MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 02:01
MUCIL..!! Tambang Ilegal Ini Sempat Dihentikan, Tapi Beroperasi Lagi

Tambang Ilegal di Tanah Merah Dikeluhkan

MUCIL: Sempat dihentikan, aktivitas tambang itu kini mulai marak lagi.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Aktivitas tambang batu bara di Jalan Poros Samarinda Bontang, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara kembali meresahkan diresahkan warga. Pasalnya, lokasi tambang itu tidak jauh dari pemukiman warga. Kegiatan tersebut dianggap sangat mengganggu.

Ini itu disampaikan salah seorang warga setempat yang namanya enggan dikorankan. Dia mengatakan, selain merusak lingkungan di sekitarnya, keberadaan tambang batu bara ini pun dianggap tak sesuai dengan aturan. Sebab jaraknya kurang dari 500 meter dari pemukiman warga.

"Itu lihat, tambang ini sangat dekat dengan pemukiman. Apalagi sekitar lokasi ada beberapa warga yang beternak," ujarnya, Sabtu (18/3) lalu.
Pantauan media ini, dua mobil truk sedang mengangkut material galian. Sementara satu unit ekskavator sedang bekerja menggali lubang. Diduga Aktivitas tambang ini sudah berlangsung lama.

Camat Samarinda Utara, Syamsu Alam mengatakan, aktivitas tambang itu sebelumnya sudah dikeluhkan warga lalu dilaporkan. Kemudian ada pertemuan warga dengan pihak penambang yang difasilitasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Hasilnya, kegiatan penambangan itu dihentikan lantaran tak memenuhi standar operasional prosedur (SOP).

"Dulu kita sudah ada pertemuan dengan warga dan Dinas Lingkungan Hidup sudah tinjau lapangan. Dan sudah dihentikan," kata dia.
Belakangan, Aktivitas pertambangan kembali di beroperasi. Syamsu berharap agar ada niat baik agar segera dihentikan. "Ya kita harap pemiliknya bisa mengikuti semua aturan yang sudah ada," terangnya.

Sebab keberadaan tambang ini sangat berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar. Selain itu pemanfaatan akses jalan  pun sering menggunakan jalan warga. Padahal sesuai aturan hal itu tidak diperbolehkan.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail mengatakan keberadaan tambang di sekitaran Kota Tepian sangat berkontribusi besar terhadap kerusakan lingkungan yang kian parah. Dengan demikian perlu ada pembenahan atau pun evaluasi perizinan sehingga yang tidak memenuhi standar penambangan sebaiknya di cabut izinnya.

Hampir sebagian besar sedimentasi yang terjadi di Kota Samarinda sebagaian besarnya dari maraknya proses penambangan dan pematangan lahan. Hal ini akan memperparah banjir. "Penanggulangan banjir kalah cepat dengan permasalahan yang timbul," kata dia.

Meski demikian dia mengaku pihaknya tak lagi memiliki wewenang dalam urusan pertambangan. "Sekarang sudah beralih ke provinsi. Silakan saja pihak provinsi meninjau dan mengevaluasi. Kalau tidak beres sebaiknya dicabut saja izinnya," tutup dia. (zak/aya)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 00:38

Pasang 5 Ribu Wifi Gratis se-Kaltim

Perubahan Kalimantan Timur menuju Kaltim Bermartabat tinggal menunggu waktu. Melalui teknologi, Rusmadi…

Senin, 18 Juni 2018 00:58

Rusmadi Buka Bersama Jurnalis Kaltim di MLG

Sehari sebelum merayakan Lebaran Idul Fitri 1439 H/2018, Calon Gubernur Kaltim Rusmadi mengajak puluhan…

Senin, 18 Juni 2018 00:11

Mal Masih Jadi Destinasi Favorit

SAMARINDA. Momentum libur Lebaran tak jarang dilewatkan masyarakat untuk berlibur. Khusus di Samarinda,…

Senin, 18 Juni 2018 00:09

Wow! Ada Rumah DP 0 Persen di Kaltim

SAMARINDA. Bisa terealisasi. Demikian kesimpulan penelitian dan kajian sejumlah pakar, praktisi, serta…

Rabu, 13 Juni 2018 13:07

Tiga Tanda Kemenangan Ramadan

apak dan ibu yang dimuliakan Allah, Ramadan sudah masuk hari ke-28 dan besok terakhir kita bersama Ramadan.…

Rabu, 13 Juni 2018 00:03

MAN 1 Syukuran Kenaikan Kelas

SEBAGAI ucapan rasa syukur atas kenaikan kelas, para siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 mengadakan…

Selasa, 12 Juni 2018 00:50

27 Juni Jadi Hari Libur, KPU Imbau Masyarakat Penuhi TPS

SAMARINDA. Waktu pencoblosan Pilgub Kaltim tinggal hitungan pekan.  Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Selasa, 12 Juni 2018 00:40

“Pancasila Sebagai Milik Sah Umat Islam”

Ramadan jadi bulan berkah bagi umat Islam. Tak terkecuali bagi warga Balairung, Kabupaten Berau. Mereka…

Selasa, 12 Juni 2018 00:35

3 Sikap Kita Terhadap Alquran

Bapak dan ibu yang dirahmati Allah Subhanahu Wa ta’ala. Dalam kesempatan ini, saya akan menjelaskan…

Senin, 11 Juni 2018 00:15

Gelar Safari Imam Palestina

Bulan Ramadan ternyata tak mengurangi serangan penjajah Israel ke wilayah Palestina. Terbaru, petugas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .