MANAGED BY:
JUMAT
24 MARET
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Rabu, 15 Februari 2017 16:38
Pendatang Tak Pengaruhi Pencaker

PROKAL.CO, SAMARINDA. Serbuan pendatang di Kota Tepian rupanya tak mempengaruhi lowongan kerja yang tersedia. Sebab, kebanyakan para pencari kerja masih diisi oleh warga Samarinda sendiri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda, Erham Yusuf mengatakan, pendatang diyakini tidak berpengaruh terhadap jumlah lowongan yang tersedia di Samarinda. Hal ini terlihat dari pendaftar kerja pada tahun lalu. Walaupun ada peningkatan tetapi para pencari kerja (pencaker) tersebut masih didominasi oleh siswa yang baru lulus dari SMK. Karena memang saat ini musim kelulusan. “Ada yang lanjut kuliah ada yang mencari kerja. Bulan ini saja ada 46 orang yang seluruhnya adalah warga Samarinda,” ucapnya.
Hal itu diperkuat dari catatan pihaknya, pada tiap bulannya pencaker dari luar daerah memang terbilang sedikit. Dirata-rata jumlah pencaker dari luar daerah hanya berkisar 3 sampai 5 orang per bulannya. “Artinya memang yang mencari kerja ini dominan orang lokal. Sejauh ini belum ada peningkatan, lapangan pekerjaan juga dirasa cukup kalau pendatang mencari kerja,” bebernya.
Sedangkan untuk lowongan yang masih terbuka lebar di Kota Tepian adalah sektor perdagangan. Selain banyaknya mal dan pusat perbelanjaan, di Samarinda juga banyak usaha-usaha pribadi seperti toko dan usaha jasa. “Dengan begitu, terkait lapangan pekerjaan saya rasa masih tak terpengaruh dengan lonjakan pendatang,” sebutnya.
Pendatang yang mencari kerja disebutnya sangat bervariasi, mulai dari yang berkompeten dan memiliki skil sampai yang tidak sama sekali. “Saya tidak ingat berapa pastinya, tapi jika yang berijazah S1 dan memiliki keahlian pasti mencari kerja di perusahaan. Sebaliknya, yang biasa saja menjadi penjaga toko dan membantu berjualan,” tuturnya.
Dirinya tetap mengingatkan, pendatang baru yang menetap di Samarinda tentu harus memenuhi kebutuhan hidup dengan mencari kerja. Maka kewajiban untuk mengikuti aturan harus tetap diutamakan, seperti menunjukkan surat pindah domisili, jika belum membuat KTP. “Kami tidak bisa menghalangi juga orang untuk mencari kerja. Tapi harus tetap ikuti aturan disini,” pungkasnya.
Masalah ini rupanya juga ditanggapi Akademisi Universitas Mulawarman (Unmul), Khairil Anwar yang menilai kini terjadi perubahan dari pendatang untuk mencari kerja. Jika dulu pendatang yang bekerja sudah dibekali keahlian, kini sudah tidak lagi. “Maka yang tersedia adalah sektor informal atau yang disebut Disnaker adalah sektor perdagangan tadi. Seperti jadi penjual bakso, pedagang kaki lima dan lainnya,” ucap Khairil.
Kondisi ini justru bisa menjadi masalah jika tak dikelola dengan benar. Pasalnya, di tengah kondisi ekonomi yang melambat belum tentu para pendatang ini bisa bertahan dengan persaingan yang terjadi. “Modal mereka sedikit, sementara sektor informal malah jadi bertumpuk yang membuat persaingan menjadi sulit. Efeknya nanti bisa menjadi masalah sosial,” tandasnya. (hfz/beb)


BACA JUGA

Kamis, 23 Maret 2017 21:01

Go-Jek dan Angkot Berdamai

SAMARINDA. Selesai sudah kisruh antara dua moda transportasi di Kota Tepian. Go-Jek dan Angkutan Kota…

Kamis, 23 Maret 2017 20:59

Masih Perlu Rp 3 Miliar

SAMARINDA. Untuk memperbaiki wajah kota, Pemkot Samarinda banyak membangun taman. Tetapi Taman Sejati…

Rabu, 22 Maret 2017 01:35

Gesekan Lurah dengan Para Ketua RT, Damai Atau Diganti

SAMARINDA. Krisis pemerintahan terhadi di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir. Hal itu…

Rabu, 22 Maret 2017 01:35
Musrenbang “Abal-abal”, Anggana Bergejolak

Merasa Tak Diperhatikan, 8 Kades dan Aparat Desa di Anggana Tinggalkan Musrenbang

SAMARINDA. Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai…

Rabu, 22 Maret 2017 01:34

Tunda Bayar Utang Jamkesda

SAMARINDA. Panitia Khusus (Pansus) Utang Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) terpaksa menunda penyelesaian…

Rabu, 22 Maret 2017 01:33

Proyek Rusak Jaringan Selular

SAMARINDA. Tidak semua masyarakat bisa mendapat akses informasi. Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo)…

Rabu, 22 Maret 2017 01:33

Jurnalis Kaltim Lawan Hoax

Rencana deklarasi anti hoax yang diinisiasi jurnalis Kaltim mendapat respons positig Gubernur Kaltim,…

Senin, 20 Maret 2017 02:05
KASUS DUGAAN PUNGLI TPK PALARAN

Usai Jumpa Pers, Wali Kota Samarinda Marah Besar..!!

SAMARINDA. Siang kemarin, suasana Rumah Jabatan (Rumjab) Wali Kota Samarinda di Jalan S Parman lain…

Senin, 20 Maret 2017 02:04

Kurang dari 5 Menit Api Padam

SAMARINDA. Penanggulangan musibah kebakaran sejak dini terus disosialisasikan kepada masyarakat. Selain…

Senin, 20 Maret 2017 02:03

Rusunawa Mewah Siap Beroperasi

RUMAH Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Harapan Baru, Loa Janan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .