MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 16 Februari 2017 18:36
Dinding Oprit Terancam Jebol

Kondisi Flyover Kian Mengkhawatirkan

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kondisi Flyover Air Hitam kian mengkhawatirkan. Jembatan layang yang resmi dibuka sejak Juli tahun lalu itu, kini mengalami beberapa kerusakan di bagian sisinya. Salah satunya oprit kiri dan kanan segmen Jalan AW Syahranie.
Dari pantauan Sapos, kondisi retakannya semakin parah. Retakkan kiri oprit hampir mencapai satu meter. Sementara di kanannya, retakan dinding oprit nyaris jatuh. Hasil pantauan, ada tambalan semen pada titik retakan.
Menanggapi hal itu, Pj Sekretaris Kota (Sekkot) Hermanto menyebut flyover ini masih dalam masa perawatan PT Wijaya Karya (Wika) selama setahun kedepan. Jika ada kerusakan, maka masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor.
Meski demikian, menurut Hermanto, pemkot tetap melakukan pengawasan intens untuk memastikan agar flyover tersebut tetap aman digunakan.  “Dalam waktu dekat kami akan cek, biar jadi bahan laporan ke kontraktor,” ujarnya, Senin (13/2).
Dugaan terjadinya retakan tersebut lantaran dasar oprit tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas di atasnya. Sehingga ada pergeseran tanah yang berujung pada retaknya dinding. Hal itu dibenarkan Pengamat Jasa Konstruksi Politeknik, Joko Suryono.
Dikatakannya, saat beban kendaraan bergerak naik turun, posisi tanahnya ikut bergerak. Alhasil tekanan tanah akan menyebar ke kiri dan kanan. Jika penahannya tidak kuat, maka kondisi retakan akan semakin parah.
“Itu karena dindingnya tidak bisa menahan beban. Akan lebih parah lagi tingkat kerusakannya, jika beban berat terus melintas di atasnya,” ujar dosen teknik sipil di Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) itu.
Menurutnya, saat beban bergerak, timbunan tanah di bagian dasar tanjakkan itu bergerak menyebar dan menghantam ke semua arah. Akibatnya, dinding penahan terdorong getaran hingga retak. Artinya, perlu ada tembok pengaman (Safety) untuk memperkuat dinding oprit. Jika tidak, maka berpotensi akan jebol. Sebab dorongan beban terus bergerak ke semua arah. “Perlu ada lapisan penguat (Safety),” tuturnya.
Baginya, ada beberapa hal yang kurang perlu diperhatikan pihak kontraktor. Diantaranya, kelalaian proses analisis data tanah yang tidak merata. Itu karena dulunya area tersebut merupakan rawa. Kemudian kurang adanya koordinasi antara bagian pengawasan, perencanaan hingga pelaksana mega proyek itu saat awal-awal dibangun.  “Sehingga terjadi hal-hal semacam itu,” tutupnya. (zak/aya)


loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:44

Sekolah Bantah Tolak Imunisasi

SAMARINDA. Gerakan imunisasi cegah difteri yang dicanangkan pemerintah tak selalu berjalan mulus. Dinas…

Jumat, 19 Januari 2018 18:38

Walikota Pantau Pasien Difteri

SAMARINDA. Status Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap mewabahnya penyakit difteri di Ibu Kota Kaltim…

Jumat, 19 Januari 2018 10:38

RT Diwajibkan Kenali Warga

SAMARINDA. Antisipasi acaman gangguan keamanan sekaligus untuk memastikan suasana kamtibmas di Samarinda…

Jumat, 19 Januari 2018 10:26

Jadi “Tumbal” Jembatan Kembar

SAMARINDA. Belum tuntasnya pembangunan akses pendekat Jembatan Kembar sisi Samarinda Seberang di Jalan…

Jumat, 19 Januari 2018 09:45

Pemprov Pacu Penyelesaian Sejumlah Bendungan

SAMARINDA. Kalimantan Timur menjadi salah satu provinsi yang ditunjuk sebagai daerah pengembangan pangan…

Kamis, 18 Januari 2018 15:46

Jangan Hanya Kejar Peresmian

SAMARINDA. Pembangunan Jembatan Mahakam IV (Jembatan Kembar) seharusnya bisa selesai Oktober. Bahkan…

Kamis, 18 Januari 2018 15:42

DEMI ANAK !!! Awang Faroek Turun Gunung

SAMARINDA. Orangtua mana yang tak ingin melihat anaknya berhasil. Demikian pula dengan Gubernur Kaltim…

Kamis, 18 Januari 2018 15:34

216 Ribu Warga Belum Punya KTP

SAMARINDA. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda, warga Kota…

Rabu, 17 Januari 2018 16:08

201 Pegawai Pemkot Terima Penghargaan

SAMARINDA. Pemkot Samarinda kembali menganugerahkan penghargaan Satyalencana Karya Satya kepada para…

Rabu, 17 Januari 2018 16:04

Targetkan Selesai Oktober

SAMARINDA. Tiga kontraktor yakni PT Waskita, PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Jaya Konstruksi yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .