tadi malam,” katanya dengan wajah sengit.

Sebab, menurut Jaang ia bisa saja tak mengaku membuat SK itu. Pasalnya saat SK itu dibuat, dirinya sedang tidak menjabat sebagai wali kota. Diketahui sejak tanggal 23 November 2015 ia sudah habis masa periodenya sampai dilantik kembali tanggal 17 Februari 2016. “Saya bisa saja ngomong tak mau diperiksa, karena saya bukan wali kota saat itu. Tapi saya hanya menjaga wibawa pemkot saja,” tuturnya.

Jaang menilai jika dirinya sebenarnya hanya menandatangani SK saja. Sedangkan prosesnya dilakukan staf di bawahnya. Hal ini yang akhirnya membuat ia harus diperiksa dari siang hingga dini hari. “Kalau saya bilang begitu apa yang terjadi?” tanyanya kepada kepala dinas.

Setelah itu ia berjalan ke arah ruang VIP Rumjab sambil membalikkan badan dan mengucapkan terima kasih. “Oke lah, terima kasih. Pikirkan masing-masing,” ucapnya mengakhiri pertemuan tersebut. Hanya senyum Puji Jaang, istri wali kota yang sedikit meredakan ketegangan di ruangan itu. “Terima kasih,” ucap Puji, sambil menyalami satu per satu tamu yang hadir. (hfz/aya)


BACA JUGA

Senin, 24 April 2017 00:41

Tidak Mudah Ubah RTRW

SAMARINDA. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Samarinda disebut cacat oleh kementerian karena banyak…

Senin, 24 April 2017 00:38

Bayar Jamrek Wajib di Samarinda

SAMARINDA. Potensi dana jaminan reklamasi (jamrek) baru mencapai Rp 500 miliar dari prediksi awal Rp…

Jumat, 21 April 2017 17:17

Pemindahan Makam Tunggu APBD-P

SAMARINDA. Tanah longsor yang terjadi pada lahan pemakaman Pelita II Sambutan sudah sering terjadi.…

Jumat, 21 April 2017 17:15

MYC Diubah Lewat APBD-P

SAMARINDA. Perubahan proyek Multi Years Contrac (MYC) menjadi tahun tunggal membuat perbedaan pandangan…

Jumat, 21 April 2017 17:14

Izin Pematangan Lahan Dimoratorium

SAMARINDA. Pemkot Samarinda mewaspadai adanya penyelewengan lahan oleh para pengusaha. Pasalnya, pemkot…

Kamis, 20 April 2017 15:50

Cair di Akhir Bulan

SAMARINDA. Akhirnya guru honorer bisa sedikit tersenyum. Pasalnya, gaji yang tertunggak empat bulan…

Kamis, 20 April 2017 15:43

Parkir Liar Kepung Masjid Raya

SAMARINDA. Pengurus Masjid Raya Darussalam Samarinda mengeluhkan munculnya parkir liar di sekitar masjid.…

Kamis, 20 April 2017 15:42

Minim Kontribusi Ditutup Saja

SAMARINDA. Berulang kali disindir pemprov sebagai sasaran pertama penutupan IUP,  Pemkot Samarinda…

Rabu, 19 April 2017 17:31

Bisa Pakai Asal Jelas

SAMARINDA. Penanganan banjir jangka pendek, pengerukan Sungai Karang Mumus (SKM) pada beberapa titik…

Rabu, 19 April 2017 17:29

Polisi Ikut Awasi Warnet

SAMARINDA. Ujian sekolah di depan mata, namun lima pelajar salah satu SMA di Samarinda ini seolah tak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .