MANAGED BY:
SENIN
28 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 15 Maret 2017 13:57
Pengakuan Pembunuh Sadis Tetangga; Daripada Saya Mati Duluan

PROKAL.CO, SAMARINDA. Tatapan mata Rom Lakan alias Rom (41) kosong. Sesekali Rom menundukkan kepala. Suaranya lirih menjawab beberapa pertanyaan penyidik Polsekta Samarinda Ulu. Rom diperiksa seputar aksi nekatnya menghabisi nyawa tetangganya, Zulhaidir alias Ijul (36), warga Jalan Kedondong Dalam 4, RT 5, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu.
“Saya menyesal pak. Mau bagaimana lagi. Daripada saya mati duluan. Saya terpaksa. Saya mau dibunuh duluan,” ujar Rom.
Ditemui Sapos usai menjalani pemeriksaan kemarin Rom menuturkan, sebenarnya selama ini dia mengenal Ijul sebagai pribadi yang baik.
“Kalau lagi datang baiknya, dia (Ijul, Red) menegur seperti tak ada masalah. Tapi entah tiba-tiba mengamuk dan menantang saya berkelahi. Sudah sering seperti itu,” beber Rom.
Dijelaskan Rom, malam sebelum kejadian, Minggu (12/3) malam, Ijul bersama seorang temannya datang mencarinya.
“Saya didatangi. Ditantang berkelahi. Saya keluar rumah langsung dikejar. Saya lari ke tanjakan dekat rumah dan terus dikejar. Saya sampai jatuh dari tanjakan. Saya mau dibunuh. Subuh sekitar pukul 04.00 Wita baru saya berani pulang,” jelas Rom.
Sampai akhirnya, Senin (13/3) sekitar pukul 10.00 Wita, Ijul bersama temannya mendatangi Rom yang sedang menanam sawi di kebunnya di Jalan Perjuangan, belakang Stadion Madya Sempaja (bukan di kebun dekat rumahnya seperti berita sebelumnya, Red).
Saat itu Ijul kembali menantang Rom berkelahi.
“Dia datang sama temannya. Katanya, kita bunuh saja sudah,” tutur Rom menirukan ucapan Ijul saat itu.
Enggan meladeni Ijul dan temannya, Rom akhirnya menjauh dan Ijul meninggalkannya pergi. Setelah itu pikiran Rom tak menentu lagi. Antara takut dibunuh dan memikirkan nasib anak istrinya, muncul keinginan Rom untuk bertindak.
Akhirnya Rom pulang. Saat melintas di depan rumah Ijul dan keadaan sepi, tiba-tiba Rom makin takut. Dia takut kalau-kalau Ijul sudah menunggu dan benar-benar membunuhnya.
“Saya akhirnya datangi rumahnya. Setelah pintu diketuk dan dia buka, saya serang. Saya lupa pastinya. Maksud saya mau memberikan pelajaran saja,” urai Rom.
Pria berperawakan kecil itu tak tahu jika Ijul tewas dalam keadaan bersujud di depan pagar rumah tetangganya. Soalnya setahu Rom usai dia membacok Ijul, dia melihat tetangganya itu terkapar di ruang tamu. Saat itu Rom juga mengaku melihat anak Ijul yang masih balita, berinsial Al.
Setelah itu Rom yang merasa menyesal langsung keluar rumah dan membuang parang. Ijul kemudian mengambil motor dan menuju kantor polisi untuk menyerahkan diri.
Kapolsekta Samarinda Ulu  Kompol Chandra Hermawan, didampingi Kanit Reskrim Iptu Yunus Kelo mengungkapkan, pihak kepolisian masih mendalami penyelidikan terkait kasus pembunuhan Rom terhadap Ijul.
“Kronologis dan motif pasti masih kami perdalam. Pengakuan sementara pelaku (Ijul, Red) yang sudah kami tetapkan sebagai tersangka menyebut, merasa terancam karena beberapa kali mau dibunuh. Keduanya memang beberapa kali terlibat keributan dan upaya mediasi sudah dilakukan pihak RT hingga di bawah ke kantor polisi,” urai Yunus.
Akibat ulahnya menghabisi nyawa Ijul, Rom dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman kurungan penjara di atas tujuh tahun. (rin/beb)


BACA JUGA

Minggu, 27 Mei 2018 01:09
Gegerkan Warga, Merintih Minta Tolong

AIISS SEREMNNYAAA...!! Diduga Suara Kuntilanak di Lambung

SAMARINDA. Suara rintihan perempuan meminta tolong terdengar. Suara itu bersumber dari gedung SDN 012…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:23

Sebelum Tewas Terjepit, Sempat Tulis Pesan

SAMARINDA. Entah apa yang dikejar Sutrisno (56), hingga memacu mobil Toyota Avanza KT 1982 BW miliknya…

Jumat, 25 Mei 2018 00:30

Dikhianati Sahabat, Motor Polisi Dicuri

SAMARINDA. Untuk mendapatkan motor, bagi Upik Alfiansyah bukan perkara sulit. Bermodal kunci T buatan…

Kamis, 24 Mei 2018 22:25

YA TUHAN..!! Pria Ini Tewas “Digeprek” Truk

SAMARINDA. Kecelakaan maut terjadi kembali di Jalan Poros Samarinda-Bontang, tepatnya di depan SMPN…

Kamis, 24 Mei 2018 22:22

Temindung “Pensiun” di Usia 44 Tahun

SAMARINDA. Bandara temindung Samarinda resmi ditutup kemarin. Meski demikian pemprov belum punya rencana…

Sabtu, 19 Mei 2018 01:33

Peras Guru yang Mesum dengan Siswinya, Delapan Oknum Satpol PP Diperiksa

SAMARINDA. Sukiman Saman tidak ingin menderita seorang diri di penjara. Oknum wakil kepala sekolah (wakepsek)…

Kamis, 17 Mei 2018 00:28

SAKIT HATI..!! Gagal Selingkuh, Istri Orang Ditimpas

TENGGARONG. Sakit hati kemudian dipengaruhi alkohol dari minuman keras (Miras) ditengaknya, membuat…

Rabu, 16 Mei 2018 00:38
Gegerkan Air Hitam, 2 Tahun Tak Lapor RT. Kapolda: Tak Ada Tempat Buat Teroris

Pasca Ledakan, Pria Misterius Menghilang

SAMARINDA. Siapa bilang serangkaian aksi bom bunuh diri di Surabaya tak membuat masyarakat Samarinda…

Selasa, 15 Mei 2018 20:32

“Pertaruhkan Nyawa, Kami Bukan Perampok!”

SAMARINDA. Ribuan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Samudera Samudera Sejahtera (Komura)…

Senin, 14 Mei 2018 19:56
Luka Bakar 16 Persen, Satu Lagi Menjemput Ajal

DUUUAARRRR..!! Ledakan Tabung Gas di Kasturi Tewaskan 5 Orang

SAMARINDA. Ibarat musim gugur, satu persatu pasien korban ledakan elpiji 3 kilogram terus berguguran.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .