MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 16 Februari 2017 18:36
Dinding Oprit Terancam Jebol

Kondisi Flyover Kian Mengkhawatirkan

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kondisi Flyover Air Hitam kian mengkhawatirkan. Jembatan layang yang resmi dibuka sejak Juli tahun lalu itu, kini mengalami beberapa kerusakan di bagian sisinya. Salah satunya oprit kiri dan kanan segmen Jalan AW Syahranie.
Dari pantauan Sapos, kondisi retakannya semakin parah. Retakkan kiri oprit hampir mencapai satu meter. Sementara di kanannya, retakan dinding oprit nyaris jatuh. Hasil pantauan, ada tambalan semen pada titik retakan.
Menanggapi hal itu, Pj Sekretaris Kota (Sekkot) Hermanto menyebut flyover ini masih dalam masa perawatan PT Wijaya Karya (Wika) selama setahun kedepan. Jika ada kerusakan, maka masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor.
Meski demikian, menurut Hermanto, pemkot tetap melakukan pengawasan intens untuk memastikan agar flyover tersebut tetap aman digunakan.  “Dalam waktu dekat kami akan cek, biar jadi bahan laporan ke kontraktor,” ujarnya, Senin (13/2).
Dugaan terjadinya retakan tersebut lantaran dasar oprit tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas di atasnya. Sehingga ada pergeseran tanah yang berujung pada retaknya dinding. Hal itu dibenarkan Pengamat Jasa Konstruksi Politeknik, Joko Suryono.
Dikatakannya, saat beban kendaraan bergerak naik turun, posisi tanahnya ikut bergerak. Alhasil tekanan tanah akan menyebar ke kiri dan kanan. Jika penahannya tidak kuat, maka kondisi retakan akan semakin parah.
“Itu karena dindingnya tidak bisa menahan beban. Akan lebih parah lagi tingkat kerusakannya, jika beban berat terus melintas di atasnya,” ujar dosen teknik sipil di Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) itu.
Menurutnya, saat beban bergerak, timbunan tanah di bagian dasar tanjakkan itu bergerak menyebar dan menghantam ke semua arah. Akibatnya, dinding penahan terdorong getaran hingga retak. Artinya, perlu ada tembok pengaman (Safety) untuk memperkuat dinding oprit. Jika tidak, maka berpotensi akan jebol. Sebab dorongan beban terus bergerak ke semua arah. “Perlu ada lapisan penguat (Safety),” tuturnya.
Baginya, ada beberapa hal yang kurang perlu diperhatikan pihak kontraktor. Diantaranya, kelalaian proses analisis data tanah yang tidak merata. Itu karena dulunya area tersebut merupakan rawa. Kemudian kurang adanya koordinasi antara bagian pengawasan, perencanaan hingga pelaksana mega proyek itu saat awal-awal dibangun.  “Sehingga terjadi hal-hal semacam itu,” tutupnya. (zak/aya)



BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 15:37

WASPADALAH..!! Jalur Sungai Paling “Angker”

SAMARINDA. Jelang arus mudik, Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda intensifkan persiapan. Diantaranya…

Kamis, 22 Juni 2017 15:36

Jalur Darat Masih Rawan

SAMARINDA. Sebaiknya tetap waspada mudik menggunakan jalur darat. Sebab, menurut Dinas Pekerjaan Umum…

Rabu, 21 Juni 2017 16:33

Isu Banjir di Samarinda Jadi Senjata Lawan Politik, Ini Kata Syaharie Jaang

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang akhirnya angkat bicara soal banjir yang melanda Ibu Kota…

Rabu, 21 Juni 2017 16:31

Semua Belum Sepakat, Anggaran Pilgub Kaltim Carut Marut

SAMARINDA. Rapat koordinasi penyelenggaraan pemilihan gubernur (Pilgub) yang berlangsung alot di kantor…

Rabu, 21 Juni 2017 16:30

Pembagian Saham PI Sudah Dikunci

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak memastikan pembagian saham PI antara Pemprov Kaltim dan…

Rabu, 21 Juni 2017 16:27

JPU Pinggir Jalan Diharamkan

SAMARINDA. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda meminta agar aktivitas jasa penukaran uang (JPU)…

Selasa, 20 Juni 2017 01:17

Proyek Jembatan Kembar Terancam Dihentikan

SAMARINDA. Progres pembangunan Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar rupanya berkalang utang. Dari…

Selasa, 20 Juni 2017 01:16

Seribu Personel Gabungan Dikerahkan

SAMARINDA. Untuk mengantisipasi berbagai gangguan jelang maupun sesudah Idulfitri, Polresta Samarinda…

Selasa, 20 Juni 2017 01:15

Hari Ini Mahkota II Boleh Dilintasi

SAMARINDA. Jembatan Mahkota II resmi beroperasi mulai hari ini. Namun, tidak semua jenis kendaraan bisa…

Selasa, 20 Juni 2017 01:14

Pemprov Diminta Realistis

KALTIM akan menyelenggarakan hajatan besar berupa PON Remaja II yang dilaksanakan 2018 mendatang. Namun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .