MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 16 Februari 2017 18:36
Dinding Oprit Terancam Jebol

Kondisi Flyover Kian Mengkhawatirkan

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kondisi Flyover Air Hitam kian mengkhawatirkan. Jembatan layang yang resmi dibuka sejak Juli tahun lalu itu, kini mengalami beberapa kerusakan di bagian sisinya. Salah satunya oprit kiri dan kanan segmen Jalan AW Syahranie.
Dari pantauan Sapos, kondisi retakannya semakin parah. Retakkan kiri oprit hampir mencapai satu meter. Sementara di kanannya, retakan dinding oprit nyaris jatuh. Hasil pantauan, ada tambalan semen pada titik retakan.
Menanggapi hal itu, Pj Sekretaris Kota (Sekkot) Hermanto menyebut flyover ini masih dalam masa perawatan PT Wijaya Karya (Wika) selama setahun kedepan. Jika ada kerusakan, maka masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor.
Meski demikian, menurut Hermanto, pemkot tetap melakukan pengawasan intens untuk memastikan agar flyover tersebut tetap aman digunakan.  “Dalam waktu dekat kami akan cek, biar jadi bahan laporan ke kontraktor,” ujarnya, Senin (13/2).
Dugaan terjadinya retakan tersebut lantaran dasar oprit tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas di atasnya. Sehingga ada pergeseran tanah yang berujung pada retaknya dinding. Hal itu dibenarkan Pengamat Jasa Konstruksi Politeknik, Joko Suryono.
Dikatakannya, saat beban kendaraan bergerak naik turun, posisi tanahnya ikut bergerak. Alhasil tekanan tanah akan menyebar ke kiri dan kanan. Jika penahannya tidak kuat, maka kondisi retakan akan semakin parah.
“Itu karena dindingnya tidak bisa menahan beban. Akan lebih parah lagi tingkat kerusakannya, jika beban berat terus melintas di atasnya,” ujar dosen teknik sipil di Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) itu.
Menurutnya, saat beban bergerak, timbunan tanah di bagian dasar tanjakkan itu bergerak menyebar dan menghantam ke semua arah. Akibatnya, dinding penahan terdorong getaran hingga retak. Artinya, perlu ada tembok pengaman (Safety) untuk memperkuat dinding oprit. Jika tidak, maka berpotensi akan jebol. Sebab dorongan beban terus bergerak ke semua arah. “Perlu ada lapisan penguat (Safety),” tuturnya.
Baginya, ada beberapa hal yang kurang perlu diperhatikan pihak kontraktor. Diantaranya, kelalaian proses analisis data tanah yang tidak merata. Itu karena dulunya area tersebut merupakan rawa. Kemudian kurang adanya koordinasi antara bagian pengawasan, perencanaan hingga pelaksana mega proyek itu saat awal-awal dibangun.  “Sehingga terjadi hal-hal semacam itu,” tutupnya. (zak/aya)



BACA JUGA

Senin, 27 Maret 2017 00:35

Tambangan Jangan Sampai "Tinggal Nama"

SAMARINDA. Transportasi penyeberangan tambangan alias perahu kelotok kini tak banyak dilirik lagi. Namun,…

Senin, 27 Maret 2017 00:33

Stadion Sempaja Kelar, Garap Polder Gang Indra

SAMARINDA. Alat keruk sedimentasi, Watermaster sejauh ini masih banyak menganggur. Keterbatasan Bahan…

Senin, 27 Maret 2017 00:32

Tangkal Hoax, Kenali Dunia Jurnalistik

SAMARINDA. Orang Muda Katolik (OMK) Gereja Santo Lukas, menggelar pelatihan jurnalistik, Minggu (26/3)…

Sabtu, 25 Maret 2017 01:25

Tiada Ampun untuk Bangunan Liar

SAMARINDA. Maraknya bangunan liar yang tersebar di Kota Tepian seakan menimbulkan masalah baru. Selain…

Sabtu, 25 Maret 2017 01:25

Pemkot Kukuh Perluas RTH, Kurang Anggaran Bukan Halangan

SAMARINDA. Minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Tepian masih jadi "PR" bagi pemerintah kota. Sementara,…

Jumat, 24 Maret 2017 01:20

Go-Jek Layani Semua Produk

SAMARINDA. Surat Keputusan yang mengatur jalur wilayah operasi ojek online telah disepakati. Baik Go-Jek…

Jumat, 24 Maret 2017 01:20

“Yang Rugi Pemkot”

SAMARINDA. Masa pengawasan flyover Air Hitam oleh PT Wika, selaku kontraktor hampir selesai. Sayangnya…

Jumat, 24 Maret 2017 01:18

Rekan Meninggal, Solidaritas dari “Samarendah”

Belasan orang yang tergabung dalam Forum Satu Bumi menggelar aksi solidaritas di Taman Samarendah Jalan…

Jumat, 24 Maret 2017 01:16

Cat Warna-warni Bantaran SKM!

SAMARINDA. Warga yang berada di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) untuk sementara dapat bernafas lega.…

Jumat, 24 Maret 2017 01:15

Pilgub Kaltim, Jaang-Awang Dekati PKB

Konstelasi politik jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 mulai mengerucut. Partai Kebangkitan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .