MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Selasa, 14 Februari 2017 01:36
Mau Belajar, Cukup Bawa Botol Bekas

Cara Denis Buat Kampung Inggris di Samarinda Seberang

PROKAL.CO, Tidak perlu menunggu pihak lain untuk bergerak maju. Begitulah pesan moral yang disampaikan Denis, warga Jalan Manunggal, RT 19, Kelurahan Mangkupalas, Samarinda Seberang. Pria 48 tahun ini bercita-cita menjadikan salah satu kawasan di Samarinda Seberang jadi Kampung Inggris.

Rita Lavenia Syaiful, Samarinda

DENIS merupakan pendatang asal Flores yang sangat memerhatikan proses pertumbuhan anak-anak di sekitarnya.  Sehingga kini, dia membuat komunitas belajar Bahasa Inggris di Samarinda Seberang.
Meski hanya lulusan SMA, kepiawaiannya dalam berbahasa Inggris tak perlu diragukan lagi. Hal itu juga yang mengantarnya jadi salah satu staf Dinas Parawisata Provinsi Kaltim yang bertugas memandu para turis asing ke Benua Etam.
“Saya bisa bahasa inggris karena belajar secara autodidak. Karena menurut saya, siapapun yang memiliki niat pasti ada jalan. Motivasi saya mengajarkan Bahasa Inggris untuk membangun mental anak-anak sejak dini agar lebih percaya diri,” tuturnya.
Demi mewujudkan impiannya tersebut, Denis telah mendirikan bangunan sederhana yang terbuat dari botol bekas. Botol-botol tersebut dia kumpulkan sendiri selama empat bulan terakhir. “Saya sengaja membuatnya dari botol bekas, karena sambil mengajari anak-anak belajar Bahasa Inggris, saya mengajarkan mereka cara mencintai dan menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.
Uniknya, syarat utama jika ingin mengikuti pembelajaran tersebut, anak-anak cukup membawa botol-botol bekas. “Di sini saya tidak mencari uang. Karena saat kita berbicara masalah uang ke anak-anak, mereka akan minder. Karena tidak bisa membayar, sedangkan dia ikut belajar,” terangnya.
Hingga kini, murid yang dia miliki sudah mencapai 27 orang. Selain membawa botol bekas sebagai syarat, Denis juga memiliki syarat lain, yaitu dalam 7 hari, para anak didiknya sudah harus bisa berbahasa inggris.
“Paling tidak mereka bisa menceritakan kegiatan mereka sehari-hari. Dan juga bisa menghafal anggota tubuhnya sendiri. Dengan begitu mereka termotivasi dan bisa cepat mengerti,” paparnya.
Denis juga membeberkan bahwa tidak hanya anak-anak yang bisa ikut belajar di ruah botol tersebut, semua kalangan yang ingin belajar juga diperbolehkan ikut.
“Jadi saya ingin semua orang di sekeliling saya bisa berbahasa asing. Karena kita sudah memasuki era globalisasi. Namun yang pasti, kunci dari belajar adalah niat dan tidak boleh malu,” tegasnya.
Camat Samarinda Seberang, Ansarullah, sangat mengapresiasi tindakan Denis. Karena menurutnya keputusannya memberi dampak positif bagi lingkungan dan perkembangan anak-anak dalam dunia pendidikan.
“Hebat. Karena secara tidak langsung, dia (Denis, Red) membuat warga sekitar lebih peduli terhadap lingkungan. Karena memanfaatkan barang bekas. Jadi dapat pintarnya, dapat bersihnya,” ungkap Ansarullah.
Namun, Ansarullah berharap, botol-botol tersebut tidak hanya digunakan untuk membuat bangunan sederhana, tetapi bisa untuk mempercantik sekitaran wilayah tersebut. “Jadi saya imbau kepada lurah (Mangkupalas, Red) untuk mengumpulkan warga melalui RT setempat untuk mengikuti pelatihan Sapta Pesona. Untuk penyelenggaranya, bisa koordinasi dengan Dinas Parawisata Kaltim,” tuturnya. (*/aya)


BACA JUGA

Senin, 27 Maret 2017 00:40

Lurah Bangga Respons Cepat

SAMARINDA. Perhatian terhadap korban kebakaran di Jalan Jelawat, Gang Mosi mulai terus mengalir. Sejumlah…

Senin, 27 Maret 2017 00:38

Atap Keropos, Konstruksi Retak

SAMARINDA. Sejumlah fasilitas umum di Kota Tepian kini kondisinya memprihatinkan. Salah satunya Jembatan…

Senin, 27 Maret 2017 00:36

Biang Kecelakaan, Tikungan Miramar Dibersihkan

SAMARINDA. Jalur pembatas antar Kecamatan Samarinda Seberang dan Kecamatan Palaran, atau yang lebih…

Jumat, 24 Maret 2017 01:25

Minum Gaduk, 6 Remaja "Dijewer" Polisi

SAMARINDA. Lama tidak terdengar mengenai kenakalan remaja, seperti ngelem, gaduk, dan kenakalan lainnya,…

Jumat, 24 Maret 2017 01:24

Hati-hati Pedofilia

SAMARINDA. Ketua Harian KPAI Samarinda, Adji Suwignyo berharap warga hingga pemerintah harus lebih waspada…

Jumat, 24 Maret 2017 01:24

Kampung Warna Warni di Samarinda Dapat Sambutan

NIATAN Camat Samarinda Seberang Ansarullah menjadikan Kampung Ketupat, sebagai kampung berwarna, mendapat…

Kamis, 23 Maret 2017 21:05

PKL Pramuka Segera Ditertibkan

SAMARINDA. Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Pramuka yang berbatasan dengan Kecamatan…

Kamis, 23 Maret 2017 21:03

Rumah Botol Diprotes Warga

SAMARINDA. Niatan mulia tidak selalu disambut baik. Begitulah yang dirasakan Denis, penggagas rumah…

Rabu, 22 Maret 2017 01:40

Proyek Jembatan Kembar Bikin Macet

SAMARINDA. Pembangunan Jembatan Kembar kini memasuki tahap penanaman tiang penyanggah. Kendati prosesnya…

Rabu, 22 Maret 2017 01:39

Wali Kota Belum Bersikap

SAMARINDA. Tuntutan puluhan Ketua RT dan tokoh masyarakat Simpang Tiga mengenai penggantian lurah, hingga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .