MANAGED BY:
JUMAT
24 MARET
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 02:01
MUCIL..!! Tambang Ilegal Ini Sempat Dihentikan, Tapi Beroperasi Lagi

Tambang Ilegal di Tanah Merah Dikeluhkan

MUCIL: Sempat dihentikan, aktivitas tambang itu kini mulai marak lagi.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Aktivitas tambang batu bara di Jalan Poros Samarinda Bontang, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara kembali meresahkan diresahkan warga. Pasalnya, lokasi tambang itu tidak jauh dari pemukiman warga. Kegiatan tersebut dianggap sangat mengganggu.

Ini itu disampaikan salah seorang warga setempat yang namanya enggan dikorankan. Dia mengatakan, selain merusak lingkungan di sekitarnya, keberadaan tambang batu bara ini pun dianggap tak sesuai dengan aturan. Sebab jaraknya kurang dari 500 meter dari pemukiman warga.

"Itu lihat, tambang ini sangat dekat dengan pemukiman. Apalagi sekitar lokasi ada beberapa warga yang beternak," ujarnya, Sabtu (18/3) lalu.
Pantauan media ini, dua mobil truk sedang mengangkut material galian. Sementara satu unit ekskavator sedang bekerja menggali lubang. Diduga Aktivitas tambang ini sudah berlangsung lama.

Camat Samarinda Utara, Syamsu Alam mengatakan, aktivitas tambang itu sebelumnya sudah dikeluhkan warga lalu dilaporkan. Kemudian ada pertemuan warga dengan pihak penambang yang difasilitasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Hasilnya, kegiatan penambangan itu dihentikan lantaran tak memenuhi standar operasional prosedur (SOP).

"Dulu kita sudah ada pertemuan dengan warga dan Dinas Lingkungan Hidup sudah tinjau lapangan. Dan sudah dihentikan," kata dia.
Belakangan, Aktivitas pertambangan kembali di beroperasi. Syamsu berharap agar ada niat baik agar segera dihentikan. "Ya kita harap pemiliknya bisa mengikuti semua aturan yang sudah ada," terangnya.

Sebab keberadaan tambang ini sangat berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar. Selain itu pemanfaatan akses jalan  pun sering menggunakan jalan warga. Padahal sesuai aturan hal itu tidak diperbolehkan.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail mengatakan keberadaan tambang di sekitaran Kota Tepian sangat berkontribusi besar terhadap kerusakan lingkungan yang kian parah. Dengan demikian perlu ada pembenahan atau pun evaluasi perizinan sehingga yang tidak memenuhi standar penambangan sebaiknya di cabut izinnya.

Hampir sebagian besar sedimentasi yang terjadi di Kota Samarinda sebagaian besarnya dari maraknya proses penambangan dan pematangan lahan. Hal ini akan memperparah banjir. "Penanggulangan banjir kalah cepat dengan permasalahan yang timbul," kata dia.

Meski demikian dia mengaku pihaknya tak lagi memiliki wewenang dalam urusan pertambangan. "Sekarang sudah beralih ke provinsi. Silakan saja pihak provinsi meninjau dan mengevaluasi. Kalau tidak beres sebaiknya dicabut saja izinnya," tutup dia. (zak/aya)


BACA JUGA

Kamis, 23 Maret 2017 21:01

Go-Jek dan Angkot Berdamai

SAMARINDA. Selesai sudah kisruh antara dua moda transportasi di Kota Tepian. Go-Jek dan Angkutan Kota…

Kamis, 23 Maret 2017 20:59

Masih Perlu Rp 3 Miliar

SAMARINDA. Untuk memperbaiki wajah kota, Pemkot Samarinda banyak membangun taman. Tetapi Taman Sejati…

Rabu, 22 Maret 2017 01:35

Gesekan Lurah dengan Para Ketua RT, Damai Atau Diganti

SAMARINDA. Krisis pemerintahan terhadi di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir. Hal itu…

Rabu, 22 Maret 2017 01:35
Musrenbang “Abal-abal”, Anggana Bergejolak

Merasa Tak Diperhatikan, 8 Kades dan Aparat Desa di Anggana Tinggalkan Musrenbang

SAMARINDA. Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai…

Rabu, 22 Maret 2017 01:34

Tunda Bayar Utang Jamkesda

SAMARINDA. Panitia Khusus (Pansus) Utang Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) terpaksa menunda penyelesaian…

Rabu, 22 Maret 2017 01:33

Proyek Rusak Jaringan Selular

SAMARINDA. Tidak semua masyarakat bisa mendapat akses informasi. Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo)…

Rabu, 22 Maret 2017 01:33

Jurnalis Kaltim Lawan Hoax

Rencana deklarasi anti hoax yang diinisiasi jurnalis Kaltim mendapat respons positig Gubernur Kaltim,…

Senin, 20 Maret 2017 02:04

Kurang dari 5 Menit Api Padam

SAMARINDA. Penanggulangan musibah kebakaran sejak dini terus disosialisasikan kepada masyarakat. Selain…

Senin, 20 Maret 2017 02:03

Rusunawa Mewah Siap Beroperasi

RUMAH Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Harapan Baru, Loa Janan…

Senin, 20 Maret 2017 02:02

Kos dan Guest House Disalahgunakan, Puluhan Pasangan Mesum Terjaring Razia

SAMARINDA. Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda kembali menggelar razia, Sabtu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .