MANAGED BY:
SELASA
25 APRIL
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 15 Februari 2017 16:52
Dibangun dari Kayu Bekas, Wabup Pun Iba

Dana Terbatas, Bertahun-tahun Musala Dibangun Tak Rampung

PROKAL.CO, Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah mengaku kagum dengan keberadan Pondok Pesantren (Ponpes) Rahmatullah di Desa Perangat. Selama 22 tahun, ponpes ini bertahan tanpa mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.
Dalam kunjunganya beberapa waktu lalu bersama komunitas trail Belusukan Alam Kukar (Belukar), Edi bertekad akan membantu merampungkan pembangunan musala di ponpes itu. Karena saat ini, musala di ponpes tersebut kondisinya sangat mempritatinkan.
Sesaat sebelum menunaikaan Salat Zuhur di Musala Ponpes Rahmatullah, Edi menegaskan bahwa kehadiranya ke tempati ut bukan sebagai wakil bupati, melainkan sebagai warga Kukar yang merasa peduli. Untuk itu, dalam proses pembangunan musala, Edi akan melibatkan semua pihak yang ingin berpartisipasi, sekalipun hanya menyumbang satu sak semen. Dalam kunjungan perdananya tersebut, Edi mengerahkan puluhan raider motor trail untuk melakukan pengecetan ruang belajar hingga memangkas rumput di halaman Ponpes.
"Istilah urang Kutai, ayo kita keroyokanlah selesaikan musala ini. Termasuk teman-teman media juga barang kali ada yang mau nyumbang satu sak semen juga taka pa-apa," ujarnya.
Pendiri Ponpes Rahmatullah, H Lalu Syamsul Hakim mengaku bangga dengan pemilikiran Edi Damansyah. Hal itu sejalan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW yang membangun umat manusia dari masjid.
“Begitu bapak wakil bupati tiba langsung tertuju pada musala. Sama seperti ajaran Rasullullah yang membangun manusia dari masjid," tuturnya.
Sekadar diketahui, pembangunan musala Ponpes Rahmatullah sudah berlangsung bertahun-tahun. Namun hingga kini tak kunjung rampung karena keterbatasan biaya. Adapun bangunan yang ada saat ini berasal dari kayu-kayu bekas bongkaran perushaan. Begitu pula dengan atap musala yang hanya lembaran-lembaran seng berkarat. Jangankan kaligrafi yang indah, musala berukuran sekitar 10 x 10 meter itu juga belum memiliki dinding
Sebelumnya diwartakan, di Ponpes Rahmatullah hanya memiliki tiga ruang kelas yang terbuat dari beton. Ruang belajar lainnya terbuat dari kayu bekas bongkaran perusahaan yang kini telah lapuk. Ruang kelas beton tersebut merupakan hasil jerih payah para santri dengan mengumpulkan baju bekas layak pakai dari Bontang untuk dijual kembali kepada warga desa seharga Rp 3 ribu hingga Rp 15 ribu per lembar. Hanya dalam beberapa jam, 50 karung pakain bekas laku terjual. Uang hasil penjualan digunakan untuk membangun tiga ruang kelas. Agar dananya cukup, para santri membuat batako dan melakukan pembangunan sendiri.
“Jadi tiga ruang kelas yang beton itu, hasil jual baju bekas. Bangunannya juga para siswa sendiri terkecuali bagian besinya memang ada tukangnya," ujar H Lalu. (man/nha)


BACA JUGA

Senin, 24 April 2017 00:45

Yayasan Tantang Balik

BONTANG. Adanya laporan Aiptu Bangkit Marata Purba, terkait dugaan tindak pidana pemalsuan sertifikat…

Senin, 24 April 2017 00:44

PU Akui Pemkab Ngutang Rp600 Juta

SANGATTA. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim, Aswandini Eka Tirta menampik jika tidak terselesainya…

Minggu, 23 April 2017 20:25

Sasar Penumpang Tak Berpelampung

BONTANG. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang dalam waktu dekat bakal melakukan patroli…

Sabtu, 22 April 2017 13:42

Awas, HIV AIDS Masih Mengancam Berau

TANJUNG REDEB. Penegakan Perda Berau Nomor 2 tahun 2007 tentang Pelarangan Pelacuran, serta penutupan…

Sabtu, 22 April 2017 13:40

Jalan Poros Rusak Parah

SANGATTA.  Guna mengatasi kerusakan jalan lintas daerah, keberadaan jembatan timbang memang menjadi…

Jumat, 21 April 2017 17:26

Alat Tak Berfungsi, Pengadaan Barang Diperketat

TANJUNG REDEB. Pengadaan fasilitas penunjang kerja di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan…

Jumat, 21 April 2017 17:24

Pesan Amerika, Merk Cina yang Datang

BONTANG. Pengadaan eskalator atau tangga berjalan di Gedung DPRD Bontang 2015 silam, diduga tidak sesuai…

Kamis, 20 April 2017 16:21

Perusahaan Sawit Serobot Lahan Tambang

SAMARINDA. Penyerobotan lahan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit tak hanya dirasakan ratusan warga…

Kamis, 20 April 2017 16:19

Hindari Razia, Bocah Nyaris Tabrak Polisi

BONTANG. Ulah lima anak di bawah umur ini betul–betul bikin geleng-geleng kepala. Sudah umur tak…

Rabu, 19 April 2017 17:52

Ditinggal Cari Makan, 2 Rumah Hangus

TANJUNG REDEB. Teriakan seorang warga Jalan Stasiun 1, RT 09, Kelurahan Teluk Bayur, memecah keheningan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .