MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Minggu, 19 Maret 2017 01:43
Lihat Nih..!! Jalan Poros Perbatasan Rusak Parah

Tak Segera Ditangani, Perekonomian Masyarakat Terancam Lumpuh

PROKAL.CO, MALINAU. Meski berstatus jalan nasional, namun keberadaan jalan poros perbatasan di Apau Kayan saat ini mengalami rusak parah. Terlebih, cuaca yang sering hujan belakangan ini, membuat jalan tersebut makin susah dilalui.
Hasi reses yang dilakukan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Malinau Kila Liman mengatakan, jalan yang menghubungkan antar kecamatan Sungai Boh, Kayan Selatan, Kayan Hulu dan Kayan Hilir kondisinya saat ini sungguh mempihatinkan.
“Jalan  dan jembatan sudah rusak parah, butuh perhatian sesegera mungkin dari Pemerintah Provinsi Kaltara dan Pemkab Malinau untuk turun ke lapangan,” ujar Kila Liman.
“Jika jalan poros yang menjadi satu-satu penghubung di wiayah Apau Kayan ini dibiarkan rusak dan bahkan terputus, dikhawatirkan perekonomian masyarakat Apau Kayan terancam lumpuh total,” lanjutnya.
Kila Liman pun menggambarkan, kondisi jalan poros perbatasan di KM 30 saat hujan turun berubah menjadi genangan lumpur dengan kedalaman mencapai 50 centimeter (cm). Kondisi ini mengakibatkan sejumlah kendaran warga yang melintasi jalan tersebut mengalami kesulitan untuk dapat lolos dan melanjutkan perjalanan sampai  ke lokasi tujuan.
Tak hanya di KM 30 saja, tetapi kerusakan serupa juga terjadi di titik KM 42, KM 39, KM 36, KM 32, dan KM 19. “Di lokasi yang sebagian jalannya berupa tanjakan dan turunan itu juga sudah nyaris seperti sungai lumpur yang dapat menenggelamkan roda kendaraan,” tegas anggota dewan dari Fraksi Gabungan Bintang Pembangunan Keadilan Nasional ini.
mengakibatkan Jalan nasional “Kerusakan jalan terus bertambah. Beberapa titik yang semula tidak atau belum rusak, sekarang mengalami kerusakan. Misalnya di KM 30 itu sekarang ini sudah hancur dan sulit dilewati," ujar Kila Liman.
Saat reses, Kila Liman menceritakan, bukan hanya jalan rusak yang menjadi hambatan, melainkan akses transportasi melalui jembatan kayu yang sudah bobrok dan runtuh juga menjadi hambatan. Sehingga akses transporasi pun terputus. "Warga menginginkan kondisi itu segara diperbaiki sehingga mereka bisa lewat tanpa kesulitan," tutur anggota dewan dari Partai Nasdem ini.
Kila Liman menegaskan, perbaikan dan pemeliharaan jalan  yang menjadi akses satu-satunya  antara wilayah kecamatan di Apau kayan itu perlu dilakukan untuk mengatasi masalah jangka pendek. Ke depannya, diharapkan peran dari pemerintah pusat untuk melakukan peningkatan mutu jalan dengan pengaspalan. “Termasuk pembangunan jembatan,” pungkasnya.(ida/udn/kpnn/ama)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 18:44

Izin Galian C, tapi Kok Keruk Batubara...?

TANJUNG REDEB. Aktivitas pematangan lahan di jalan Gatot Subroto menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya…

Rabu, 20 September 2017 16:50

Jawaban Pengawas Bikin Legislator Sewot

TANJUNG REDEB. Sidak 3 anggota DPRD Berau di proyek Jalan Milono, Tanjung Redeb, Senin (18/9) lalu,…

Rabu, 20 September 2017 16:48

ASTAGA..!! Ada 44 Toko Obat Tak Kantongi Izin

BONTANG. Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Kota Bontang memastikan jika saat ini terdapat…

Selasa, 19 September 2017 02:09

Gedung Olahraga Dijadikan Tempat "Main Kuda-Kudaan"

BONTANG. Gedung Sport Center Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, kini diduga juga menjadi tempat…

Selasa, 19 September 2017 02:08

Bakal Bangun Rusunwa Lagi

BONTANG. Setelah realisasi pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kelurahan Api-api yang…

Selasa, 19 September 2017 02:07

WADUH..!! APBD Kutim Defisit Rp 250 Miliar

SANGATTA.  Kekhawatiran akan  defisit  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD ) Kutim…

Selasa, 19 September 2017 02:07

Polisi Geruduk Apotek

BONTANG. Antisipasi dini dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Bontang, terkait penyalahgunaan…

Senin, 18 September 2017 00:21

Dampak Negatif Kebijakan Pusat

TANJUNG REDEB. Kebijakan pemerintah pusat melalui Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan…

Senin, 18 September 2017 00:19

Mobil Jalan Sendiri Nyaris Bikin Celaka

BONTANG. Ini peringatan untuk kita semua untuk tidak meninggalkan anak seorang diri dalam ruang kemudi…

Sabtu, 16 September 2017 14:12

Rp 500 Juta untuk Bangun Tandon

SANGATTA. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Timur (Kutim) membangun tandon air untuk warga Desa Pangadan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .