MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Rabu, 15 Februari 2017 16:38
Pendatang Tak Pengaruhi Pencaker

PROKAL.CO, SAMARINDA. Serbuan pendatang di Kota Tepian rupanya tak mempengaruhi lowongan kerja yang tersedia. Sebab, kebanyakan para pencari kerja masih diisi oleh warga Samarinda sendiri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda, Erham Yusuf mengatakan, pendatang diyakini tidak berpengaruh terhadap jumlah lowongan yang tersedia di Samarinda. Hal ini terlihat dari pendaftar kerja pada tahun lalu. Walaupun ada peningkatan tetapi para pencari kerja (pencaker) tersebut masih didominasi oleh siswa yang baru lulus dari SMK. Karena memang saat ini musim kelulusan. “Ada yang lanjut kuliah ada yang mencari kerja. Bulan ini saja ada 46 orang yang seluruhnya adalah warga Samarinda,” ucapnya.
Hal itu diperkuat dari catatan pihaknya, pada tiap bulannya pencaker dari luar daerah memang terbilang sedikit. Dirata-rata jumlah pencaker dari luar daerah hanya berkisar 3 sampai 5 orang per bulannya. “Artinya memang yang mencari kerja ini dominan orang lokal. Sejauh ini belum ada peningkatan, lapangan pekerjaan juga dirasa cukup kalau pendatang mencari kerja,” bebernya.
Sedangkan untuk lowongan yang masih terbuka lebar di Kota Tepian adalah sektor perdagangan. Selain banyaknya mal dan pusat perbelanjaan, di Samarinda juga banyak usaha-usaha pribadi seperti toko dan usaha jasa. “Dengan begitu, terkait lapangan pekerjaan saya rasa masih tak terpengaruh dengan lonjakan pendatang,” sebutnya.
Pendatang yang mencari kerja disebutnya sangat bervariasi, mulai dari yang berkompeten dan memiliki skil sampai yang tidak sama sekali. “Saya tidak ingat berapa pastinya, tapi jika yang berijazah S1 dan memiliki keahlian pasti mencari kerja di perusahaan. Sebaliknya, yang biasa saja menjadi penjaga toko dan membantu berjualan,” tuturnya.
Dirinya tetap mengingatkan, pendatang baru yang menetap di Samarinda tentu harus memenuhi kebutuhan hidup dengan mencari kerja. Maka kewajiban untuk mengikuti aturan harus tetap diutamakan, seperti menunjukkan surat pindah domisili, jika belum membuat KTP. “Kami tidak bisa menghalangi juga orang untuk mencari kerja. Tapi harus tetap ikuti aturan disini,” pungkasnya.
Masalah ini rupanya juga ditanggapi Akademisi Universitas Mulawarman (Unmul), Khairil Anwar yang menilai kini terjadi perubahan dari pendatang untuk mencari kerja. Jika dulu pendatang yang bekerja sudah dibekali keahlian, kini sudah tidak lagi. “Maka yang tersedia adalah sektor informal atau yang disebut Disnaker adalah sektor perdagangan tadi. Seperti jadi penjual bakso, pedagang kaki lima dan lainnya,” ucap Khairil.
Kondisi ini justru bisa menjadi masalah jika tak dikelola dengan benar. Pasalnya, di tengah kondisi ekonomi yang melambat belum tentu para pendatang ini bisa bertahan dengan persaingan yang terjadi. “Modal mereka sedikit, sementara sektor informal malah jadi bertumpuk yang membuat persaingan menjadi sulit. Efeknya nanti bisa menjadi masalah sosial,” tandasnya. (hfz/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 20:49

Teka Teki Formasi CPNS

SAMARINDA. Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan ribuan pegawai di Pemkot…

Jumat, 16 Februari 2018 19:47

CATAT NIH..!! Angkutan Online di Kaltim Diberi Tanda

SAMARINDA. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim akhirnya mengeluarkan stiker bagi kendaraan angkutan online.…

Kamis, 15 Februari 2018 16:32

Langsung Urus Relokasi SKM

Penertiban dan penataan tepi SKM tetap menjadi prioritas pemkot Samarinda, meski sementara berganti…

Rabu, 14 Februari 2018 21:51

Kawin Gaib, Prosesnya Paling Panjang

Perceraian adalah perkara halal yang dilaknat Allah SWT. Karena itu, perceraian harus menjadi opsi terakhir…

Selasa, 13 Februari 2018 11:27

Sukamto: Ah, Tidak Ada Itu

SAMARINDA. Kegaduhan para anggota dewan perihal kegiatan fisik di masing-masing daerah pemilihan (dapil)…

Senin, 12 Februari 2018 10:29

Jatah Proyek Bikin Gaduh

SAMARINDA. Ribut-ribut pembagian jatah proyek di masing-masing daerah pemilihan (Dapil) anggota DPRD…

Minggu, 11 Februari 2018 21:17

Awang Klaim Jalur Trans Kaltim Mulus, AH MASAK SIH..??

SAMARINDA. Gubenur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta agar semua proyek strategis yang dikerjakan di…

Sabtu, 10 Februari 2018 10:59

Aturan Belok Kiri Boleh Dilanggar

SAMARINDA. Wacana pencabutan larangan belok kiri di persimpangan lampu lalu lintas masih dikaji. Kendati…

Jumat, 09 Februari 2018 10:30

Revisi RTRW Diduga Terkait Transmart

SAMARINDA. Peninjauan kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (PK-RTRW) oleh pemkot Samarinda diduga berhubungan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:23

Musnahkan API Tak Ramah Lingkungan

TANJUNG REDEB. Bupati Berau Muharram bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) memusnahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .