MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 02:01
MUCIL..!! Tambang Ilegal Ini Sempat Dihentikan, Tapi Beroperasi Lagi

Tambang Ilegal di Tanah Merah Dikeluhkan

MUCIL: Sempat dihentikan, aktivitas tambang itu kini mulai marak lagi.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Aktivitas tambang batu bara di Jalan Poros Samarinda Bontang, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara kembali meresahkan diresahkan warga. Pasalnya, lokasi tambang itu tidak jauh dari pemukiman warga. Kegiatan tersebut dianggap sangat mengganggu.

Ini itu disampaikan salah seorang warga setempat yang namanya enggan dikorankan. Dia mengatakan, selain merusak lingkungan di sekitarnya, keberadaan tambang batu bara ini pun dianggap tak sesuai dengan aturan. Sebab jaraknya kurang dari 500 meter dari pemukiman warga.

"Itu lihat, tambang ini sangat dekat dengan pemukiman. Apalagi sekitar lokasi ada beberapa warga yang beternak," ujarnya, Sabtu (18/3) lalu.
Pantauan media ini, dua mobil truk sedang mengangkut material galian. Sementara satu unit ekskavator sedang bekerja menggali lubang. Diduga Aktivitas tambang ini sudah berlangsung lama.

Camat Samarinda Utara, Syamsu Alam mengatakan, aktivitas tambang itu sebelumnya sudah dikeluhkan warga lalu dilaporkan. Kemudian ada pertemuan warga dengan pihak penambang yang difasilitasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Hasilnya, kegiatan penambangan itu dihentikan lantaran tak memenuhi standar operasional prosedur (SOP).

"Dulu kita sudah ada pertemuan dengan warga dan Dinas Lingkungan Hidup sudah tinjau lapangan. Dan sudah dihentikan," kata dia.
Belakangan, Aktivitas pertambangan kembali di beroperasi. Syamsu berharap agar ada niat baik agar segera dihentikan. "Ya kita harap pemiliknya bisa mengikuti semua aturan yang sudah ada," terangnya.

Sebab keberadaan tambang ini sangat berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar. Selain itu pemanfaatan akses jalan  pun sering menggunakan jalan warga. Padahal sesuai aturan hal itu tidak diperbolehkan.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail mengatakan keberadaan tambang di sekitaran Kota Tepian sangat berkontribusi besar terhadap kerusakan lingkungan yang kian parah. Dengan demikian perlu ada pembenahan atau pun evaluasi perizinan sehingga yang tidak memenuhi standar penambangan sebaiknya di cabut izinnya.

Hampir sebagian besar sedimentasi yang terjadi di Kota Samarinda sebagaian besarnya dari maraknya proses penambangan dan pematangan lahan. Hal ini akan memperparah banjir. "Penanggulangan banjir kalah cepat dengan permasalahan yang timbul," kata dia.

Meski demikian dia mengaku pihaknya tak lagi memiliki wewenang dalam urusan pertambangan. "Sekarang sudah beralih ke provinsi. Silakan saja pihak provinsi meninjau dan mengevaluasi. Kalau tidak beres sebaiknya dicabut saja izinnya," tutup dia. (zak/aya)


BACA JUGA

Selasa, 12 Desember 2017 01:36

Lagu Lama, Minta Anggaran

SAMARINDA. Teronggoknya watermaster di Polder Air Hitam ternyata mengundang pertanyaan dari berbagai…

Selasa, 12 Desember 2017 01:35

Gubernur Dapat Angin, Al Faruq Direstui Ketua MUI dan FKUB

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak tetap pada pendiriannya melanjutkan pembangunan Masjid…

Selasa, 12 Desember 2017 01:34

Kematian Ancam Para PPK

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berpotensi “meninggal” di lokasi pencoblosan saat pesta…

Selasa, 12 Desember 2017 01:33

Agar Terus Cantik, Mahkota II Perlu Rp 2 M Per Tahun

SAMARINDA. Untuk “memoles” Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II pemerintah harus mengeluarkan…

Selasa, 12 Desember 2017 01:33

Getol Kampanyekan Pentingnya Kebersihan

Di saat banyak anak muda yang cuek dengan lingkungan, Iffa Nur Fahmi mengambil sikap berbeda. Dia dan…

Senin, 11 Desember 2017 00:40

Tampil Cantik di Malam Hari

SAMARINDA. Mahkota II tak lagi hanya sebatas sarana lalu lintas yang menghubungkan Kecamatan Palaran…

Minggu, 10 Desember 2017 21:28
Darurat Digital, Pelajar Samarinda Dimotivasi

Berburu Laba dari Dunia Maya

SAMARINDA. Perkembangan zaman menuntut setiap manusia beradaptasi dengan kondisi. Termasuk dalam dunia…

Jumat, 08 Desember 2017 15:12

Al Faruq Aspirasi Siapa?

SAMARINDA. Aksi ngotot Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak membangun masjid di Lapangan Kinibalu menuai…

Jumat, 08 Desember 2017 15:09

IMB Transmart Belum Jelas

SAMARINDA. Membangun Transmart di Jalan Bhayangkara tidak semudah membalikkan telapak tangan. Keberadaan…

Kamis, 07 Desember 2017 16:11

KERAS KEPALA..!! 14 Kitab Kuning Tak Goyangkan Awang

SAMARINDA. Apapun dalilnya, Gubernur Kaltim Awang Farok Ishak tetap betahan dengan niatannya membangun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .