MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Minggu, 19 Maret 2017 01:41
Puluhan Miliar PAD Tertunggak

PROKAL.CO, TARAKAN. Tunggakan pajak dan retribusi daerah Kota Tarakan kondisinya sangat memprihatinkan. Sebab ada sekitar 50 persen pajak yang tertunggak atau terhutang.
Di Tarakan sendiri ada 11 jenis pajak yang dikelola Pemkot Tarakan berdasarkan Undang-Undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah, antara lain pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan dan lain-lain.
“Yang tertunggak dari pajak dan retribusi. Nilai tunggakannya mencapai puluhan miliar,” kata  Mariyam, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah.
Meski tidak menyebutkan secara rinci berapa angkanya, Mariyam menuturkan besarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak dan retribusi ini tergantung dari kreativitas masing-masing daerah.
“Dimana ada celah untuk dipungut retribusi maupun pajak, disitulah kami berupaya mencarinya. Misalkan pajak bumi dan bangunan, kemudian pajak konsumen, pajak reklame yang memang sekarang sudah ditarik ke daerah, itulah yang dikejar,” ujarnya.
Diungkapkan Mariyam, yang menunggak ini rata-rata adalah mereka yang cuek dan menganggap sepele bahkan berpura-pura tidak tahu tentang pajak. Tidak hanya itu, banyak juga yang berpura-pura tidak tahu adanya undang-undang itu, ataupun karena lupa membayar sehingga menunggak sampai ratusan juta dan akhirnya meminta keringanan dan adanya potongan.
“Mau tidak mau kami bekerja sama dengan pihak ketiga, yakni Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) atau bahkan kerjasama dengan pengadilan, terutama yang skala besar. Bahkan ada dari Kejaksaan yang telah melakukan pemanggilan seperti beberapa hotel, rumah makan, yang memang menunggak dalam skala besar,” ungkapnya.
Dia menambahkan, apa yang dilakukan pemerintah bukan bermaksud untuk membebankan para pengusaha dalam berbisnis di Tarakan. Tetapi karena memang kewajiban setiap usaha harus menyetor ke daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Karena saat ini sudah menjadi badan tersendiri, dan itu sudah diatur berdasarkan undang-undang perpajakan, bahwa memang sudah kewajiban untuk membayar,” katanya.
Untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), lanjut Mariyam, tidak ada lagi yang menunggak membayar pajak penghasilan karena sudah dipotong langsung. Tetapi untuk PNS yang menjadi pelaku usaha, ada juga yang menunggak dengan alasan lupa membayar.
“Untuk yang mempunyai usaha kemungkinan ada saja yang menunggak, karena terkadang lupa dan lalai,” ujarnya.
Untuk menjawab persoalan ini, Mariyam mengatakan, pemerintah telah menyediakan mobil untuk menjemput dan dapat membayar di mobil itu.
“Ini juga sudah dilaksanakan di 20 kelurahan dan ternyata respon masyarakat cukup bagus,” jelasnya.
Ini salah satu upaya yang dilakukan karena tunggakan pajak bumi dan bangunan juga demikian banyak, baik itu yang bermasalah ataupun malas.(*/yus/ddq/kpnn/ama)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 00:18

Pemprov Kaltim Gandeng Kutim dan Berau

SANGATTA. Malaysia yang tak lain negara tetangga dan satu pulau dengan Kaltim, dianggap mampu mengeola…

Senin, 23 April 2018 23:16

Syafii Efendi: Generasi Muda Harus Pimpin Perubahan

"Kita adalah pewaris negeri ini..! Kita yang akan membersihkan negeri ini dari orang-orang kotor berniat…

Senin, 23 April 2018 23:15

Pererat Ukhuwah, KKG PAI Gelar Isra Mikraj

Kerukunan Keluarga Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Sungai Kunjang sukses menggelar…

Senin, 23 April 2018 23:14

Lomba Mewarnai Faber Castle

SEKITAR 100 orang anak  TK-SD Al Azhar meramaikan lomba mewarnai yang digelar di Big Mall Samarinda.…

Senin, 23 April 2018 23:05

Ketika Safaruddin Bertemu “Musuh” Politik

SAMARINDA. Tak ada yang menduga Calon Wakil Gubenur Kaltim Safaruddin akan bertemu “musuh”…

Senin, 23 April 2018 22:08

Pj Wali Kota Terkesima dengan Labbaika

UNTUK memastikan jalannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama di tingkat Sekolah Menengah…

Senin, 23 April 2018 22:05

Inspektorat Siap Mengusut

TANJUNG REDEB. Hasil sidak anggota DPRD Berau ke Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) terkait proyek pengecatan…

Minggu, 22 April 2018 21:27

Adegan Makan Satwa Langka Dikecam

TANJUNG REDEB. Kaltim memiliki banyak satwa dilindungi. Namun sayangnya, ternyata tidak banyak masyarakat…

Minggu, 22 April 2018 00:17

Pagi Ini Lomba Burung Berkicau Digeber

PAGI ini, tepat pukul 09.00 Wita, lomba burung berkicau bertajuk “Kapolres Cup Samarinda”…

Sabtu, 21 April 2018 00:25

Safaruddin Sapa Pedagang Pasar Muara Komam

PASER. Dibalut rasa penasaran dengan kondisi Pasar Muara Komam di perbatasan Kaltim-Kalsel, Calon Wakil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .