MANAGED BY:
SENIN
20 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Selasa, 14 Februari 2017 01:36
Mau Belajar, Cukup Bawa Botol Bekas

Cara Denis Buat Kampung Inggris di Samarinda Seberang

PROKAL.CO, Tidak perlu menunggu pihak lain untuk bergerak maju. Begitulah pesan moral yang disampaikan Denis, warga Jalan Manunggal, RT 19, Kelurahan Mangkupalas, Samarinda Seberang. Pria 48 tahun ini bercita-cita menjadikan salah satu kawasan di Samarinda Seberang jadi Kampung Inggris.

Rita Lavenia Syaiful, Samarinda

DENIS merupakan pendatang asal Flores yang sangat memerhatikan proses pertumbuhan anak-anak di sekitarnya.  Sehingga kini, dia membuat komunitas belajar Bahasa Inggris di Samarinda Seberang.
Meski hanya lulusan SMA, kepiawaiannya dalam berbahasa Inggris tak perlu diragukan lagi. Hal itu juga yang mengantarnya jadi salah satu staf Dinas Parawisata Provinsi Kaltim yang bertugas memandu para turis asing ke Benua Etam.
“Saya bisa bahasa inggris karena belajar secara autodidak. Karena menurut saya, siapapun yang memiliki niat pasti ada jalan. Motivasi saya mengajarkan Bahasa Inggris untuk membangun mental anak-anak sejak dini agar lebih percaya diri,” tuturnya.
Demi mewujudkan impiannya tersebut, Denis telah mendirikan bangunan sederhana yang terbuat dari botol bekas. Botol-botol tersebut dia kumpulkan sendiri selama empat bulan terakhir. “Saya sengaja membuatnya dari botol bekas, karena sambil mengajari anak-anak belajar Bahasa Inggris, saya mengajarkan mereka cara mencintai dan menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.
Uniknya, syarat utama jika ingin mengikuti pembelajaran tersebut, anak-anak cukup membawa botol-botol bekas. “Di sini saya tidak mencari uang. Karena saat kita berbicara masalah uang ke anak-anak, mereka akan minder. Karena tidak bisa membayar, sedangkan dia ikut belajar,” terangnya.
Hingga kini, murid yang dia miliki sudah mencapai 27 orang. Selain membawa botol bekas sebagai syarat, Denis juga memiliki syarat lain, yaitu dalam 7 hari, para anak didiknya sudah harus bisa berbahasa inggris.
“Paling tidak mereka bisa menceritakan kegiatan mereka sehari-hari. Dan juga bisa menghafal anggota tubuhnya sendiri. Dengan begitu mereka termotivasi dan bisa cepat mengerti,” paparnya.
Denis juga membeberkan bahwa tidak hanya anak-anak yang bisa ikut belajar di ruah botol tersebut, semua kalangan yang ingin belajar juga diperbolehkan ikut.
“Jadi saya ingin semua orang di sekeliling saya bisa berbahasa asing. Karena kita sudah memasuki era globalisasi. Namun yang pasti, kunci dari belajar adalah niat dan tidak boleh malu,” tegasnya.
Camat Samarinda Seberang, Ansarullah, sangat mengapresiasi tindakan Denis. Karena menurutnya keputusannya memberi dampak positif bagi lingkungan dan perkembangan anak-anak dalam dunia pendidikan.
“Hebat. Karena secara tidak langsung, dia (Denis, Red) membuat warga sekitar lebih peduli terhadap lingkungan. Karena memanfaatkan barang bekas. Jadi dapat pintarnya, dapat bersihnya,” ungkap Ansarullah.
Namun, Ansarullah berharap, botol-botol tersebut tidak hanya digunakan untuk membuat bangunan sederhana, tetapi bisa untuk mempercantik sekitaran wilayah tersebut. “Jadi saya imbau kepada lurah (Mangkupalas, Red) untuk mengumpulkan warga melalui RT setempat untuk mengikuti pelatihan Sapta Pesona. Untuk penyelenggaranya, bisa koordinasi dengan Dinas Parawisata Kaltim,” tuturnya. (*/aya)


BACA JUGA

Minggu, 19 Februari 2017 23:29

Mengaku Jadi Wadah Alternatif

Munculnya poros tengah KNPI Kaltim yang dikomandoi Suparni kini mulai melebarkan sayap. Pasalnya, sudah…

Jumat, 17 Februari 2017 17:03

DICARI..!! Rizki Sebulan Tak Pulang, Kemana-mana Bawa Lipstik

SAMARINDA. Sejak sebulan yang lalu, seorang bocah berusia 11 tahun bernama Muhammad Rizki, membuat keluarganya…

Jumat, 17 Februari 2017 17:01

Temui Jalan Buntu

SAMARINDA. Polemik tambang batu bara di Jalan Samratulangi, RT 5, Kelurahan Gunung Panjang, Samarinda…

Kamis, 16 Februari 2017 18:43

Jalan Rimbawan Ibarat Jalur Tengkorak

SAMARINDA. Jalan Rimbawan, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara bisa dibilang merupakan…

Kamis, 16 Februari 2017 18:40

Polisi Bakal Bangun Pos

SAMARINDA. Setelah mendapat keluhan  dari warga mengenai adanya aktivitas membahayakan di kawasan…

Rabu, 15 Februari 2017 16:46

Petani Makroman Genjot Produksi Cabai

SAMARINDA. Petani di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, tengah giat menggenjot produksi cabai merah…

Rabu, 15 Februari 2017 16:44

Layanan Polisi Makin Canggih

SAMARINDA. Peningkatan layanan senantiasa dilakukan Polri, salah satunya meluncurkan layanan berbasis…

Rabu, 15 Februari 2017 11:49
Mtq

Festival Kuliner dan Fashion Meriahkan MTQ Sungai Pinang

SAMARINDA. Pagelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke 39 Kecamatan Sungai Pinang yang dilaksanakan…

Selasa, 14 Februari 2017 08:32
Mtq

Warga Kompak Sukseskan MTQ Ke-39 Sungai Pinang

SAMARINDA. Kondisi defisit keuangan yang dialami Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda belum bisa dihindari.…

Selasa, 14 Februari 2017 01:37

Jalan Juanda Harus Dilebarkan

SAMARINDA. Jika melewati Jalan Ir H Juanda, tepatnya di area kompleks sekolah negeri, kita akan disuguhkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .