MANAGED BY:
MINGGU
28 MEI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Selasa, 14 Februari 2017 01:36
Jembatan Ini Tak Kunjung Digunakan, Malah Jadi Sirkuit Siluman

Resahkan Warga, Polisi Diminta Tegas

SALAH GUNA: Anak muda menggunakan jembatan Mahkota II sebagai tempat balapan liar.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Semakin hari, bagian hulu Jembatan Mahkota II semakin ramai dikunjungi. Beberapa waktu lalu, mulut jembatan ini dijadikan arena untuk berolahraga oleh warga sekitar. Namun belakangan area tersebut dikuasai para geng motor untuk dijadikan sirkuit siluman. Biasanya mereka melakukan aktivitasnya sejak pukul 16.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita.

Saat awak media ini menanyai asal mereka, sebagian besar mengaku dominan dari Mangkupalas, Harapan Baru, dan Loa Janan. Namun mereka berdalih hanya sekedar berkumpul saja. “Senang aja ngumpul di sini (Jembatan Mahkota II, Red) karena tempatnya keren, rame, dan kami rasa aman,” kata Ry (14) salah satu anggota geng motor.

Meski begitu, keberadaan mereka rupanya cukup mengganggu masyarakat yang ingin berolahraga di kawasan tersebut. Karena menurut beberapa warga, selain sangat bising, perilaku buruk mereka berpotensi membuahkan petaka.

“Enggak pakai helm, kebut-kebutan gitu, sama saja “ngantarin nyawa”. Kita yang mau olahraga terpaksa mengalah dari pada kesenggol motornya,” protes Restu (48) salah seorang warga.“Memang ini tempat umum, siapa saja boleh datang. Tapi kalau disalahgunakan (balapan liar, Red) jelas kita risih. Kami ingin pihak berwajib bisa menegur,” tambahnya.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kapolsekta Palaran, Kompol  Andrias Nurcahyo Wibowo mengaku sudah sering melakukan patroli ke kawasan tersebut. Namun kadang anggotanya tidak menemukan satupun dari geng motor cilik berkeliaran di kawasan itu.

“Kalaupun ada, mereka ngakunya nongkrong saja. Kalau tidak ada kegiatan negatif, masa mau dibubarkan? Selain mereka kan pengunjung lainnya juga banyak,” terang Andrias.
Meski begitu, atas laporan itu, Andrias mengaku akan menindaklanjutinya. “Kalau memang ada balapan liar, akan kami tidak lanjuti kembali. Namun yang pasti, siapa saja berhak untuk berkumpul di jembatan tersebut selama tidak mengganggu Kamtibmas,” tandasnya. (rm-1/aya)


BACA JUGA

Jumat, 26 Mei 2017 19:00

Caci Maki Kerap Diterima

MESKI Operasi Patuh sudah berlalu, namun jumlah pelanggar tampaknya terus bertambah, bahkan meremehkan…

Kamis, 25 Mei 2017 18:04

Asus Manjakan Pecinta Live Streaming dan Mobile Fotografi

Vendor smartphone asal Taiwan, Asus, kembali meluncurkan seri Zenfone terbarunya dalam gelaran Zenfinity…

Rabu, 24 Mei 2017 01:11

Pindah ke Kantor Baru

SAMARINDA. Terhitung sejak Senin (22/5), pelayanan administrasi kependudukan bagi warga Palaran resmi…

Rabu, 24 Mei 2017 01:10

Jumat, Warga Kembali Berdemo

SAMARINDA. Tuntutan warga RT 32, 33, 34, 35 dan 36, Kelurahan Rawa Makmur, Palaran telah disampaikan…

Rabu, 24 Mei 2017 01:09

Terkendala Cuaca Buruk

SAMARINDA. Pengerjaan penanggulangan tanah longsor di belakang bangunan baru kantor Kecamatan Palaran…

Selasa, 23 Mei 2017 01:17

Dipekerjakan Tanpa JHT

SAMARINDA. Lembar tuntutan yang ditujukan kepada PT KOM, yang kini mengelola gudang eks areal PT Timur…

Selasa, 23 Mei 2017 01:16

Lereng Bukit Ditrap

SAMARINDA. Penanggulangan tanah longsor lereng bukit di belakang kantor baru Kecamatan Palaran, Jalan…

Selasa, 23 Mei 2017 01:16

Hari Ini, IPA Gunung Lipan Dikuras

SAMARINDA. Memberikan pelayanan terbaik selama Ramadan, dilakukan PDAM Tirta Kencana Samarinda. Adapun…

Senin, 22 Mei 2017 16:22

Warga Kampung Jawa Tagih Janji Pemkot

SAMARINDA. Warga sekitar Jalan Bukit Barisan, Gang 04, RT 33, Kelurahan Jawa, Samarinda Ulu tengah dibalut…

Jumat, 19 Mei 2017 19:33

Kelurahan Tunggu Respons BPKAD

SAMARINDA. Bangunan dan tanah kosong yang merupakan aset Pemprov Kaltim di Jalan Slamet Riyadi, RT 41,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .