MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Rabu, 15 Februari 2017 16:38
Pendatang Tak Pengaruhi Pencaker

PROKAL.CO, SAMARINDA. Serbuan pendatang di Kota Tepian rupanya tak mempengaruhi lowongan kerja yang tersedia. Sebab, kebanyakan para pencari kerja masih diisi oleh warga Samarinda sendiri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda, Erham Yusuf mengatakan, pendatang diyakini tidak berpengaruh terhadap jumlah lowongan yang tersedia di Samarinda. Hal ini terlihat dari pendaftar kerja pada tahun lalu. Walaupun ada peningkatan tetapi para pencari kerja (pencaker) tersebut masih didominasi oleh siswa yang baru lulus dari SMK. Karena memang saat ini musim kelulusan. “Ada yang lanjut kuliah ada yang mencari kerja. Bulan ini saja ada 46 orang yang seluruhnya adalah warga Samarinda,” ucapnya.
Hal itu diperkuat dari catatan pihaknya, pada tiap bulannya pencaker dari luar daerah memang terbilang sedikit. Dirata-rata jumlah pencaker dari luar daerah hanya berkisar 3 sampai 5 orang per bulannya. “Artinya memang yang mencari kerja ini dominan orang lokal. Sejauh ini belum ada peningkatan, lapangan pekerjaan juga dirasa cukup kalau pendatang mencari kerja,” bebernya.
Sedangkan untuk lowongan yang masih terbuka lebar di Kota Tepian adalah sektor perdagangan. Selain banyaknya mal dan pusat perbelanjaan, di Samarinda juga banyak usaha-usaha pribadi seperti toko dan usaha jasa. “Dengan begitu, terkait lapangan pekerjaan saya rasa masih tak terpengaruh dengan lonjakan pendatang,” sebutnya.
Pendatang yang mencari kerja disebutnya sangat bervariasi, mulai dari yang berkompeten dan memiliki skil sampai yang tidak sama sekali. “Saya tidak ingat berapa pastinya, tapi jika yang berijazah S1 dan memiliki keahlian pasti mencari kerja di perusahaan. Sebaliknya, yang biasa saja menjadi penjaga toko dan membantu berjualan,” tuturnya.
Dirinya tetap mengingatkan, pendatang baru yang menetap di Samarinda tentu harus memenuhi kebutuhan hidup dengan mencari kerja. Maka kewajiban untuk mengikuti aturan harus tetap diutamakan, seperti menunjukkan surat pindah domisili, jika belum membuat KTP. “Kami tidak bisa menghalangi juga orang untuk mencari kerja. Tapi harus tetap ikuti aturan disini,” pungkasnya.
Masalah ini rupanya juga ditanggapi Akademisi Universitas Mulawarman (Unmul), Khairil Anwar yang menilai kini terjadi perubahan dari pendatang untuk mencari kerja. Jika dulu pendatang yang bekerja sudah dibekali keahlian, kini sudah tidak lagi. “Maka yang tersedia adalah sektor informal atau yang disebut Disnaker adalah sektor perdagangan tadi. Seperti jadi penjual bakso, pedagang kaki lima dan lainnya,” ucap Khairil.
Kondisi ini justru bisa menjadi masalah jika tak dikelola dengan benar. Pasalnya, di tengah kondisi ekonomi yang melambat belum tentu para pendatang ini bisa bertahan dengan persaingan yang terjadi. “Modal mereka sedikit, sementara sektor informal malah jadi bertumpuk yang membuat persaingan menjadi sulit. Efeknya nanti bisa menjadi masalah sosial,” tandasnya. (hfz/beb)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:30

WUUIIIHH...BERANINYA ..!! Pria Ini Nyebut Pemkot Tak Kerja

SAMARINDA. APBD 2018 masih dalam pembahasan. Pemkot Samarinda mengeluarkan wacana jika duit untuk belanja…

Kamis, 23 November 2017 14:28

Terancam Tak Capai Target

SAMARINDA. Cobaan untuk Bandara Samarinda Baru (BSB) belum usai. Setelah menghadapi gugatan dari tujuh…

Kamis, 23 November 2017 14:26

Peluk dan Ciuman Terakhir Ternyata Isyarat

Camat Samarinda Kota H Wiwiwek Rossevelt wafat di usia 49 tahun, Rabu (22/11) pukul 01.30 Wita. Pria…

Rabu, 22 November 2017 16:23

Pemkot Kurang Lobi Pusat

SAMARINDA. Puluhan proyek mangkrak milik Pemkot Samarinda tahun depan dipastikan kembali molor. Sebab…

Rabu, 22 November 2017 16:22

Bantu Bangun Palaran dan Sambutan

SAMARINDA. Wacana soal pengembangan Kota Tepian sudah disiapkan, seperti dengan menetapkan fungsi pada…

Rabu, 22 November 2017 16:20

ASTAGA..!! Lagi-Lagi Lahan BSB Disoal

SAMARINDA. Ada-ada saja persoalan yang menghinggapi Bandara Samarinda Baru (BSB) di Sungai Siring, Samarinda…

Selasa, 21 November 2017 01:47

Kontrak Dua Mega Proyek Dievaluasi

SAMARINDA. Dua proyek Multi Years Contract (MYC) Pemprov Kaltim di Samarinda mendapat perhatian DPRD…

Selasa, 21 November 2017 01:47

Buah dari Pemimpin yang Perhatikan Rakyat

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden RI…

Senin, 20 November 2017 00:32

Upah Minim, Tanpa BPJS

SAMARINDA. Nasib buruh di Kaltim belum sepenuhnya sejahtera. Hal demikian disorot Serikat Buruh Seluruh…

Senin, 20 November 2017 00:31

Gubernur Beri Selamat, Sarosa Sebut Prestasi Sulit

Tepat di Hari Pahlawan 10 November lalu, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima penghargaan Parasamya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .