MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 02:01
MUCIL..!! Tambang Ilegal Ini Sempat Dihentikan, Tapi Beroperasi Lagi

Tambang Ilegal di Tanah Merah Dikeluhkan

MUCIL: Sempat dihentikan, aktivitas tambang itu kini mulai marak lagi.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Aktivitas tambang batu bara di Jalan Poros Samarinda Bontang, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara kembali meresahkan diresahkan warga. Pasalnya, lokasi tambang itu tidak jauh dari pemukiman warga. Kegiatan tersebut dianggap sangat mengganggu.

Ini itu disampaikan salah seorang warga setempat yang namanya enggan dikorankan. Dia mengatakan, selain merusak lingkungan di sekitarnya, keberadaan tambang batu bara ini pun dianggap tak sesuai dengan aturan. Sebab jaraknya kurang dari 500 meter dari pemukiman warga.

"Itu lihat, tambang ini sangat dekat dengan pemukiman. Apalagi sekitar lokasi ada beberapa warga yang beternak," ujarnya, Sabtu (18/3) lalu.
Pantauan media ini, dua mobil truk sedang mengangkut material galian. Sementara satu unit ekskavator sedang bekerja menggali lubang. Diduga Aktivitas tambang ini sudah berlangsung lama.

Camat Samarinda Utara, Syamsu Alam mengatakan, aktivitas tambang itu sebelumnya sudah dikeluhkan warga lalu dilaporkan. Kemudian ada pertemuan warga dengan pihak penambang yang difasilitasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Hasilnya, kegiatan penambangan itu dihentikan lantaran tak memenuhi standar operasional prosedur (SOP).

"Dulu kita sudah ada pertemuan dengan warga dan Dinas Lingkungan Hidup sudah tinjau lapangan. Dan sudah dihentikan," kata dia.
Belakangan, Aktivitas pertambangan kembali di beroperasi. Syamsu berharap agar ada niat baik agar segera dihentikan. "Ya kita harap pemiliknya bisa mengikuti semua aturan yang sudah ada," terangnya.

Sebab keberadaan tambang ini sangat berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar. Selain itu pemanfaatan akses jalan  pun sering menggunakan jalan warga. Padahal sesuai aturan hal itu tidak diperbolehkan.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail mengatakan keberadaan tambang di sekitaran Kota Tepian sangat berkontribusi besar terhadap kerusakan lingkungan yang kian parah. Dengan demikian perlu ada pembenahan atau pun evaluasi perizinan sehingga yang tidak memenuhi standar penambangan sebaiknya di cabut izinnya.

Hampir sebagian besar sedimentasi yang terjadi di Kota Samarinda sebagaian besarnya dari maraknya proses penambangan dan pematangan lahan. Hal ini akan memperparah banjir. "Penanggulangan banjir kalah cepat dengan permasalahan yang timbul," kata dia.

Meski demikian dia mengaku pihaknya tak lagi memiliki wewenang dalam urusan pertambangan. "Sekarang sudah beralih ke provinsi. Silakan saja pihak provinsi meninjau dan mengevaluasi. Kalau tidak beres sebaiknya dicabut saja izinnya," tutup dia. (zak/aya)


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 22:32

Dishub Tunggu Sertifikat Kementerian

SAMARINDA. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim masih menanti keluarnya Sertifikat Bandar Udara (SBU) dari…

Minggu, 22 April 2018 23:05

Pentas Sandima Gairahkan Citra Niaga

Pentas kesenian Sandiwara Mamanda (Sandima) yang diprakarsai Pemkot Samarinda melalui Dinas Komunikasi…

Sabtu, 21 April 2018 23:01

Akses Warga Dialihkan

SAMARINDA. Warga yang bermukim di sekitar proyek jalan tol Balikpapan - Samarinda segmen Palaran terpaksa…

Jumat, 20 April 2018 22:31

Citra Niaga Harus Dikemas Modern

SAMARINDA. Rencana Pemkot Samarinda untuk menggairahkan kembali ekonomi di Citra Niaga, sudah tak bisa…

Kamis, 19 April 2018 23:06

Kejar SBU Kelayakan Bandara

SAMARINDA. Bandara APT Pranoto ditargetkan beroperasi pada 24 Mei mendatang. Namun bandara yang berada…

Rabu, 18 April 2018 23:21

Pemberitahuan Diabaikan, Lapak Dibongkar Paksa

SAMARINDA. Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan menuju Jembatan Achmad Amins atau…

Selasa, 17 April 2018 23:24

“Enggak Sulit Urus Dokumen”

SAMARINDA. Pemkot Samarinda kerap digugat warganya sendiri terkait kepemilikan lahan. Kondisi ini merupakan…

Senin, 16 April 2018 23:48

420 Peserta Ikuti MTQ Kota

SAMARINDA. Sebanyak 420 peserta dari 10 kecamatan se-Samarinda dipastikan tampil dalam ajang Musabaqah…

Senin, 16 April 2018 23:47

Sarosa Ketua Umum, Zairin Ketua Harian

SAMARINDA. Setelah dilakukan Musyawarah Provinsi beberapa waktu lalu, akhirnya kepengurusan anyar DPD…

Senin, 16 April 2018 23:20

Mahasiswa Minta Polisi Buka Mata

SAMARINDA. Peredaran narkoba kini mulai merangsek ke daerah terpencil dan perbatasan, sebab pengawasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .