MANAGED BY:
JUMAT
21 JULI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Minggu, 19 Maret 2017 01:41
Puluhan Miliar PAD Tertunggak

PROKAL.CO, TARAKAN. Tunggakan pajak dan retribusi daerah Kota Tarakan kondisinya sangat memprihatinkan. Sebab ada sekitar 50 persen pajak yang tertunggak atau terhutang.
Di Tarakan sendiri ada 11 jenis pajak yang dikelola Pemkot Tarakan berdasarkan Undang-Undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah, antara lain pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan dan lain-lain.
“Yang tertunggak dari pajak dan retribusi. Nilai tunggakannya mencapai puluhan miliar,” kata  Mariyam, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah.
Meski tidak menyebutkan secara rinci berapa angkanya, Mariyam menuturkan besarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak dan retribusi ini tergantung dari kreativitas masing-masing daerah.
“Dimana ada celah untuk dipungut retribusi maupun pajak, disitulah kami berupaya mencarinya. Misalkan pajak bumi dan bangunan, kemudian pajak konsumen, pajak reklame yang memang sekarang sudah ditarik ke daerah, itulah yang dikejar,” ujarnya.
Diungkapkan Mariyam, yang menunggak ini rata-rata adalah mereka yang cuek dan menganggap sepele bahkan berpura-pura tidak tahu tentang pajak. Tidak hanya itu, banyak juga yang berpura-pura tidak tahu adanya undang-undang itu, ataupun karena lupa membayar sehingga menunggak sampai ratusan juta dan akhirnya meminta keringanan dan adanya potongan.
“Mau tidak mau kami bekerja sama dengan pihak ketiga, yakni Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) atau bahkan kerjasama dengan pengadilan, terutama yang skala besar. Bahkan ada dari Kejaksaan yang telah melakukan pemanggilan seperti beberapa hotel, rumah makan, yang memang menunggak dalam skala besar,” ungkapnya.
Dia menambahkan, apa yang dilakukan pemerintah bukan bermaksud untuk membebankan para pengusaha dalam berbisnis di Tarakan. Tetapi karena memang kewajiban setiap usaha harus menyetor ke daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Karena saat ini sudah menjadi badan tersendiri, dan itu sudah diatur berdasarkan undang-undang perpajakan, bahwa memang sudah kewajiban untuk membayar,” katanya.
Untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), lanjut Mariyam, tidak ada lagi yang menunggak membayar pajak penghasilan karena sudah dipotong langsung. Tetapi untuk PNS yang menjadi pelaku usaha, ada juga yang menunggak dengan alasan lupa membayar.
“Untuk yang mempunyai usaha kemungkinan ada saja yang menunggak, karena terkadang lupa dan lalai,” ujarnya.
Untuk menjawab persoalan ini, Mariyam mengatakan, pemerintah telah menyediakan mobil untuk menjemput dan dapat membayar di mobil itu.
“Ini juga sudah dilaksanakan di 20 kelurahan dan ternyata respon masyarakat cukup bagus,” jelasnya.
Ini salah satu upaya yang dilakukan karena tunggakan pajak bumi dan bangunan juga demikian banyak, baik itu yang bermasalah ataupun malas.(*/yus/ddq/kpnn/ama)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 11:25

Todongkan Sangkur Dua Pemuda Ditahan

TANJUNG REDEB. Entah apa yang ada dibenak dua pemuda berinisial AK (27) dan FKA. Keduanya sempat menodongkan…

Rabu, 19 Juli 2017 11:55

Ingat Anak, Timbul Penyesalan

TENGGARONG.  Seorang mandor perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Loa Kulu bernama Edi Purwanto…

Selasa, 18 Juli 2017 01:41

Izin Sarang Walet Belum Diatur, Kontribusi Minim,

SANGATTA.  Gedung sarang burung walet menjamur di kawasan Sangatta, Kutim. Bahkan letaknya berdekatan…

Selasa, 18 Juli 2017 01:40

Bendungan Rp 1 Triliun untuk Antisipasi Banjir

SANGATTA. Penanganan banjir di Kota Sangatta yang hampir terjadi setiap kali turun hujan deras, ternyata…

Selasa, 18 Juli 2017 01:39

Pemkab Kutim Masih Fokus Bayar Utang

SANGATTA.   Realisasi  belanja  APBD   semester pertama tahun ini, berdasarkan…

Senin, 17 Juli 2017 14:54

Tahun Depan SPN Kukar Bisa Dihuni

TENGGARONG. Land clearing lahan pendirian Sekolah Polisi Negara (SPN) di Desa Margahayu (Jonggon), Kecamatan…

Senin, 17 Juli 2017 14:52

Bupati dan Wamen Bahas PLTA

TANJUNG REDEB. Untuk memenuhi kebutuhan listrik jangka panjang, Pemkab Berau sudah menyiapkan sejumlah…

Sabtu, 15 Juli 2017 11:11

Tiga Rumah dan Dua Bangsalan Ludes

TENGGARONG. Diduga dipicu arus pendek listrik, tiga rumah tunggal dan dua rumah bangsalan lima pintu…

Sabtu, 15 Juli 2017 11:07

Tidur Pulas, Api Mengamuk

SANGATTA .  Api mengamuk  di Gang Bone, RT 15,  Kelurahan Teluk Lingga, Jumat (14/7)…

Jumat, 14 Juli 2017 15:06

Perum Korpri Berau Bermasalah

TANJUNG REDEB. Perumahan Korpri di Jalan Murjani 3, Kecamatan Tanjung Redeb, menjadi sorotan sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .