MANAGED BY:
SELASA
25 APRIL
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Minggu, 19 Maret 2017 01:27
Kakek “Duel” dengan Buaya

Ambil Air, Tangan Dikunyah

PROKAL.CO, SANGATTA. Pengalaman ini takkan dilupakan oleh Arman (57). Warga Desa Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutim, harus bertarung demi nyawanya melawan seekor buaya ganas, Jumat (17/3) lalu. Kakek yang hidup sebatang kara itu diterkam saat meninggalkan rumah untuk mengambil air ke sungai, pukul 18.00 Wita. Sesampainya di pinggir sungai, dia langsung melempar jeriken ke dalam air.
Jeriken baru sampai menyentuh air, buaya muara sepanjang tiga meter langsung menyambar dirinya. Arman terhempas ke dalam sungai. Beruntung, lengannya sempat menggapai batang bakau, tak jauh dari dirinya. Tangan kanannya berpegang ke batang kayu, sedangkan tangan kirinya masih digigit buaya.
“Tetapi langsung saya tarik sekuat mungkin. Akhirnya lengan saya terbebas dari gigitan buaya. Setelah bebas, saya langsung berlari ke dasar tanah yang lebih tinggi. Alhamdulillah ada pohon, jika tidak saya sudah ditarik kedalam sungai,” kata Arman.
Meskipun begitu, Arman, mengalami luka yang cukup serius. Terlihat jelas bekas cakaran dipundak dan cabikan taring buaya ganas itu di lengan kiri.
”Jadi saat saya lihat tangan saya berdarah, saya langsung meminta bantuan warga yang cukup jauh dari pondok saya. Setelah itu, saya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.
Sebelum diterkam, Arman, juga menceritakan jika dirinya kerap kali bertemu dengan buaya tersebut pada saat mencari kayu bakar di areal sungai. Hanya saja, dirinya tidak berpikir sedikitpun akan menyerang dirinya. Pasalnya, dirinya merasa tak sekalipun mengganggu buaya di sungai tersebut.
“Hampir setiap waktu bertemu. Jadi memang sering saya lihat. Apalagi pada saat sore hari,” kata Arman.
Dirinya berharap, agar kiranya pemerintah secepat mungkin membuatkan penangkaran buaya di Kutim. Sehingga buaya liar tidak mengganggu masyarakat. Karena, kejadian ini sudah terjadi untuk yang kesekian kalinya.
“Saya harap ada penangkaran saja. Karena jangan sampai, ada korban lagi,” katanya. (dy/beb)


BACA JUGA

Senin, 24 April 2017 00:25

Diikat, Dicelupkan ke Parit

SAMARINDA. Mata Mispan tak berkedip begitu Sri melintas mengendarai motor di depannya. Bukan karena…

Senin, 24 April 2017 00:24

Gagal Nyolong, Terjepit di Tandon

SAMARINDA. Aksi pencurian yang menyasar rumah kosong belakangan ini kerap terjadi di Kota Tepian. Ariansyah…

Minggu, 23 April 2017 20:19

Tikam Perut, Nekat Iris Nadi

SAMARINDA. Tiga hari beruntun peristiwa percobaan bunuh diri terjadi di Kota Tepian. Kali ini Muhammad…

Minggu, 23 April 2017 20:17

Hasil “Main” dengan Kakak Kelas

TENGGARONG. Tidak diperlukan waktu lama, polisi berhasil mengungkap pembuang orok yang Jumat (21/4)…

Sabtu, 22 April 2017 11:21

Direksi BUMN-BUMD Harus Lebih Hati-Hati

SIDOARJO. Majelis hakim akhirnya tetap menganggap Dahlan Iskan bersalah dalam perkara kasus pelepasan…

Sabtu, 22 April 2017 11:19

Penghuni Apartemen Ganggu Jamaah

SAMARINDA. Andra terbilang penjahat unik. Alasan sekadar mencari makan, pemuda 22 tahun ini harus berbuat…

Sabtu, 22 April 2017 11:18

Batal Tewas, Masuk Drum

SAMARINDA. M Fauzi sudah punya tekad kuat untuk mengakhiri hidup. Tapi tekad kuat itu tidak diikuti…

Sabtu, 22 April 2017 11:16

Hamil, Istri Diseret Motor

SAMARINDA. Cinta buta membuat IJ harus menanggung siksa batin dan fisik dari HR, suaminya. Atas nama…

Jumat, 21 April 2017 17:09

Gagal Lamaran, Gantung Diri

SAMARINDA. Tak selamanya cinta berakhir indah. Sebagian justru berujung tragis. Bahkan, tak sedikit…

Jumat, 21 April 2017 17:08

Anggota Mancing Mania Tewas

SAMARINDA. Niat mancing justru berujung petaka. Inilah yang dialami Sunandar. Pria 39 tahun ini ditemukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .