MANAGED BY:
MINGGU
27 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 14 Maret 2017 02:01
Pria Ini Tewas Sujud Bersimbah Darah

Dibantai, Teriak Takbir dan Sahadat

DIBUNUH: Ijul tewas bersimbah darah.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Allahu Akbar…Allahu Akbar… Teriakan takbir beberapa kali dilontarkan Zulhaidir alias Ijul (36). Sebelumnya suara gaduh sempat terdengar dari dalam rumah bercat abu-abu dipadu pagar besi berwarna cokelat dan krem yang terlihat sudah mulai memudar tersebut.

Saat itu Riski (23) sedang tidur-tiduran di ruang tamu rumahnya, yang terletak persis di samping rumah Ijul di Jalan Kedondong Dalam 4, RT 5, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu. Penasaran dengan asal suara, Riski lalu iseng mengintip dari balik gorden jendela depan. Saat itu waktu menunjukkan pukul 11.00 Wita.

Saat itu Riski terkejut. Dia melihat Ijul berjalan sempoyongan dengan wajah dan tubuh mandi darah. Dia tak mengenakan baju dan hanya mengenakan celana pendek.
“Tak lama saya mendengar teriakan takbir lagi beberapa kali. Lalu diakhiri suara lafaz kalimat dua kalimat sahadat. Saya belum berani keluar saat itu,” ujar Riski.

Beberapa saat kemudian barulah Riski memberanikan diri keluar rumah dan mengintip di balik pagar besi rumahnya. “Saya lihat dia (Ijul, Red) sudah tak bergerak lagi. Banyak darah di tubuhnya,” terang Riski.

Posisi tubuh Ijul terakhir tersungkur menyerupai orang sedang sujud. Tak hanya di tubuhnya saja, darah juga terlihat berhamburan di sekitarnya. Ceceran darah terlihat hingga mengarah ke dalam rumahnya, yang terpisah dua rumah dari lokasi dia tersungkur.

Ijul rupanya baru saja dibantai tetangganya sendiri, bernama Rom Lakan alias Rom (41). Ijul dan Rom sebenarnya terhitung tetangga dekat. Soalnya jarak rumah Ijul dan kediaman Rom hanya sekitar 30 meter, dipisah tanah kosong saja. Tubuh Ijul dibacok berkali-kali menggunakan parang. Ijul meregang nyawa dan tak bisa diselamatkan. Ijul mengalami luka parah di bagian leher, pipi, kuping, tangan serta luka kecil di perut. Diduga Ijul kehabisan banyak darah.

Sedangkan Rom usai menghabisi nyawa Ijul dengan mengendarai motor Yamaha MX miliknya menyerahkan diri ke markas Polsekta Samarinda Ilir, di Jalan Bhayangkara. Saat itu kepada sejumlah polisi yang sedang berjaga, Rom mengaku baru saja membunuh tetangganya.

Polisi pun langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat polisi tiba, tubuh Ijul masih terkapar. Tak ada warga yang berani mendekat. Polisi pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Saat melakukan olah TKP kami menemukan darah berceceran mulai dalam rumah. Darah banyak di ruang tamu hingga lokasi korban (Ijul, Red) tergeletak,” ujar Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Chandra Hermawan, didampingi Kanit Reskrim Iptu Yunus Kelo ditemui Sapos di lokasi kejadian.

Ketika melakukan olah TKP dan menyisir sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan parang sepanjang 30 sentimeter yang diduga digunakan Rom membunuh Ijul. Parang ditemukan di semak-semak di seberang jalan rumah Ijul.

“Kami ada menyita barang bukti parang yang diduga dipakai pelaku membunuh korban. Pengakuan pelaku saat hendak menyerahkan diri parang sempat dibuang,” urai Chandra.
Informasi yang diperoleh Sapos, kejadian berawal saat pagi itu Ijul bersama seorang temannya mendatangi kediaman Rom, sekitar pukul 10.00 Wita. Ketika Ijul datang, Rom sedang berada di kebun yang masih berada di sekitar rumahnya. Rom menjadikan tanah yang dipinjam untuk berkebun, mulai singkong, pisang dan beberapa tanaman lain.

Pengakuan Rom, kedatangan Ijul ingin menantangnya berkelahi. Tapi saat itu Rom enggan meladeni. Setelah itu Ijul dan temannya pulang. Entah mengapa, tiba-tiba timbul niat Rom ingin membuat perhitungan dan mendatangi Ijul di rumahnya.

Begitu tiba dan bertemu, Rom langsung membabat Ijul secara membabi buta. “Begitu melihat korban terluka dan berdarah-darah, pelaku langsung pergi. Namun untuk lebih pasti, kasus ini masih kami selidiki,” kata Chandra.

“Kami akan meminta keterangan pelaku, kemudian akan dicocokkan dengan keterangan saksi,” kata Chandra lagi.

Sementara Rom setelah sempat diamankan di markas Polsekta Samarinda Ilir sempat dibawa ke markas Polresta Samarinda di Jalan Slamet Riyadi untuk diperiksa awal. Namun untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut, Rom dibawa ke markas Polsekta Samarinda Ulu di Jalan Juanda. (rin/nha)


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 00:23

Tulis Pesan, Tewas Terjepit

SAMARINDA. Entah apa yang dikejar Sutrisno (56), hingga memacu mobil Toyota Avanza KT 1982 BW miliknya…

Jumat, 25 Mei 2018 00:30

Dikhianati Sahabat, Motor Polisi Dicuri

SAMARINDA. Untuk mendapatkan motor, bagi Upik Alfiansyah bukan perkara sulit. Bermodal kunci T buatan…

Kamis, 24 Mei 2018 22:25

YA TUHAN..!! Pria Ini Tewas “Digeprek” Truk

SAMARINDA. Kecelakaan maut terjadi kembali di Jalan Poros Samarinda-Bontang, tepatnya di depan SMPN…

Kamis, 24 Mei 2018 22:22

Temindung “Pensiun” di Usia 44 Tahun

SAMARINDA. Bandara temindung Samarinda resmi ditutup kemarin. Meski demikian pemprov belum punya rencana…

Sabtu, 19 Mei 2018 01:33

Peras Guru yang Mesum dengan Siswinya, Delapan Oknum Satpol PP Diperiksa

SAMARINDA. Sukiman Saman tidak ingin menderita seorang diri di penjara. Oknum wakil kepala sekolah (wakepsek)…

Kamis, 17 Mei 2018 00:28

SAKIT HATI..!! Gagal Selingkuh, Istri Orang Ditimpas

TENGGARONG. Sakit hati kemudian dipengaruhi alkohol dari minuman keras (Miras) ditengaknya, membuat…

Rabu, 16 Mei 2018 00:38
Gegerkan Air Hitam, 2 Tahun Tak Lapor RT. Kapolda: Tak Ada Tempat Buat Teroris

Pasca Ledakan, Pria Misterius Menghilang

SAMARINDA. Siapa bilang serangkaian aksi bom bunuh diri di Surabaya tak membuat masyarakat Samarinda…

Selasa, 15 Mei 2018 20:32

“Pertaruhkan Nyawa, Kami Bukan Perampok!”

SAMARINDA. Ribuan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Samudera Samudera Sejahtera (Komura)…

Senin, 14 Mei 2018 19:56
Luka Bakar 16 Persen, Satu Lagi Menjemput Ajal

DUUUAARRRR..!! Ledakan Tabung Gas di Kasturi Tewaskan 5 Orang

SAMARINDA. Ibarat musim gugur, satu persatu pasien korban ledakan elpiji 3 kilogram terus berguguran.…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:27

Rampas HP, Dua Sekawan Saling Tuding

SAMARINDA. Dua sekawan, Haris (23) dan Rexy Bagus alias Eci (22), keduanya warga Kelurahan Jawa, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .