MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 15 Februari 2017 16:50
Bahaya, Air Sungai Sangatta Tercemar

Tak Layak Jadi Bahan Baku PDAM

TERCEMAR. Air Sungai Sangatta sudah tercemar limbah. Padahal selama ini air sungai tersebut jadi bahan baku utama PDAM Sangatta.

PROKAL.CO, SANGATTA. Selain faktor aktivitas pertambangan dan perkebunan yang berada di hulu Sungai Sangatta yang dicurigai sebagai penyebab tercemarnya sungai, padatnya pemukiman masyarakat yang berada di sepanjang bantaran Sungai Sangatta disinyalir menjadi salah satu penyumbang pencemaran tersebut.
Untuk itu, Forum Daerah Aliran Sungai (FORDAS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menganggap perlu adanya pembenahan serta penataan terhadap DAS Sungai Sangatta, guna meminimalisir pencemaran yang sudah terjadi.
Ketua Forum DAS Kutim Profesor (Prof) Juremi Sugeri mengatakan, saat ini sudah ada indentifkasi karakteristrik terhadap DAS di wilayah Kutim. Diketahui terdapat 282 sungai di Kutim dengan 63 sungai besar.  Dari jumlah yang ada, saat ini ada 4 sungai yang menjadi prioritas penanganan karena terjadinya pencemaran.
Prioritas pertama adalah Sungai Sangatta karena tingkat pencemarannya cukup tinggi dan harus segera mendapatkan penanganan. Sementara Sungai Bengalon menjadi prioritas kedua, kemudian Sungai Karangan menjadi prioritas ketiga dan prioritas keempat adalah Sungai Manubar.
Dengan menjadi prioritas pertama dan melihat kondisi Sungai Sangatta yang cukup tercemar, ke depan tidak menutup kemungkinan perlu dilakukannya pembangunan jalur hijau di sepanjang DAS Sangatta. Seperti yang dilakukan di sepanjang Sungai Karang Mumus di Samarinda. Dengan membuat jalur hijau di sepanjang DAS Sungai Sangatta, maka otomatis akan ada relokasi terhadap masyarakat yang saat ini sudah mendiami sepanjang bantaran aliran Sungai Sangatta. Namun hal ini masih dalam kajian FORDAS Kutim untuk nantinya diusulkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim).
Dijelaskan Juremi, bahwa selama ini pemkab maupun masyarakat Kutim hanya mengetahui bahwa layak atau tidaknya air Sungai Sangatta menjadi bahan baku air minum, dari hasil pengolahan di PDAM Kutim. Namun jika dilihat secara kasat mata, maka Sungai Sangatta terlihat tidak layak menjadi bahan baku air minum masyarakat.
“Dengan menjaga kebersihan Sungai Sangatta maka otomatis akan meningkatkan kualitas baku mutu air Sungai Sangatta sebagai bahan baku air minum. Terlebih Sungai Sangatta merupakan satu-satunya  sumber bahan baku air minum bagi masyarakat kota Sangatta,” terangnya mengakhiri.(jn/rin)


BACA JUGA

Senin, 27 Maret 2017 00:43

Pencurian Telur Penyu Libatkan Oknum Petugas

TANJUNG REDEB. Pencurian telur penyu yang menjadi perhatian Pemkab Berau ternyata melibatkan oknum petugas.…

Senin, 27 Maret 2017 00:41

Petugas Kebersihan "Gigit Jari"

BONTANG. Kabar yang menyebutkan, tahun ini bonus dan Tunjangan Hari Raya (THR) bakal dihapuskan, bukan…

Minggu, 26 Maret 2017 00:30

Perbaikan Jalan Ranpul Terhambat

SANGATTA. Perbaikan Jalan Sangatta Rantau Pulung yang mengalami kerusakan, terhambat. Pasalnya, Dinas…

Sabtu, 25 Maret 2017 01:22

Perbaikan Tertunda, Rusak Makin Parah

SANGATTA. Kerusakan Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung, tepatnya di kilometer 18 seakan tak ada habisnya.…

Sabtu, 25 Maret 2017 01:21

Korupsi KTP-el Berdampak ke Berau

TANJUNG REDEB. Mega korupsi di proyek kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) di ibu kota negara, berdampak…

Sabtu, 25 Maret 2017 01:18

Pemeriksaan Saksi Tuntas

SANGATTA. Tim penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta mengungkapkan,…

Sabtu, 25 Maret 2017 01:17

Kepergok Hendak Bertransaksi Sabu

BONTANG.  Unit Opsnal Satreskoba Polres Bontang kembali berhasil menangkap dan mengamankan seorang…

Jumat, 24 Maret 2017 01:28

Soal Usulan Pengelolaan Eks Chevron, Gubernur Masih Gamang

PENAJAM. Langkah Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar, untuk mengelola lapangan migas East…

Jumat, 24 Maret 2017 01:27

Polwan Mau Kencing, Dijaga

RATUSAN polisi wanita (polwan) dites urine untuk mendeteksi penggunaan narkotika. Mereka malu-malu,…

Jumat, 24 Maret 2017 01:26

Serahkan Eks Islamic Center ke Kejari

TANA PASER. Pemkab Paser melalui Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Aji Sayid Fathur Rahman menghibahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .