MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 16 Februari 2017 18:36
Dinding Oprit Terancam Jebol

Kondisi Flyover Kian Mengkhawatirkan

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kondisi Flyover Air Hitam kian mengkhawatirkan. Jembatan layang yang resmi dibuka sejak Juli tahun lalu itu, kini mengalami beberapa kerusakan di bagian sisinya. Salah satunya oprit kiri dan kanan segmen Jalan AW Syahranie.
Dari pantauan Sapos, kondisi retakannya semakin parah. Retakkan kiri oprit hampir mencapai satu meter. Sementara di kanannya, retakan dinding oprit nyaris jatuh. Hasil pantauan, ada tambalan semen pada titik retakan.
Menanggapi hal itu, Pj Sekretaris Kota (Sekkot) Hermanto menyebut flyover ini masih dalam masa perawatan PT Wijaya Karya (Wika) selama setahun kedepan. Jika ada kerusakan, maka masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor.
Meski demikian, menurut Hermanto, pemkot tetap melakukan pengawasan intens untuk memastikan agar flyover tersebut tetap aman digunakan.  “Dalam waktu dekat kami akan cek, biar jadi bahan laporan ke kontraktor,” ujarnya, Senin (13/2).
Dugaan terjadinya retakan tersebut lantaran dasar oprit tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas di atasnya. Sehingga ada pergeseran tanah yang berujung pada retaknya dinding. Hal itu dibenarkan Pengamat Jasa Konstruksi Politeknik, Joko Suryono.
Dikatakannya, saat beban kendaraan bergerak naik turun, posisi tanahnya ikut bergerak. Alhasil tekanan tanah akan menyebar ke kiri dan kanan. Jika penahannya tidak kuat, maka kondisi retakan akan semakin parah.
“Itu karena dindingnya tidak bisa menahan beban. Akan lebih parah lagi tingkat kerusakannya, jika beban berat terus melintas di atasnya,” ujar dosen teknik sipil di Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) itu.
Menurutnya, saat beban bergerak, timbunan tanah di bagian dasar tanjakkan itu bergerak menyebar dan menghantam ke semua arah. Akibatnya, dinding penahan terdorong getaran hingga retak. Artinya, perlu ada tembok pengaman (Safety) untuk memperkuat dinding oprit. Jika tidak, maka berpotensi akan jebol. Sebab dorongan beban terus bergerak ke semua arah. “Perlu ada lapisan penguat (Safety),” tuturnya.
Baginya, ada beberapa hal yang kurang perlu diperhatikan pihak kontraktor. Diantaranya, kelalaian proses analisis data tanah yang tidak merata. Itu karena dulunya area tersebut merupakan rawa. Kemudian kurang adanya koordinasi antara bagian pengawasan, perencanaan hingga pelaksana mega proyek itu saat awal-awal dibangun.  “Sehingga terjadi hal-hal semacam itu,” tutupnya. (zak/aya)



BACA JUGA

Minggu, 22 Oktober 2017 21:53

BWS Komitmen Bantu Pemkot

SAMARINDA. Pengendalian banjir jadi program utama Pemkot Samarinda, rencana tersebut diyakini bisa tuntas…

Minggu, 22 Oktober 2017 21:52

Meluber ke Tengah Jalan, Warga Ngeluh

SAMARINDA. Meski dirasa mengganggu kenyamanan warga setempat, hingga kini masih banyak oknum masyarakat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:22

Ditambang, Lahan Pertanian Menyusut

SAMARINDA. Luasan lahan irigasi sawah di Kaltim terus menyusut setiap tahunnya. Diduga penyusutan lahan…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:19

Omzet Terjun Bebas, Lelah Tak Terbayar

Krisis ekonomi berdampak pada menurunya daya beli masyarakat. Bahkan kini imbasnya sangat dirasakan…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:45

Tunjangan Tembus Rp 14 Miliar..!! Dewan Belum Puas

SAMARINDA. Kenaikan tunjangan dewan sebesar Rp 28 miliar berat terealisasi. Meski pun hal itu diakui…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:37

Akhir Bulan Ini Mahkota II Dibuka 24 Jam

Para pengendara, khususnya yang sering melintasi Jembatan Mahkota II akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya,…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:06

Diratakan Demi Adipura

SAMARINDA. Seperti tak kenal ampun, puluhan lapak pedagang buah di sepanjang Jalan Cipto Mangunkusumo,…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:04

Gubernur Yakin, Ketua Dewan Ragu

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan jembatan kembar bisa selesai sesuai target…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:02

Pastikan Terima Sertifikat Lulus

SAMARINDA. Sempat ditutup dadakan pada Senin (16/9) lalu karena pemasangan kabel sensor, kemarin Jembatan…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:58

Kinerja Perusda Melempem

SAMARINDA. 2018 masih menjadi tahun kelam bagi daerah. Pasalnya, selain prediksi APBD yang menurun,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .