MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Jumat, 17 Februari 2017 16:56
Sayang Istri, Rela Ditangkap Polisi

Pengedar Pilih Serahkan Diri

SAYANG KELUARGA. Khawatir anak dan istrinya ikut ditangkap polisi karena ulahnya berjualan dobel L, Hasmian memilih menyerahkan diri. (kis/Sapos)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Merasa bersalah terhadap istri dan ketiga anaknya, Hasmian, seorang pengedar narkoba jenis dobel L memilih menyerahkan diri kepada polisi. Hasmian menghampiri anggota Reskoba yang datang ke rumahnya di Jalan Otto Iskandardinata, Samarinda Ilir, Rabu (15/2) sekitar pukul 18.00 Wita.
Saat ditangkap Hasmian tak melakukan perlawan. Walaupun sebenarnya saat polisi mencari Hasmian di rumahnya, dia sedang keluar. Namun setelah pulang dan tahu dicari polisi, Hasmian malah mendatangi polisi.
“Saat polisi datang saya tidak berada di rumah dan tetangga saya yang memberitahu bahwa ada polisi yang datang ke rumah mencari saya,” ucap Hasmian, Kamis (16/2) kemarin
Saat mendengar laporan tetangganya, hati Hasmian bergetar dan kasihan melihat nasib istri dan ketiga buah hatinya di rumah. Tanpa ragu Hasmian pun beranjak pulang ke rumah dan lantas menyerahkan diri kepada polisi.
Saat di rumah, tanpa berlama-lama Hasmian lantas menunjukkan dan menyerahkan 310 pil yang dikemas dalam 31 bungkus dobel L kecil siap edar. Selama ini Hasmian menjual narkoba sebagai mata pencariannya setelah lama menganggur dari pekerjaan dahulu sebagai juru parkir (jukir).
Kepada polisi Hasmian mengaku takut kalau istrinya yang akan ditangkap polisi.
"Saya takut istri saya yang ditangkap, karena memang istri saya tahu kalau saya menjual dobel L. Jadi saya pulang. Dan sampai di rumah, saya juga yang serahkan pil ini," tuturnya pasrah.
Hasmian mengaku terpaksa terjun ke bisnis terlarang itu, karena lahan parkirnya yang berada di sekitar pelabuhan Samarinda, sudah tidak dapat digunakannya lagi. Dalam tiga bulan terakhir ini, dirinya kembali menjual pil tersebut.
"Saya dapat pil di Jalan Biawan. Saya jual per bungkus ini Rp 20 ribu, dengan isi 10 pil. Uang hasil penjualan untuk kebutuhan sehari-hari," ucap Hasmian.
Kaur Bin Ops Satreskoba Polresta Samarinda Ipda Edi Santoso menjelaskan, penangkapan Hasmian merupakan informasi yang diberikan warga terkait adanya aktivitas yang mencurigakan yang dilakukan Hasmian.
”Setelah beberapa hari dilakukan penyelidikan dan memastikan bahwa benar informasi tersebut, barulah kita lakukan penggeledahan. Dan kasus ini akan terus kita kembangkan hingga ke bandar yang menyediakan pil koplo tersebut,” kata Edi. (kis/beb/rin)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 18:34

Pengeroyok Maling Sampai Tewas Dituntut Berat

SAMARINDA. Lima orang satpam dan petugas parkir di lingkungan Rumah Sakit (RS) Samarinda Medika Citra…

Kamis, 21 September 2017 18:27

Beralasan Dipengaruhi Setan, Nekat Mencuri

SAMARINDA. Mengaku pikirannya dikuasai Setan, Suhan mencuri HP yang ada di dalam loker karyawan di sebuah…

Rabu, 20 September 2017 16:39

Tiga Sekawan Dipenjara 16 Bulan

SAMARINDA. Tiga sekawan, masing-masing bernama Agus Supiansyah (29), warga Lok Bahu, Robi (25), warga…

Rabu, 20 September 2017 16:34

Gagal Jualan, Mendekam Lama di Bui

SAMARINDA. Dua anggota jaringan penjual narkoba, Rahman Petel alias Petel (21) dan Muchtar Sura Pamungkas…

Selasa, 19 September 2017 01:58

Mau Ditahan, Terdakwa Masuk RS

SAMARINDA. Berawal dari hal sepele, akhirnya malah berakhir di persidangan. Gara-gara mobilnya diserempet,…

Selasa, 19 September 2017 01:57

Di Kebun Sawit, Motor Curian Laris Manis

SAMARINDA. Perjalanan 7 jam memburu 24 unit motor curian yang dipasarkan komplotan curanmor ke kebun…

Selasa, 19 September 2017 01:57

Penjualan 500 Gram Sabu Dikendalikan di Lapas

SAMARINDA. Divonis 7 tahun penjara karena memiliki narkoba tak membuat Muhajar alias Odon jera untuk…

Senin, 18 September 2017 00:52

Strada Terjun Bebas

SAMARINDA. Ekspresi takut tak bisa disembunyikan dari raut wajah Andi. Satpam perusahaan batu bara di…

Senin, 18 September 2017 00:51

Belum Dimaafkan, Proses Hukum Berlanjut

SAMARINDA. Kasus penganiayaan yang dilakukan Rifa'i terhadap kakak iparnya, Santi sepertinya belum ada…

Minggu, 17 September 2017 21:36

Digebuki Dulu, Pencuri di Warung Sate Dipulangkan

SAMARINDA. Andik (31) adalah contoh penjahat yang beruntung. Warga Jalan Kehewanan, Samarinda Ilir ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .