MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Jumat, 17 Maret 2017 01:49
Suami Istri Ini Buang Bayi karena Terhimpit Masalah Ekonomi
BUANG BAYI: Pasutri yang membuang bayinya.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Upaya polisi menyelidiki pelaku pembuangan bayi di Jalan Slada I, Bengkuring, Selasa (14/3) lalu akhirnya membuahkan hasil. Rabu malam (15/3), pasangan suami istri berinisial SR (23) dan LM (19) dibekuk Satintelkam Polresta Samarinda di sebuah kamar kos di bilangan Jalan KH Wahid Hasyim, Samarinda Utara. Keduanya tak mampu mengelak saat anggota menyodorkan sejumlah bukti bahwa merekalah yang membuang bayi malang tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan awal, SR dan LM, kemarin (16/3) digelandang ke Mapolsekta Samarinda Utara. Entah karena malu atau ketakutan, pasangan muda ini terlihat selalu tunduk saat digiring petugas.

Kepada petugas, SR mengaku nyaris tak punya pilihan. Masalah ekonomi yang melilit kehidupan mereka, membuatnya berpikiran sempit, membuang bayi yang tak lain adalah buah cintanya. Walau demikian, alasan itu jelas tak dapat dibenarkan.  “Saya bingung, panik, tak tahu harus berbuat apa saat bayi itu lahir. Dan saya taruh bayi itu dengan harapan pasti ada yang menemukannya,” katanya.

Rupanya rencana melahirkan bayi di Samarinda sudah mereka susun sejak tiga bulan lalu. Bermodal nekat, keduanya berangkat dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) menuju Kota Tepian hanya menggunakan motor. Setibanya di Samarinda, mereka menyewa kos.

Tahap demi tahap pun berlalu sesuai rencana. Hingga akhirnya bayi berkelamin perempuan itu lahir. Kondisi ekonomi yang  tak baik, membuat SR kehilangan akal sehatnya. Dia akhirnya meninggalkan buah hatinya di depan rumah warga, sebelum ditemukan warga setempat.

Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Erick Budi Santoso menerangkan, kedua pelaku saat ini sudah diamankan dan dalam tahap pemeriksaan. Walau beralibi akibat kondisi ekonomi yang buruk, keduanya tetap menjalani proses hukum. “Mereka dikenai pasal 305 KUHP tentang pembuangan bayi, dan ancamannnya 5 tahun kurungan,” tegas Erick. (kis/aya)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 14:43

"Main Tanah", Lurah Jadi Tersangka

SAMARINDA. Kasus yang menimpa Lurah Gunung Lingai, Sungai Pinang, Saripudin La Bario (sebelumnya ditulis…

Jumat, 17 November 2017 13:56

Lengan Putus, Ayah Tewas

SAMARINDA. Begitu perih dan hancur perasaan Yontri. Pemuda 23 tahun itu menyaksikan ayahnya, Yabun (67)…

Jumat, 17 November 2017 13:52

Kekurangan Komputer Bukan Alasan Pungutan

SAMARINDA. Hampir semua sekolah setingkat SMP di Kota Tepian didera kekurangan perangkat komputer jelang…

Jumat, 17 November 2017 13:47

Triniti Cangkok Daging Di Tiongkok Cina

Empat hari lalu (13/11) genap satu tahun peristiwa bom di Gereja Oikumene di Jalan Cipto Mangunkusumo,…

Kamis, 16 November 2017 16:51

Bongkar Aib Playboy, Video Hot Tersebar

SAMARINDA. Luka akibat dikhianati sahabat jauh lebih menyakitkan daripada disakiti oleh musuh. Rasa…

Kamis, 16 November 2017 16:13

Pungutan Sukarela, tapi Nominal Ditentukan

Dugaan pungutan liar (Pungli) kembali menyeruak di lingkungan sekolah negeri. Isu itu berhembus di MTs…

Kamis, 16 November 2017 16:10

Tetap Semangat Meski Saraf Terancam Lumpuh

Di usia yang masih dini, Riska Devi harus menghadapi kenyataan pahit. Bocah usia 6 tahun asal Anggana,…

Rabu, 15 November 2017 15:35

Duar!!! Pasutri Terbakar

SAMARINDA. Arbani alias Bajau (45) langsung bergidik ketika kompor yang digunakannya memasak bumbu nasi…

Rabu, 15 November 2017 15:34

ADA APA..?? Pemkot Digugat Wakil Rakyat Rp 18,7 Miliar

Chairil Usman, anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, kembali bersinggungan dengan Pemkot Samarinda.…

Senin, 13 November 2017 01:06

Karyawati Cantik Diperkosa Teman Sekantor

TANJUNG REDEB. Nafsu tak memandang jabatan dan status. Seorang oknum pekerja di salah satu perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .