MANAGED BY:
SENIN
20 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Rabu, 15 Februari 2017 16:38
Pendatang Tak Pengaruhi Pencaker

PROKAL.CO, SAMARINDA. Serbuan pendatang di Kota Tepian rupanya tak mempengaruhi lowongan kerja yang tersedia. Sebab, kebanyakan para pencari kerja masih diisi oleh warga Samarinda sendiri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda, Erham Yusuf mengatakan, pendatang diyakini tidak berpengaruh terhadap jumlah lowongan yang tersedia di Samarinda. Hal ini terlihat dari pendaftar kerja pada tahun lalu. Walaupun ada peningkatan tetapi para pencari kerja (pencaker) tersebut masih didominasi oleh siswa yang baru lulus dari SMK. Karena memang saat ini musim kelulusan. “Ada yang lanjut kuliah ada yang mencari kerja. Bulan ini saja ada 46 orang yang seluruhnya adalah warga Samarinda,” ucapnya.
Hal itu diperkuat dari catatan pihaknya, pada tiap bulannya pencaker dari luar daerah memang terbilang sedikit. Dirata-rata jumlah pencaker dari luar daerah hanya berkisar 3 sampai 5 orang per bulannya. “Artinya memang yang mencari kerja ini dominan orang lokal. Sejauh ini belum ada peningkatan, lapangan pekerjaan juga dirasa cukup kalau pendatang mencari kerja,” bebernya.
Sedangkan untuk lowongan yang masih terbuka lebar di Kota Tepian adalah sektor perdagangan. Selain banyaknya mal dan pusat perbelanjaan, di Samarinda juga banyak usaha-usaha pribadi seperti toko dan usaha jasa. “Dengan begitu, terkait lapangan pekerjaan saya rasa masih tak terpengaruh dengan lonjakan pendatang,” sebutnya.
Pendatang yang mencari kerja disebutnya sangat bervariasi, mulai dari yang berkompeten dan memiliki skil sampai yang tidak sama sekali. “Saya tidak ingat berapa pastinya, tapi jika yang berijazah S1 dan memiliki keahlian pasti mencari kerja di perusahaan. Sebaliknya, yang biasa saja menjadi penjaga toko dan membantu berjualan,” tuturnya.
Dirinya tetap mengingatkan, pendatang baru yang menetap di Samarinda tentu harus memenuhi kebutuhan hidup dengan mencari kerja. Maka kewajiban untuk mengikuti aturan harus tetap diutamakan, seperti menunjukkan surat pindah domisili, jika belum membuat KTP. “Kami tidak bisa menghalangi juga orang untuk mencari kerja. Tapi harus tetap ikuti aturan disini,” pungkasnya.
Masalah ini rupanya juga ditanggapi Akademisi Universitas Mulawarman (Unmul), Khairil Anwar yang menilai kini terjadi perubahan dari pendatang untuk mencari kerja. Jika dulu pendatang yang bekerja sudah dibekali keahlian, kini sudah tidak lagi. “Maka yang tersedia adalah sektor informal atau yang disebut Disnaker adalah sektor perdagangan tadi. Seperti jadi penjual bakso, pedagang kaki lima dan lainnya,” ucap Khairil.
Kondisi ini justru bisa menjadi masalah jika tak dikelola dengan benar. Pasalnya, di tengah kondisi ekonomi yang melambat belum tentu para pendatang ini bisa bertahan dengan persaingan yang terjadi. “Modal mereka sedikit, sementara sektor informal malah jadi bertumpuk yang membuat persaingan menjadi sulit. Efeknya nanti bisa menjadi masalah sosial,” tandasnya. (hfz/beb)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Februari 2017 13:19

Retakan Jangan Dianggap Sepele

SAMARINDA. Retaknya dinding oprit flyover Air Hitam, segmen Jalan AW Syahranie kini mendapat sorotan…

Sabtu, 18 Februari 2017 13:17

Pembentukan Perusda Jangan Dipolitisir

PENGAMAT Ekonomi Universitas Mulawarman (Unmul) Hairul Anwar menilai, langkah DPRD mendorong dibentuknya…

Jumat, 17 Februari 2017 16:58

Bisnis Setan Calo Jabatan, Subuh Sudah Nangkring untuk Lobi

NAMA besar pejabat sering dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab. Termasuk Wali Kota Samarinda,…

Kamis, 16 Februari 2017 18:36

Dinding Oprit Terancam Jebol

SAMARINDA. Kondisi Flyover Air Hitam kian mengkhawatirkan. Jembatan layang yang resmi dibuka sejak Juli…

Kamis, 16 Februari 2017 17:03

Usulkan Jatah Naik 10 Persen

SAMARINDA. Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pengguna elpiji ukuran 3 kilogram, Pemkot Samarinda…

Kamis, 16 Februari 2017 17:00

Ditopang Dua Intake

SAMARINDA. Meskipun Bandara Samarinda Baru (BSB) masih belum beroperasi, tapi Perusahaan Daerah Air…

Rabu, 15 Februari 2017 16:18

Target 12.000 Bidang Tanah Tersertifikat

Banyaknya lahan bermasalah tanpa legalitas selalu memunculkan persoalan. Tak jarang silang kepentingan…

Selasa, 14 Februari 2017 01:34

Jembatan Mahkota II Tak Lulus Uji Beban Karena Tiga Hal

SAMARINDA. Upaya perbaikan terhadap Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II agar bisa dilintasi terus dilakukan.…

Selasa, 14 Februari 2017 01:33

Gara-Gara Ini, Jam Malam Perpusda Dihapus

SAMARINDA. Tidak ada lagi layanan membaca sampai larut malam. Ya, ini buntut tidak berlakunya jam operasi…

Selasa, 14 Februari 2017 01:32

Potensi Longsor Masih Tinggi

SAMARINDA. Musim penghujan telah tiba. Masyarakat Samarinda diimbau waspada atas terjadinya berbagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .