MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Rabu, 15 Februari 2017 16:38
Pendatang Tak Pengaruhi Pencaker

PROKAL.CO, SAMARINDA. Serbuan pendatang di Kota Tepian rupanya tak mempengaruhi lowongan kerja yang tersedia. Sebab, kebanyakan para pencari kerja masih diisi oleh warga Samarinda sendiri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda, Erham Yusuf mengatakan, pendatang diyakini tidak berpengaruh terhadap jumlah lowongan yang tersedia di Samarinda. Hal ini terlihat dari pendaftar kerja pada tahun lalu. Walaupun ada peningkatan tetapi para pencari kerja (pencaker) tersebut masih didominasi oleh siswa yang baru lulus dari SMK. Karena memang saat ini musim kelulusan. “Ada yang lanjut kuliah ada yang mencari kerja. Bulan ini saja ada 46 orang yang seluruhnya adalah warga Samarinda,” ucapnya.
Hal itu diperkuat dari catatan pihaknya, pada tiap bulannya pencaker dari luar daerah memang terbilang sedikit. Dirata-rata jumlah pencaker dari luar daerah hanya berkisar 3 sampai 5 orang per bulannya. “Artinya memang yang mencari kerja ini dominan orang lokal. Sejauh ini belum ada peningkatan, lapangan pekerjaan juga dirasa cukup kalau pendatang mencari kerja,” bebernya.
Sedangkan untuk lowongan yang masih terbuka lebar di Kota Tepian adalah sektor perdagangan. Selain banyaknya mal dan pusat perbelanjaan, di Samarinda juga banyak usaha-usaha pribadi seperti toko dan usaha jasa. “Dengan begitu, terkait lapangan pekerjaan saya rasa masih tak terpengaruh dengan lonjakan pendatang,” sebutnya.
Pendatang yang mencari kerja disebutnya sangat bervariasi, mulai dari yang berkompeten dan memiliki skil sampai yang tidak sama sekali. “Saya tidak ingat berapa pastinya, tapi jika yang berijazah S1 dan memiliki keahlian pasti mencari kerja di perusahaan. Sebaliknya, yang biasa saja menjadi penjaga toko dan membantu berjualan,” tuturnya.
Dirinya tetap mengingatkan, pendatang baru yang menetap di Samarinda tentu harus memenuhi kebutuhan hidup dengan mencari kerja. Maka kewajiban untuk mengikuti aturan harus tetap diutamakan, seperti menunjukkan surat pindah domisili, jika belum membuat KTP. “Kami tidak bisa menghalangi juga orang untuk mencari kerja. Tapi harus tetap ikuti aturan disini,” pungkasnya.
Masalah ini rupanya juga ditanggapi Akademisi Universitas Mulawarman (Unmul), Khairil Anwar yang menilai kini terjadi perubahan dari pendatang untuk mencari kerja. Jika dulu pendatang yang bekerja sudah dibekali keahlian, kini sudah tidak lagi. “Maka yang tersedia adalah sektor informal atau yang disebut Disnaker adalah sektor perdagangan tadi. Seperti jadi penjual bakso, pedagang kaki lima dan lainnya,” ucap Khairil.
Kondisi ini justru bisa menjadi masalah jika tak dikelola dengan benar. Pasalnya, di tengah kondisi ekonomi yang melambat belum tentu para pendatang ini bisa bertahan dengan persaingan yang terjadi. “Modal mereka sedikit, sementara sektor informal malah jadi bertumpuk yang membuat persaingan menjadi sulit. Efeknya nanti bisa menjadi masalah sosial,” tandasnya. (hfz/beb)


BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 17:36

Doa Bersama untuk NKRI

SAMARINDA. Untuk mencapai tujuan, ikhtiar saja tidak cukup. Berdoa juga merupakan langkah penting untuk…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:34

Rp 40 M untuk Tiga Pekerjaan

SAMARINDA. Bandara Samarinda Baru (BSB) dipastikan mendapat kucuran Rp 40 miliar. Kepala Dinas Perhubungan…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:00

Daging Impor Kalahkan Sapi Lokal

SAMARINDA. Penjualan sapi di Kota Tepian diklaim menurun. Dinas Pertanian Samarinda menyebut konsumsi…

Kamis, 17 Agustus 2017 20:57

Tarif Sewa Berkisar Rp 700 Ribu

SAMARINDA. Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Harapan Baru dibangun Kementerian Pekerjaan…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:49

Rusman: Pemprov Banyak “Kesah”

SAMARINDA. Forum solidaritas atlet dan pelatih mengancam menduduki gedung DPRD Kaltim jika belum ada…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:47

Defisit, Sisa Bonus Menggantung

Pelaksanaan PON 2016 di Jawa Barat sudah lama berakhir. Tapi perjuangan kontingen Kaltim tidak benar-benar…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:46

ADUHAI..!! Korban Banjir Diintai Ular Kobra

“Enggak ada yang mau banjir. Wali kota sudah datang waktu banjir bulan April kemarin. Tapi tidak…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:49

ALHAMDULILLAH...!! Bandara Samarinda Baru Kembali “Diguyur” Rp 40 M

SAMARINDA. Bandara Samarinda Baru (BSB) dipastikan mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 40 miliar. Anggaran…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:49

Berjibaku dengan Lumpur Demi Sang Merah Putih

Rasa sakit dan gatal akibat penyakit kutu air di kaki harus ditahan para siswa yang tergabung dalam…

Senin, 14 Agustus 2017 12:02

Satu Bangunan Halangi Proyek

SAMARINDA. Bantuan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim untuk pengendalian banjir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .