MANAGED BY:
KAMIS
25 MEI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Senin, 20 Maret 2017 01:54
ALAMAK..!! PT Badak Dituding Cemarkan Lingkungan
KLAIM: Petani rumput laut menuntut ganti rugi sebesar Rp 420 juta ke Badak LNG, lantaran aktivitas pengerukan kedalaman lautnya dianggap sebagai penyebab gagal panen budidaya rumput laut di kawasan pesisir Tihi-Tihi, Bontang Selatan.

PROKAL.CO, BONTANG. Kelompok Usaha Mandiri (KUM) Tihi-Tihi menuntut ganti rugi sebesar Rp 420 juta ke Badak LNG, lantaran aktivitas pengerukan kedalaman lautnya dianggap sebagai penyebab gagal panen budidaya rumput laut di kawasan pesisir Tihi-Tihi, Bontang Selatan.

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi III DPRD Bontang, M Dahnial.   “Jumlah total keseluruhan Rp 420 juta. Namun mereka meminta ganti rugi dalam bentuk bibit rumput laut,” kata dia.

Disebutkan, kelompok usaha yang diketuai Mashur tersebut terdiri dari 42 anggota. Setiap anggota meminta bibit rumput laut sebanyak 2 ton, dengan perkiraan harga per kilogramnya Rp 5 ribu. Jika dirincikan, masing-masing anggota memerlukan dana sebesar Rp 10 juta.

Meski begitu, Dahnial meminta agar tidak menuduh satu pihak untuk bertanggung jawab atas gagal panen rumput laut yang dialami KUM Tihi-Tihi. Tudingan kepada perusahaan pengolah gas alam cair tersebut tidak boleh hanya berdasarkan asumsi.

“Tidak menutup kemungkinan ada pencemaran lingkungan. Namun apakah hal itu berdampak kepada gagal panen rumput laut, itu harus dilandasi hasil kajian yang mendalam. Kajian tersebut akan memakan waktu dan anggaran yang tidak sedikit,” tukasnya.

Lanjutnya, PT Badak NGL mengaku sebelum aktivitas pengerukan kedalaman laut, telah memperhitungkan dampak terhadap lingkungan dan mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Selain itu, juga melibatkan pengawasan dan pengamanan dari Satuan Polisi Air dan Udara (Pol Airud) Polres Bontang.

“Untuk menghemat biaya dan waktu, kami dari Komisi III mendorong PT Badak untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat Tihi-Tihi, untuk mempertemukan pandangan masing-masing. Supaya dapat titik tengahnya,” ujarnya.

Hasilnya, Badak LNG bakal mengucurkan dana sebesar Rp 10 juta untuk KUM Tihi-Tihi. Kendati demikian, Dahnial menegaskan dana tersebut bukan sebagai ganti rugi, melainkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang nantinya diberikan dalam bentuk bibit rumput laut.

“Bantuan yang diberikan bukan sebesar Rp420 juta, tetapi hanya Rp10 juta saja. Karena hanya satu kelompok saja yang mengajukan. Bantuan diberikan ketika proposal sudah masuk dan disetujui oleh PT Badak,” paparnya.

Sementara, Officer Media Relations PT Badak NGL, Reta Yudistyana mengatakan, pertemuan tersebut membahas pemberian dana bantuan CSR Badak LNG kepada KUM Tihi-Tihi.
Ia enggan berkomentar terkait dugaan pencemaran lingkungan yang ditujukan kepada perusahaan yang telah berdiri sejak 1974 tersebut.  

“Nanti saja setelah semua pembahasan selesai, dan pemberikan bantuan program CSR dilaksanakan,” pungkasnya. (ivr/ama)


BACA JUGA

Rabu, 24 Mei 2017 01:18

Masih Berharap Royalti Tambang dan DBH

SANGATTA. Meskipun tahun anggaran 2017 baru berjalan lima bulan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai…

Rabu, 24 Mei 2017 01:16

Empat Petani Diadukan ke Polisi

TENGGARONG.  Kondisi memprihatinkan kini dihadapi empat petani Muara Jawa, Kukar. Mereka diadukan…

Rabu, 24 Mei 2017 01:15

PLTU Kerja Keras Selama Ramadan

TANJUNG REDEB. Selama 2 hari terkahir PT Indo Pusaka Berau (IPB), pengelola Pembangkit Listrik Tenaga…

Selasa, 23 Mei 2017 02:31

THM Nakal Bakal Disikat

BONTANG. Memasuki Bulan Suci Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi, Pemkot Bontang menutup seluruh…

Selasa, 23 Mei 2017 02:30

Bontang Terancam Krisis Air

BONTANG. Wali Kota Bontang Neni Moerniani mengimbau warga untuk berlaku bijak menggunakan air PDAM.…

Selasa, 23 Mei 2017 02:30

Korban Banjir Mencapai 13.730 Jiwa

TENGGARONG.  Belum adanya bantuan kepada korban banjir di kawasan hulu Kukar membuat kalangan aparatur…

Senin, 22 Mei 2017 16:25

Warga Mulai Terjangkit Penyakit

TENGGARONG. Terputusnya sejumlah akses tranportasi darat akibat terendam banjir membuat sejumlah harga…

Kamis, 18 Mei 2017 19:13

Tarif Air Naik Tiga Kali

BONTANG. Kenaikan tarif air bersih PDAM Tirta Taman disepakati dilakukan tiga kali sampai pada akhir…

Rabu, 17 Mei 2017 01:35

Aset PN Sangatta Diserahkan ke MA

SANGATTA. Mahkama Agung (MA) telah menerima limpahan aset yang selama ini dipinjam pakaikan ke Pengadilan…

Rabu, 17 Mei 2017 01:34

Bahan Gas Rentan Tercemar?

BONTANG. Pabrik pengolahan gas PT Samator Gas Industri yang memanfaatkan udara bebas, berpotensi tercemar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .