MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 16 Februari 2017 18:36
Dinding Oprit Terancam Jebol

Kondisi Flyover Kian Mengkhawatirkan

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kondisi Flyover Air Hitam kian mengkhawatirkan. Jembatan layang yang resmi dibuka sejak Juli tahun lalu itu, kini mengalami beberapa kerusakan di bagian sisinya. Salah satunya oprit kiri dan kanan segmen Jalan AW Syahranie.
Dari pantauan Sapos, kondisi retakannya semakin parah. Retakkan kiri oprit hampir mencapai satu meter. Sementara di kanannya, retakan dinding oprit nyaris jatuh. Hasil pantauan, ada tambalan semen pada titik retakan.
Menanggapi hal itu, Pj Sekretaris Kota (Sekkot) Hermanto menyebut flyover ini masih dalam masa perawatan PT Wijaya Karya (Wika) selama setahun kedepan. Jika ada kerusakan, maka masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor.
Meski demikian, menurut Hermanto, pemkot tetap melakukan pengawasan intens untuk memastikan agar flyover tersebut tetap aman digunakan.  “Dalam waktu dekat kami akan cek, biar jadi bahan laporan ke kontraktor,” ujarnya, Senin (13/2).
Dugaan terjadinya retakan tersebut lantaran dasar oprit tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas di atasnya. Sehingga ada pergeseran tanah yang berujung pada retaknya dinding. Hal itu dibenarkan Pengamat Jasa Konstruksi Politeknik, Joko Suryono.
Dikatakannya, saat beban kendaraan bergerak naik turun, posisi tanahnya ikut bergerak. Alhasil tekanan tanah akan menyebar ke kiri dan kanan. Jika penahannya tidak kuat, maka kondisi retakan akan semakin parah.
“Itu karena dindingnya tidak bisa menahan beban. Akan lebih parah lagi tingkat kerusakannya, jika beban berat terus melintas di atasnya,” ujar dosen teknik sipil di Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) itu.
Menurutnya, saat beban bergerak, timbunan tanah di bagian dasar tanjakkan itu bergerak menyebar dan menghantam ke semua arah. Akibatnya, dinding penahan terdorong getaran hingga retak. Artinya, perlu ada tembok pengaman (Safety) untuk memperkuat dinding oprit. Jika tidak, maka berpotensi akan jebol. Sebab dorongan beban terus bergerak ke semua arah. “Perlu ada lapisan penguat (Safety),” tuturnya.
Baginya, ada beberapa hal yang kurang perlu diperhatikan pihak kontraktor. Diantaranya, kelalaian proses analisis data tanah yang tidak merata. Itu karena dulunya area tersebut merupakan rawa. Kemudian kurang adanya koordinasi antara bagian pengawasan, perencanaan hingga pelaksana mega proyek itu saat awal-awal dibangun.  “Sehingga terjadi hal-hal semacam itu,” tutupnya. (zak/aya)



BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 17:36

Doa Bersama untuk NKRI

SAMARINDA. Untuk mencapai tujuan, ikhtiar saja tidak cukup. Berdoa juga merupakan langkah penting untuk…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:34

Rp 40 M untuk Tiga Pekerjaan

SAMARINDA. Bandara Samarinda Baru (BSB) dipastikan mendapat kucuran Rp 40 miliar. Kepala Dinas Perhubungan…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:00

Daging Impor Kalahkan Sapi Lokal

SAMARINDA. Penjualan sapi di Kota Tepian diklaim menurun. Dinas Pertanian Samarinda menyebut konsumsi…

Kamis, 17 Agustus 2017 20:57

Tarif Sewa Berkisar Rp 700 Ribu

SAMARINDA. Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Harapan Baru dibangun Kementerian Pekerjaan…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:49

Rusman: Pemprov Banyak “Kesah”

SAMARINDA. Forum solidaritas atlet dan pelatih mengancam menduduki gedung DPRD Kaltim jika belum ada…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:47

Defisit, Sisa Bonus Menggantung

Pelaksanaan PON 2016 di Jawa Barat sudah lama berakhir. Tapi perjuangan kontingen Kaltim tidak benar-benar…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:46

ADUHAI..!! Korban Banjir Diintai Ular Kobra

“Enggak ada yang mau banjir. Wali kota sudah datang waktu banjir bulan April kemarin. Tapi tidak…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:49

ALHAMDULILLAH...!! Bandara Samarinda Baru Kembali “Diguyur” Rp 40 M

SAMARINDA. Bandara Samarinda Baru (BSB) dipastikan mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 40 miliar. Anggaran…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:49

Berjibaku dengan Lumpur Demi Sang Merah Putih

Rasa sakit dan gatal akibat penyakit kutu air di kaki harus ditahan para siswa yang tergabung dalam…

Senin, 14 Agustus 2017 12:02

Satu Bangunan Halangi Proyek

SAMARINDA. Bantuan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim untuk pengendalian banjir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .