MANAGED BY:
JUMAT
24 MARET
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Jumat, 17 Februari 2017 17:01
Temui Jalan Buntu

Warga Minta Ketegasan Pemerintah Soal Tambang Seberang

PROKAL.CO, SAMARINDA. Polemik tambang batu bara di Jalan Samratulangi, RT 5, Kelurahan Gunung Panjang, Samarinda Seberang, tampaknya menemui jalan buntu. Bahkan, kini tambang yang disinyalir ilegal tersebut, kini mulai beroperasi lagi.
“Kami sudah melapor ke Polresta Samarinda, tapi tidak ada tanggapan. Inilah, kami sebagai warga punya kekuatan apa, kalau bukan bernaung dalam hukum. Jadi, kami hanya berharap mediasi selanjutnya saja,” kata Maryono (48), salah satu warga.
Sementara itu, Firman, salah satu warga sekitar menyebutkan, setelah ada pertemuan di kantor kelurahan beberapa waktu lalu, warga baru tahu, izin yang ditunjukkan pihak kontraktor, bukanlah izin pemetaan lahan membuat perumahan, melainkan izin  penambangan.
“Izin penambangannya secara legalitas tidak ada masalah. Namun yang menjadi permasalahan, mereka menggunakan IUP (Izin Usaha Penambangan), tetapi mereka sendiri yang melanggar ketentuan yang ada di dalamnya," tutur Firman.
Dia menyebutkan, pihak kontraktor tersebut sudah melanggar Undang-Undang no 4 tahun 2009, tentang jarak yang ada dalam IUP, yang harusnya memiliki jarak 500 meter dari permukiman warga.
“Tapi ini kita bisa lihat, jarak pertambangan mereka hanya 17 meter dari permukiman warga,” tuturnya.
Meski begitu, pria yang juga salah satu dosen di salah satu perguruan tinggi di Samarinda ini menyebutkan, warga tidak memiliki hak untuk menutup suatu usaha maupun kegiatan.
Namun, di sini, para kontraktor telah melanggar ketentuan jarak dan juga dalam Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup).
“Dalam Amdal paling tidak warga harus tahu ada kegiatan di lingkungan mereka. Tapi nyatanya mereka (kontraktor, Red) melakukan aktivitas tanpa ada sosialisasi dari warga setempat,” tambah Firman.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Firman menuturkan antara instansi terkait, pengusaha, dan warga harus duduk bersama untuk membicarakan persolan tersebut. “Selama ini pengusaha dan warga saling berbenturan. Jadi kalau pihak terkait tidak bisa menyelesaikan, pemerintah yang harus tegas. Karena cukup melihat Undang-Undang No 32 Tahun 2009, kalau suatu usaha menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat, pemerintah berhak menutup. Jadi, di sini, keputusan pemerintah sangat diperlukan,” tutup Firman. (rm-1/ama)


BACA JUGA

Kamis, 23 Maret 2017 21:05

PKL Pramuka Segera Ditertibkan

SAMARINDA. Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Pramuka yang berbatasan dengan Kecamatan…

Kamis, 23 Maret 2017 21:03

Rumah Botol Diprotes Warga

SAMARINDA. Niatan mulia tidak selalu disambut baik. Begitulah yang dirasakan Denis, penggagas rumah…

Rabu, 22 Maret 2017 01:40

Proyek Jembatan Kembar Bikin Macet

SAMARINDA. Pembangunan Jembatan Kembar kini memasuki tahap penanaman tiang penyanggah. Kendati prosesnya…

Rabu, 22 Maret 2017 01:39

Wali Kota Belum Bersikap

SAMARINDA. Tuntutan puluhan Ketua RT dan tokoh masyarakat Simpang Tiga mengenai penggantian lurah, hingga…

Rabu, 22 Maret 2017 01:38

Bersiap Hadapi Ujian Praktik

MASIH ingat Rumah Cantik atau Rumah mekanik yang berada di Perumahan  Bumi Prestasi, Jalan Catur…

Senin, 20 Maret 2017 01:51

DICARI..!! Namanya Riduan, Doyan Menunggang Motor dan Gangguan Jiwa

SAMARINDA. Dengan wajah kalut, Rajib (28) dan Sri (31) mendatangi Polsekta Samarinda Seberang. Keduanya…

Senin, 20 Maret 2017 01:50

Sambut Nyepi, Gelar Kerja Bakti

SAMARINDA. Satu minggu menjelang Hari Raya Nyepi, jajaran Polri dan TNI Samarinda bersama puluhan umat…

Senin, 20 Maret 2017 01:50

Gagal Paham Sosialisasi Anti Narkoba

SAMARINDA. Kasus narkoba di Samarinda seolah tidak ada habisnya. Di kalangan dewasa, pengguna barang…

Senin, 20 Maret 2017 01:48

Tanpa Bantuan Pemerintah

SAMARINDA. Satu persatu pembangunan di Kelurahan Makroman terselesaikan, meski tanpa campur tangan pemerintah…

Senin, 20 Maret 2017 01:47

Jangan Tunggu Instruksi

SAMARINDA. Untuk membuat lingkungannya bersih, warga Sambutan, kembali menggelar kerja bakti. …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .