MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 02:01
MUCIL..!! Tambang Ilegal Ini Sempat Dihentikan, Tapi Beroperasi Lagi

Tambang Ilegal di Tanah Merah Dikeluhkan

MUCIL: Sempat dihentikan, aktivitas tambang itu kini mulai marak lagi.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Aktivitas tambang batu bara di Jalan Poros Samarinda Bontang, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara kembali meresahkan diresahkan warga. Pasalnya, lokasi tambang itu tidak jauh dari pemukiman warga. Kegiatan tersebut dianggap sangat mengganggu.

Ini itu disampaikan salah seorang warga setempat yang namanya enggan dikorankan. Dia mengatakan, selain merusak lingkungan di sekitarnya, keberadaan tambang batu bara ini pun dianggap tak sesuai dengan aturan. Sebab jaraknya kurang dari 500 meter dari pemukiman warga.

"Itu lihat, tambang ini sangat dekat dengan pemukiman. Apalagi sekitar lokasi ada beberapa warga yang beternak," ujarnya, Sabtu (18/3) lalu.
Pantauan media ini, dua mobil truk sedang mengangkut material galian. Sementara satu unit ekskavator sedang bekerja menggali lubang. Diduga Aktivitas tambang ini sudah berlangsung lama.

Camat Samarinda Utara, Syamsu Alam mengatakan, aktivitas tambang itu sebelumnya sudah dikeluhkan warga lalu dilaporkan. Kemudian ada pertemuan warga dengan pihak penambang yang difasilitasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Hasilnya, kegiatan penambangan itu dihentikan lantaran tak memenuhi standar operasional prosedur (SOP).

"Dulu kita sudah ada pertemuan dengan warga dan Dinas Lingkungan Hidup sudah tinjau lapangan. Dan sudah dihentikan," kata dia.
Belakangan, Aktivitas pertambangan kembali di beroperasi. Syamsu berharap agar ada niat baik agar segera dihentikan. "Ya kita harap pemiliknya bisa mengikuti semua aturan yang sudah ada," terangnya.

Sebab keberadaan tambang ini sangat berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar. Selain itu pemanfaatan akses jalan  pun sering menggunakan jalan warga. Padahal sesuai aturan hal itu tidak diperbolehkan.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail mengatakan keberadaan tambang di sekitaran Kota Tepian sangat berkontribusi besar terhadap kerusakan lingkungan yang kian parah. Dengan demikian perlu ada pembenahan atau pun evaluasi perizinan sehingga yang tidak memenuhi standar penambangan sebaiknya di cabut izinnya.

Hampir sebagian besar sedimentasi yang terjadi di Kota Samarinda sebagaian besarnya dari maraknya proses penambangan dan pematangan lahan. Hal ini akan memperparah banjir. "Penanggulangan banjir kalah cepat dengan permasalahan yang timbul," kata dia.

Meski demikian dia mengaku pihaknya tak lagi memiliki wewenang dalam urusan pertambangan. "Sekarang sudah beralih ke provinsi. Silakan saja pihak provinsi meninjau dan mengevaluasi. Kalau tidak beres sebaiknya dicabut saja izinnya," tutup dia. (zak/aya)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 15:37

WASPADALAH..!! Jalur Sungai Paling “Angker”

SAMARINDA. Jelang arus mudik, Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda intensifkan persiapan. Diantaranya…

Kamis, 22 Juni 2017 15:36

Jalur Darat Masih Rawan

SAMARINDA. Sebaiknya tetap waspada mudik menggunakan jalur darat. Sebab, menurut Dinas Pekerjaan Umum…

Rabu, 21 Juni 2017 16:31

Semua Belum Sepakat, Anggaran Pilgub Kaltim Carut Marut

SAMARINDA. Rapat koordinasi penyelenggaraan pemilihan gubernur (Pilgub) yang berlangsung alot di kantor…

Rabu, 21 Juni 2017 16:30

Pembagian Saham PI Sudah Dikunci

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak memastikan pembagian saham PI antara Pemprov Kaltim dan…

Rabu, 21 Juni 2017 16:27

JPU Pinggir Jalan Diharamkan

SAMARINDA. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda meminta agar aktivitas jasa penukaran uang (JPU)…

Selasa, 20 Juni 2017 01:17

Proyek Jembatan Kembar Terancam Dihentikan

SAMARINDA. Progres pembangunan Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar rupanya berkalang utang. Dari…

Selasa, 20 Juni 2017 01:16

Seribu Personel Gabungan Dikerahkan

SAMARINDA. Untuk mengantisipasi berbagai gangguan jelang maupun sesudah Idulfitri, Polresta Samarinda…

Selasa, 20 Juni 2017 01:15

Hari Ini Mahkota II Boleh Dilintasi

SAMARINDA. Jembatan Mahkota II resmi beroperasi mulai hari ini. Namun, tidak semua jenis kendaraan bisa…

Selasa, 20 Juni 2017 01:14

Pemprov Diminta Realistis

KALTIM akan menyelenggarakan hajatan besar berupa PON Remaja II yang dilaksanakan 2018 mendatang. Namun…

Selasa, 20 Juni 2017 01:13

Mahasiswa Unmul Bangun Desa Hidroponik

MAHASISWA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alama (FMIPA) Universitas Mulawarman (Unmul) yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .