MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 15 Februari 2017 16:50
Bahaya, Air Sungai Sangatta Tercemar

Tak Layak Jadi Bahan Baku PDAM

TERCEMAR. Air Sungai Sangatta sudah tercemar limbah. Padahal selama ini air sungai tersebut jadi bahan baku utama PDAM Sangatta.

PROKAL.CO, SANGATTA. Selain faktor aktivitas pertambangan dan perkebunan yang berada di hulu Sungai Sangatta yang dicurigai sebagai penyebab tercemarnya sungai, padatnya pemukiman masyarakat yang berada di sepanjang bantaran Sungai Sangatta disinyalir menjadi salah satu penyumbang pencemaran tersebut.
Untuk itu, Forum Daerah Aliran Sungai (FORDAS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menganggap perlu adanya pembenahan serta penataan terhadap DAS Sungai Sangatta, guna meminimalisir pencemaran yang sudah terjadi.
Ketua Forum DAS Kutim Profesor (Prof) Juremi Sugeri mengatakan, saat ini sudah ada indentifkasi karakteristrik terhadap DAS di wilayah Kutim. Diketahui terdapat 282 sungai di Kutim dengan 63 sungai besar.  Dari jumlah yang ada, saat ini ada 4 sungai yang menjadi prioritas penanganan karena terjadinya pencemaran.
Prioritas pertama adalah Sungai Sangatta karena tingkat pencemarannya cukup tinggi dan harus segera mendapatkan penanganan. Sementara Sungai Bengalon menjadi prioritas kedua, kemudian Sungai Karangan menjadi prioritas ketiga dan prioritas keempat adalah Sungai Manubar.
Dengan menjadi prioritas pertama dan melihat kondisi Sungai Sangatta yang cukup tercemar, ke depan tidak menutup kemungkinan perlu dilakukannya pembangunan jalur hijau di sepanjang DAS Sangatta. Seperti yang dilakukan di sepanjang Sungai Karang Mumus di Samarinda. Dengan membuat jalur hijau di sepanjang DAS Sungai Sangatta, maka otomatis akan ada relokasi terhadap masyarakat yang saat ini sudah mendiami sepanjang bantaran aliran Sungai Sangatta. Namun hal ini masih dalam kajian FORDAS Kutim untuk nantinya diusulkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim).
Dijelaskan Juremi, bahwa selama ini pemkab maupun masyarakat Kutim hanya mengetahui bahwa layak atau tidaknya air Sungai Sangatta menjadi bahan baku air minum, dari hasil pengolahan di PDAM Kutim. Namun jika dilihat secara kasat mata, maka Sungai Sangatta terlihat tidak layak menjadi bahan baku air minum masyarakat.
“Dengan menjaga kebersihan Sungai Sangatta maka otomatis akan meningkatkan kualitas baku mutu air Sungai Sangatta sebagai bahan baku air minum. Terlebih Sungai Sangatta merupakan satu-satunya  sumber bahan baku air minum bagi masyarakat kota Sangatta,” terangnya mengakhiri.(jn/rin)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 12:05

Kata Dua Bakal Calon Gubernur Kaltim Ini, Banjir Bukan Isu Politik

SAMARINDA. Tidak semua kandidat calon gubernur menjadikan banjir ibu kota sebagai bahan politik. Isran…

Jumat, 23 Juni 2017 11:44

Petaka Rastra, Lima Orang Jadi Tersangka

SANGATTA.  Penyidik Polres Kutim  menaikkan status dugaan  korupsi Subsidi Ongkos Angkut…

Kamis, 22 Juni 2017 15:41

Pengecekan Lahan Sengketa Berlangsung Tegang

TENGGARONG. Unit Tipiter Polres Kukar bersama BPN dan Bagian Pertahanan Setkab Kukar, melakukan pengecekan…

Rabu, 21 Juni 2017 16:39

Tiga Pemuda Pesta Miras Oplosan Siang Bolong

TENGGARONG. Saat umat muslim lainya sedang menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadan, tiga pemuda di…

Selasa, 20 Juni 2017 01:24

Disperindagkop Segera Gelar Sidak

BONTANG. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia secara resmi telah menarik empat produk mi…

Selasa, 20 Juni 2017 01:23

Produksi Sampah Tembus 500 Ton per Hari

BONTANG. Jumlah pasokan sampah rumah tangga memasuki pekan terakhir bulan Ramadan ini terus meningkat.…

Selasa, 20 Juni 2017 01:22

Jelang Lebaran, Harga Komoditas Merangkak Naik

BONTANG. Menjelang Idulfitri, sejumlah harga kebutuhan pokok perlahan merangkak naik. Seperti yang terjadi…

Senin, 19 Juni 2017 00:53

Penumpang Serbu Pelabuhan Lhotuan

BONTANG. Arus mudik H-8 mulai terasa di Pelabuhan Lhoktuan, Bontang, Minggu (18/6), kemarin. Ribuan…

Minggu, 18 Juni 2017 23:08

Rusak Parah, Bisa Nginap di Jalan

SANGATTA. Ekstremnya cuaca dengan ditandai tingginya curah hujan di pedalaman Kutai Timur (Kutim) membuat…

Sabtu, 17 Juni 2017 12:33

CATAT..!! Jembatan Mahkota II Dibuka 21 Juni

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang memastikan Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II dapat segera…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .