MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Minggu, 19 Maret 2017 01:41
Puluhan Miliar PAD Tertunggak

PROKAL.CO, TARAKAN. Tunggakan pajak dan retribusi daerah Kota Tarakan kondisinya sangat memprihatinkan. Sebab ada sekitar 50 persen pajak yang tertunggak atau terhutang.
Di Tarakan sendiri ada 11 jenis pajak yang dikelola Pemkot Tarakan berdasarkan Undang-Undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah, antara lain pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan dan lain-lain.
“Yang tertunggak dari pajak dan retribusi. Nilai tunggakannya mencapai puluhan miliar,” kata  Mariyam, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah.
Meski tidak menyebutkan secara rinci berapa angkanya, Mariyam menuturkan besarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak dan retribusi ini tergantung dari kreativitas masing-masing daerah.
“Dimana ada celah untuk dipungut retribusi maupun pajak, disitulah kami berupaya mencarinya. Misalkan pajak bumi dan bangunan, kemudian pajak konsumen, pajak reklame yang memang sekarang sudah ditarik ke daerah, itulah yang dikejar,” ujarnya.
Diungkapkan Mariyam, yang menunggak ini rata-rata adalah mereka yang cuek dan menganggap sepele bahkan berpura-pura tidak tahu tentang pajak. Tidak hanya itu, banyak juga yang berpura-pura tidak tahu adanya undang-undang itu, ataupun karena lupa membayar sehingga menunggak sampai ratusan juta dan akhirnya meminta keringanan dan adanya potongan.
“Mau tidak mau kami bekerja sama dengan pihak ketiga, yakni Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) atau bahkan kerjasama dengan pengadilan, terutama yang skala besar. Bahkan ada dari Kejaksaan yang telah melakukan pemanggilan seperti beberapa hotel, rumah makan, yang memang menunggak dalam skala besar,” ungkapnya.
Dia menambahkan, apa yang dilakukan pemerintah bukan bermaksud untuk membebankan para pengusaha dalam berbisnis di Tarakan. Tetapi karena memang kewajiban setiap usaha harus menyetor ke daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Karena saat ini sudah menjadi badan tersendiri, dan itu sudah diatur berdasarkan undang-undang perpajakan, bahwa memang sudah kewajiban untuk membayar,” katanya.
Untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), lanjut Mariyam, tidak ada lagi yang menunggak membayar pajak penghasilan karena sudah dipotong langsung. Tetapi untuk PNS yang menjadi pelaku usaha, ada juga yang menunggak dengan alasan lupa membayar.
“Untuk yang mempunyai usaha kemungkinan ada saja yang menunggak, karena terkadang lupa dan lalai,” ujarnya.
Untuk menjawab persoalan ini, Mariyam mengatakan, pemerintah telah menyediakan mobil untuk menjemput dan dapat membayar di mobil itu.
“Ini juga sudah dilaksanakan di 20 kelurahan dan ternyata respon masyarakat cukup bagus,” jelasnya.
Ini salah satu upaya yang dilakukan karena tunggakan pajak bumi dan bangunan juga demikian banyak, baik itu yang bermasalah ataupun malas.(*/yus/ddq/kpnn/ama)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 14:56

Tak Kuorum, Rapat Paripurna Tetap Jalan

TANJUNG REDEB. Eksekutif Pemkab Berau Jumat kemarin menyerahkan draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan…

Sabtu, 18 November 2017 14:53

Pemkab Fokus Bangun Kecamatan Tertinggal

SANGATTA. Dua kecamatan yang masuk wilayah Taman Nasional Kutai (TNK), namun telah dienclave (alih fungsi…

Jumat, 17 November 2017 14:30

Jalan seperti Sawah, Warga Mengeluh

TENGGARONG. Nasib Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bisa dikatakan cukup tragis. Kendati dikenal memiliki…

Jumat, 17 November 2017 14:26

PDAM Janji Tak Perlu Subsidi

SANGATTA. Sorotan tajam DPRD Kutai Timur terhadap kenaikan tarif air yang mencapai 50 persen, dijawab…

Kamis, 16 November 2017 17:43

Best Airport Kado UPBU Untuk Pemkab Berau

TANJUNG REDEB. Untuk kesekian kalinya, Bandara Kalimarau, Berau mampu menorehkan nama dalam daftar peraih…

Kamis, 16 November 2017 17:39

Penggorok Leher Teman Dituntut 20 Tahun

SANGATTA. Dua orang terdakwa dalam kasus pembunuhan Rahmadi (17) di Bengalon, 15 Mei lalu, kembali disidangkan.…

Rabu, 15 November 2017 16:13

All Out Tata Sektor Pariwisata Berau

TANJUNG REDEB. Program pengembangan sektor pariwisata masuk dalam salah satu kebijakan Pemkab Berau…

Rabu, 15 November 2017 16:11

Ikan Kutim Banyak Dinikmati Bontang

SANGATTA. Kutim dengan garis pantai yang memanjang hingga 150 kilometer, seharusnya jadi modal untuk…

Senin, 13 November 2017 00:21

Lindungi Tenaga Kerja Lokal Melalui Perda

TANJUNG REDEB. Jumlah putra-putri daerah Kabupaten Berau yang belum terserap lapangan pekerjaan masih…

Senin, 13 November 2017 00:18

Sampai Jabatan Bupati Berakhir

SANGATTA.  Utang Pemkab Kutim hingga 2021, khususnya untuk proyek multiyears akan menelan biaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .