MANAGED BY:
SELASA
25 APRIL
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Senin, 20 Maret 2017 01:54
ALAMAK..!! PT Badak Dituding Cemarkan Lingkungan
KLAIM: Petani rumput laut menuntut ganti rugi sebesar Rp 420 juta ke Badak LNG, lantaran aktivitas pengerukan kedalaman lautnya dianggap sebagai penyebab gagal panen budidaya rumput laut di kawasan pesisir Tihi-Tihi, Bontang Selatan.

PROKAL.CO, BONTANG. Kelompok Usaha Mandiri (KUM) Tihi-Tihi menuntut ganti rugi sebesar Rp 420 juta ke Badak LNG, lantaran aktivitas pengerukan kedalaman lautnya dianggap sebagai penyebab gagal panen budidaya rumput laut di kawasan pesisir Tihi-Tihi, Bontang Selatan.

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi III DPRD Bontang, M Dahnial.   “Jumlah total keseluruhan Rp 420 juta. Namun mereka meminta ganti rugi dalam bentuk bibit rumput laut,” kata dia.

Disebutkan, kelompok usaha yang diketuai Mashur tersebut terdiri dari 42 anggota. Setiap anggota meminta bibit rumput laut sebanyak 2 ton, dengan perkiraan harga per kilogramnya Rp 5 ribu. Jika dirincikan, masing-masing anggota memerlukan dana sebesar Rp 10 juta.

Meski begitu, Dahnial meminta agar tidak menuduh satu pihak untuk bertanggung jawab atas gagal panen rumput laut yang dialami KUM Tihi-Tihi. Tudingan kepada perusahaan pengolah gas alam cair tersebut tidak boleh hanya berdasarkan asumsi.

“Tidak menutup kemungkinan ada pencemaran lingkungan. Namun apakah hal itu berdampak kepada gagal panen rumput laut, itu harus dilandasi hasil kajian yang mendalam. Kajian tersebut akan memakan waktu dan anggaran yang tidak sedikit,” tukasnya.

Lanjutnya, PT Badak NGL mengaku sebelum aktivitas pengerukan kedalaman laut, telah memperhitungkan dampak terhadap lingkungan dan mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Selain itu, juga melibatkan pengawasan dan pengamanan dari Satuan Polisi Air dan Udara (Pol Airud) Polres Bontang.

“Untuk menghemat biaya dan waktu, kami dari Komisi III mendorong PT Badak untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat Tihi-Tihi, untuk mempertemukan pandangan masing-masing. Supaya dapat titik tengahnya,” ujarnya.

Hasilnya, Badak LNG bakal mengucurkan dana sebesar Rp 10 juta untuk KUM Tihi-Tihi. Kendati demikian, Dahnial menegaskan dana tersebut bukan sebagai ganti rugi, melainkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang nantinya diberikan dalam bentuk bibit rumput laut.

“Bantuan yang diberikan bukan sebesar Rp420 juta, tetapi hanya Rp10 juta saja. Karena hanya satu kelompok saja yang mengajukan. Bantuan diberikan ketika proposal sudah masuk dan disetujui oleh PT Badak,” paparnya.

Sementara, Officer Media Relations PT Badak NGL, Reta Yudistyana mengatakan, pertemuan tersebut membahas pemberian dana bantuan CSR Badak LNG kepada KUM Tihi-Tihi.
Ia enggan berkomentar terkait dugaan pencemaran lingkungan yang ditujukan kepada perusahaan yang telah berdiri sejak 1974 tersebut.  

“Nanti saja setelah semua pembahasan selesai, dan pemberikan bantuan program CSR dilaksanakan,” pungkasnya. (ivr/ama)


BACA JUGA

Senin, 24 April 2017 00:45

Yayasan Tantang Balik

BONTANG. Adanya laporan Aiptu Bangkit Marata Purba, terkait dugaan tindak pidana pemalsuan sertifikat…

Senin, 24 April 2017 00:44

PU Akui Pemkab Ngutang Rp600 Juta

SANGATTA. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim, Aswandini Eka Tirta menampik jika tidak terselesainya…

Minggu, 23 April 2017 20:25

Sasar Penumpang Tak Berpelampung

BONTANG. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang dalam waktu dekat bakal melakukan patroli…

Sabtu, 22 April 2017 13:42

Awas, HIV AIDS Masih Mengancam Berau

TANJUNG REDEB. Penegakan Perda Berau Nomor 2 tahun 2007 tentang Pelarangan Pelacuran, serta penutupan…

Sabtu, 22 April 2017 13:40

Jalan Poros Rusak Parah

SANGATTA.  Guna mengatasi kerusakan jalan lintas daerah, keberadaan jembatan timbang memang menjadi…

Jumat, 21 April 2017 17:26

Alat Tak Berfungsi, Pengadaan Barang Diperketat

TANJUNG REDEB. Pengadaan fasilitas penunjang kerja di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan…

Jumat, 21 April 2017 17:24

Pesan Amerika, Merk Cina yang Datang

BONTANG. Pengadaan eskalator atau tangga berjalan di Gedung DPRD Bontang 2015 silam, diduga tidak sesuai…

Kamis, 20 April 2017 16:21

Perusahaan Sawit Serobot Lahan Tambang

SAMARINDA. Penyerobotan lahan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit tak hanya dirasakan ratusan warga…

Kamis, 20 April 2017 16:19

Hindari Razia, Bocah Nyaris Tabrak Polisi

BONTANG. Ulah lima anak di bawah umur ini betul–betul bikin geleng-geleng kepala. Sudah umur tak…

Rabu, 19 April 2017 17:52

Ditinggal Cari Makan, 2 Rumah Hangus

TANJUNG REDEB. Teriakan seorang warga Jalan Stasiun 1, RT 09, Kelurahan Teluk Bayur, memecah keheningan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .