MANAGED BY:
KAMIS
27 JULI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Jumat, 17 Maret 2017 01:49
Suami Istri Ini Buang Bayi karena Terhimpit Masalah Ekonomi
BUANG BAYI: Pasutri yang membuang bayinya.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Upaya polisi menyelidiki pelaku pembuangan bayi di Jalan Slada I, Bengkuring, Selasa (14/3) lalu akhirnya membuahkan hasil. Rabu malam (15/3), pasangan suami istri berinisial SR (23) dan LM (19) dibekuk Satintelkam Polresta Samarinda di sebuah kamar kos di bilangan Jalan KH Wahid Hasyim, Samarinda Utara. Keduanya tak mampu mengelak saat anggota menyodorkan sejumlah bukti bahwa merekalah yang membuang bayi malang tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan awal, SR dan LM, kemarin (16/3) digelandang ke Mapolsekta Samarinda Utara. Entah karena malu atau ketakutan, pasangan muda ini terlihat selalu tunduk saat digiring petugas.

Kepada petugas, SR mengaku nyaris tak punya pilihan. Masalah ekonomi yang melilit kehidupan mereka, membuatnya berpikiran sempit, membuang bayi yang tak lain adalah buah cintanya. Walau demikian, alasan itu jelas tak dapat dibenarkan.  “Saya bingung, panik, tak tahu harus berbuat apa saat bayi itu lahir. Dan saya taruh bayi itu dengan harapan pasti ada yang menemukannya,” katanya.

Rupanya rencana melahirkan bayi di Samarinda sudah mereka susun sejak tiga bulan lalu. Bermodal nekat, keduanya berangkat dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) menuju Kota Tepian hanya menggunakan motor. Setibanya di Samarinda, mereka menyewa kos.

Tahap demi tahap pun berlalu sesuai rencana. Hingga akhirnya bayi berkelamin perempuan itu lahir. Kondisi ekonomi yang  tak baik, membuat SR kehilangan akal sehatnya. Dia akhirnya meninggalkan buah hatinya di depan rumah warga, sebelum ditemukan warga setempat.

Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Erick Budi Santoso menerangkan, kedua pelaku saat ini sudah diamankan dan dalam tahap pemeriksaan. Walau beralibi akibat kondisi ekonomi yang buruk, keduanya tetap menjalani proses hukum. “Mereka dikenai pasal 305 KUHP tentang pembuangan bayi, dan ancamannnya 5 tahun kurungan,” tegas Erick. (kis/aya)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juli 2017 13:25

Korupsi di Kampus, Mantan Dekan Diringkus

SAMARINDA. Mengenakan baju warna merah muda bercorak kotak-kotak dipadu celana celana jeans biru, GH…

Selasa, 25 Juli 2017 02:28

ASTAGA..!! Perampok Jarah IPA Bendang II

SAMARINDA. Sejumlah polisi bersenjata mengepung area Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bendang II di Jalan…

Selasa, 25 Juli 2017 02:27

Brakk!! Ibu-Anak Terkapar

SAMARINDA. Pengalaman mengerikan dialami Leni Marlina (38) dan kedua anaknya Nova (4) dan Indra (9).…

Selasa, 25 Juli 2017 02:26

Hari Ketiga, Jasad ABK Muncul

SAMARINDA. Tiga hari pencarian korban tenggelam oleh tim gabungan Basarnas, TNI AL, Polairud, KP3, dan…

Selasa, 25 Juli 2017 02:26

Kantor Kejaksaan Didemo

BONTANG. Terseretnya nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bontang Mochammad Budi Setyadi di dalam pusaran…

Senin, 24 Juli 2017 14:59

Kajari Dilaporkan Minta Rp 250 Juta

SAMARINDA. Kabar tak sedap sedang menghinggapi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang. Kepala Kejari, M Budi…

Senin, 24 Juli 2017 14:54

Pemkot Harus Tanggung Jawab!

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang menewaskan Anita Tri Lestari dan putranya, Dafael…

Senin, 24 Juli 2017 14:52

Bisnis Haram di Mahakam Dibongkar

SAMARINDA. Rupanya aktivitas perkapalan di Perairan Mahakam juga jadi sasaran pengedar narkoba. Hal…

Senin, 24 Juli 2017 14:47

Pesta Narkoba di Hotel Murah

SAMARINDA. Hotel-hotel berbujet murah masih menjadi tempat favorit para pemadat untuk berpesta. Minggu…

Minggu, 23 Juli 2017 14:32

Susul Ibu, Anak Pun Tewas

SAMARINDA. Getir kehidupan dirasakan Muchtar Achmad. Tidak ada lagi canda tawa istri dan putra semata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .