MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Jumat, 17 Februari 2017 17:01
Temui Jalan Buntu

Warga Minta Ketegasan Pemerintah Soal Tambang Seberang

PROKAL.CO, SAMARINDA. Polemik tambang batu bara di Jalan Samratulangi, RT 5, Kelurahan Gunung Panjang, Samarinda Seberang, tampaknya menemui jalan buntu. Bahkan, kini tambang yang disinyalir ilegal tersebut, kini mulai beroperasi lagi.
“Kami sudah melapor ke Polresta Samarinda, tapi tidak ada tanggapan. Inilah, kami sebagai warga punya kekuatan apa, kalau bukan bernaung dalam hukum. Jadi, kami hanya berharap mediasi selanjutnya saja,” kata Maryono (48), salah satu warga.
Sementara itu, Firman, salah satu warga sekitar menyebutkan, setelah ada pertemuan di kantor kelurahan beberapa waktu lalu, warga baru tahu, izin yang ditunjukkan pihak kontraktor, bukanlah izin pemetaan lahan membuat perumahan, melainkan izin  penambangan.
“Izin penambangannya secara legalitas tidak ada masalah. Namun yang menjadi permasalahan, mereka menggunakan IUP (Izin Usaha Penambangan), tetapi mereka sendiri yang melanggar ketentuan yang ada di dalamnya," tutur Firman.
Dia menyebutkan, pihak kontraktor tersebut sudah melanggar Undang-Undang no 4 tahun 2009, tentang jarak yang ada dalam IUP, yang harusnya memiliki jarak 500 meter dari permukiman warga.
“Tapi ini kita bisa lihat, jarak pertambangan mereka hanya 17 meter dari permukiman warga,” tuturnya.
Meski begitu, pria yang juga salah satu dosen di salah satu perguruan tinggi di Samarinda ini menyebutkan, warga tidak memiliki hak untuk menutup suatu usaha maupun kegiatan.
Namun, di sini, para kontraktor telah melanggar ketentuan jarak dan juga dalam Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup).
“Dalam Amdal paling tidak warga harus tahu ada kegiatan di lingkungan mereka. Tapi nyatanya mereka (kontraktor, Red) melakukan aktivitas tanpa ada sosialisasi dari warga setempat,” tambah Firman.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Firman menuturkan antara instansi terkait, pengusaha, dan warga harus duduk bersama untuk membicarakan persolan tersebut. “Selama ini pengusaha dan warga saling berbenturan. Jadi kalau pihak terkait tidak bisa menyelesaikan, pemerintah yang harus tegas. Karena cukup melihat Undang-Undang No 32 Tahun 2009, kalau suatu usaha menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat, pemerintah berhak menutup. Jadi, di sini, keputusan pemerintah sangat diperlukan,” tutup Firman. (rm-1/ama)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 15:39

Instruksi Pemkot Diabaikan

SAMARINDA. Dibukanya Jembatan Mahkota II disambut antusias oleh warga yang telah menunggunya bertahun-tahun.…

Rabu, 21 Juni 2017 16:36

Gunung Tangga Rawan Kecelakaan

SAMARINDA. Kawasan Gunung Tangga, Kelurahan Tanah Merah, merupakan satu-satunya akses utama menuju Bontang…

Rabu, 21 Juni 2017 16:34

LIHAT NIH...!! Tikungan Miramar Kian Maut

SAMARINDA. Bukan hanya lumpur, batu sebesar kepalan tangan orang dewasa membuat tikungan Miramar di…

Selasa, 20 Juni 2017 01:21

Camat Kembalikan Proyek ke PUPR

SAMARINDA. Longsor dari lereng bukit di belakang kantor baru Camat Palaran, Jalan Ampera II masih terjadi…

Selasa, 20 Juni 2017 01:20

Pembangunan Drainase Minta Dikebut

SAMARINDA. Warga Jalan KH Harun Nafsi, Kelurahan Rapak Dalam khususnya yang kerap menjadi korban genangan…

Selasa, 20 Juni 2017 01:18

Lumpur Rapak Dalam Dibiarkan

SAMARINDA. Persoalan endapan lumpur dari kuburan muslimin di Jalan KH Harun Nafsi, RT 16, Kelurahan…

Senin, 19 Juni 2017 00:51

Hujan, Gerilya Banjir Duluan

SAMARINDA. Tak perlu menunggu hujan deras, kawasan Jalan Gerilya di Kelurahan Sungai Pinang Dalam (SPD)…

Senin, 19 Juni 2017 00:48

Balap Liar Bikin Gemas

SAMARINDA. Bukannya beristirahat di rumah, puluhan anak-anak usia 8 hingga 16 tahun justru berkeliaran…

Jumat, 16 Juni 2017 17:24

Awas! Daging Ayam Busuk Beredar

SAMARINDA. Permintaan sejumlah kebutuhan pokok meningkat di bulan Ramadan. Hal ini berimbas dengan naiknya…

Kamis, 15 Juni 2017 19:37

Aksi Tambal Jalan Dilanjutkan

SAMARINDA. Warga Kelurahan Sambutan terus melakukan penambalan jalan yang berlubang. Saat ini hampir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .