MANAGED BY:
SENIN
20 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Jumat, 17 Februari 2017 17:07
Bangun PLTU, Pemerintah Tak Keluar Uang

Hanya Modal Bantu Urus Perizinan

TAMBAHAN PAD. Bupati Berau Muharram saat meninjau salah satu PLTU di Bali beberapa waktu lalu. PLTU juga rencananya akan didirikan di Berau. (IST)

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau masih melakukan penjajakan sebelum memulai langkah menyetujui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2x50 megawatt di Berau. Penjajakan dimulai dari perusahaan tambang batu bara, PLN, dan PT Indo Pusaka Berau (IPB) serta sejumlah investor. Pemkab hanya perlu membantu dalam hal perizinan, tanpa harus keluar uang untuk rencana tersebut.
Bupati Berau Muharram menjelaskan, sampai saat ini dari pihak investor tidak ada masalah. “Kendalanya ada di perizinan. Apakah nanti dari PLN, inikan ada unsur bisnis. Kalau dinilai PLN ada unsur bisnis otomatis dia (PLN, Red) punya kepentingan,” ungkap Muharram, Kamis (16/2) kemarin.
Selain itu, perlu penjajakan dengan perusahaan tambang batu bara. Seperti PT Berau Coal yang bisa menjadi penyuplai bahan bakar batu bara. Harus ada kesepakatan dengan perusahaan  ini atau perusahaan tambang lainnya untuk menjamin ketersediaan batu bara. Bahkan  batu bara yang disuplai dibeli murni oleh investor.
Termasuk pendekatan dengan PT IPB selaku pengelola PLTU Lati saat ini. Dijelaskan Muharram, rencana pembangunan pembangkit sebagai sebuah investasi besar sehingga harus jelas ketersediaan dan suplai daya.
Jika terealisasi, daya yang dihasilkan akan dijual ke IPB kemudian IPB menjual kembali ke PLN.  Menurutnya rencana ini sangat menguntungkan, mengingat Pemkab Berau tidak akan keluar biaya untuk pembangunan ini. Pemkab hanya perlu membantu perizinan. Selain itu, pemkab juga disebutkan Muharram akan berjuang untuk memiliki saham agar ada peluang sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sana.
“Nanti kami berjuang agar ada PAD. Kami diberi saham berapa di sana, jadi semacam konsorsium,” lanjutnya.
Untuk mengawali rencana tersebut, Muharram menyebutkan sudah ada peninjauan lahan yang rencanaya akan digunakan membangun PLTU.
Lahan murni dibeli oleh investor milik masyarakat yang berada di sekitar mulut tambang. Selain itu lokasi juga dipilih berada di wilayah tepi sungai.
“Jika semua ini clear, baru kita mulai melangkah lebih jauh. Artinya semua harus jelas, PLN bersedia membeli daya dan semua pihak lainnya tidak ada masalah,” tandasnya. (as/rin)


BACA JUGA

Minggu, 19 Februari 2017 02:08

Polisi Geledah Sekolah di Bontang, Memangnya Ada Apa Ya...?

BONTANG. Tingginya peredaran narkoba di Kota Bontang menjadi atensi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)…

Sabtu, 18 Februari 2017 13:16

Curi Lampu Jalan, Divonis 2 Tahun

SANGATTA.   Ezhar Ramadhan alias Reza dan Muhammad Jain alias Jen, dua pencuri puluhan solar…

Sabtu, 18 Februari 2017 13:13

Dianak Tirikan, Tak Patah Semangat

TANJUNG REDEB. Meskipun Kabupaten Berau kerap “dikucilkan” dari agenda pariwisata nasional…

Jumat, 17 Februari 2017 17:05

BB Naik, Kas Negara Bertambah

SANGATTA.  Kejaksaan Negeri Sangatta melakukan pemusnahan barang bukti (BB) perkara pidana yang…

Kamis, 16 Februari 2017 18:49

Perlu Pembatasan Kendaraan di Maratua

TANJUNG REDEB. Direncanakan sebagai salah satu destinasi wisata, Pulau Maratua dinilai sudah perlu dibatasi…

Kamis, 16 Februari 2017 18:47

Orang Bontang Boros

BONTANG. Jumlah rata–rata pengeluaran per kapita penduduk Bontang rupanya cukup tinggi. Bahkan…

Kamis, 16 Februari 2017 18:45

Disdukcapil Klaim Capai 97 Persen

SAMARINDA. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda mengklaim, tugasnya merekam…

Rabu, 15 Februari 2017 16:52

Dibangun dari Kayu Bekas, Wabup Pun Iba

Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah mengaku kagum dengan keberadan Pondok Pesantren (Ponpes) Rahmatullah…

Rabu, 15 Februari 2017 16:50

Bahaya, Air Sungai Sangatta Tercemar

SANGATTA. Selain faktor aktivitas pertambangan dan perkebunan yang berada di hulu Sungai Sangatta yang…

Rabu, 15 Februari 2017 16:48

Perlu Rp 153 Miliar

TANA PASER. Pasir Belengkong menjadi daerah ketujuh yang dikunjungi rombongan Pemkab Paser dalam agenda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .