MANAGED BY:
SELASA
25 APRIL
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 02:04
Kurang dari 5 Menit Api Padam

Warga Pampang Diajarkan “Jinakkan” Api

PROKAL.CO, SAMARINDA. Penanggulangan musibah kebakaran sejak dini terus disosialisasikan kepada masyarakat. Selain agar warga memiliki kemampuan melawan “si jago merah” sebelum membesar, tindakan ini juga bertujuan agar masyarakat tidak hanya bergantung kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) jika musibah itu kembali terjadi.
Pelatihan penanggulangan kebakaran sejak dini, Minggu (19/3) digelar di Kelurahan Budaya Pampang, Samarinda Utara. Ada beberapa factor mengapa para relawan menggelar pelatihan penanggulangan kebakaran sejak dini di lokasi ini. Salah satunya karena kawasan ini merupakan area yang cukup jauh dari pusat kota. Sehingga perlu waktu cukup lama bagi para petugas Damkar sampai di lokasi itu.
Pelatihan tersebut dipandu langsung petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda. Pelatih tidak hanya memberikan teori-teori, tetapi juga simulasi langsung bagaimana cara-cara memadamkan api.
"Jika terjadi kebakaran, misalnya pada suatu perangkat komputer, dalam waktu lebih dari 5 menit api dapat dipadamkan. Jadi harus diusahakan pemadaman secepat mungkin, agar kerusakan yang ditimbulkan sangat kecil," ujar Imam, pelatih dari Dinas Pemadam Kebakaran.
Para peserta pelatihan juga diberi kesempatan mempraktikkan langsung cara memadamkan api, mulai menggunakan karung yang dibasahi, hingga menggunakan alat pemadam kebakaran ringan (Apar).
Materi yang diberikan cukup menarik, karena dapat langsung bias dicoba dan diperagakan. Sehingga warga yang ikut dalam pelatihan ini lebih cepat memahami setiap teori yang diajarkan. Selain itu, pelatih juga mengenalkan materi atau bahan apa saja yang mudah terbakar, mengapa cepat terbakar, dan bagaimana cara memadamkannya.
Sementara itu penasihat salah satu relawan, Masnur mengatakan, kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan warga bila kebakaran terjadi. Sehingga dapat mencegah kemungkinan kerugian materi yang lebih besar. “Melihat api tidak perlu panik, jika kita tahu cara menanganinya maka api tidak akan membesar dan membahayakan,” tandas Masnur. (kis/aya)


BACA JUGA

Senin, 24 April 2017 00:41

Tidak Mudah Ubah RTRW

SAMARINDA. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Samarinda disebut cacat oleh kementerian karena banyak…

Senin, 24 April 2017 00:38

Bayar Jamrek Wajib di Samarinda

SAMARINDA. Potensi dana jaminan reklamasi (jamrek) baru mencapai Rp 500 miliar dari prediksi awal Rp…

Jumat, 21 April 2017 17:17

Pemindahan Makam Tunggu APBD-P

SAMARINDA. Tanah longsor yang terjadi pada lahan pemakaman Pelita II Sambutan sudah sering terjadi.…

Jumat, 21 April 2017 17:15

MYC Diubah Lewat APBD-P

SAMARINDA. Perubahan proyek Multi Years Contrac (MYC) menjadi tahun tunggal membuat perbedaan pandangan…

Jumat, 21 April 2017 17:14

Izin Pematangan Lahan Dimoratorium

SAMARINDA. Pemkot Samarinda mewaspadai adanya penyelewengan lahan oleh para pengusaha. Pasalnya, pemkot…

Kamis, 20 April 2017 15:50

Cair di Akhir Bulan

SAMARINDA. Akhirnya guru honorer bisa sedikit tersenyum. Pasalnya, gaji yang tertunggak empat bulan…

Kamis, 20 April 2017 15:43

Parkir Liar Kepung Masjid Raya

SAMARINDA. Pengurus Masjid Raya Darussalam Samarinda mengeluhkan munculnya parkir liar di sekitar masjid.…

Kamis, 20 April 2017 15:42

Minim Kontribusi Ditutup Saja

SAMARINDA. Berulang kali disindir pemprov sebagai sasaran pertama penutupan IUP,  Pemkot Samarinda…

Rabu, 19 April 2017 17:31

Bisa Pakai Asal Jelas

SAMARINDA. Penanganan banjir jangka pendek, pengerukan Sungai Karang Mumus (SKM) pada beberapa titik…

Rabu, 19 April 2017 17:29

Polisi Ikut Awasi Warnet

SAMARINDA. Ujian sekolah di depan mata, namun lima pelajar salah satu SMA di Samarinda ini seolah tak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .