MANAGED BY:
SABTU
29 APRIL
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Selasa, 14 Februari 2017 01:36
Mau Belajar, Cukup Bawa Botol Bekas

Cara Denis Buat Kampung Inggris di Samarinda Seberang

PROKAL.CO, Tidak perlu menunggu pihak lain untuk bergerak maju. Begitulah pesan moral yang disampaikan Denis, warga Jalan Manunggal, RT 19, Kelurahan Mangkupalas, Samarinda Seberang. Pria 48 tahun ini bercita-cita menjadikan salah satu kawasan di Samarinda Seberang jadi Kampung Inggris.

Rita Lavenia Syaiful, Samarinda

DENIS merupakan pendatang asal Flores yang sangat memerhatikan proses pertumbuhan anak-anak di sekitarnya.  Sehingga kini, dia membuat komunitas belajar Bahasa Inggris di Samarinda Seberang.
Meski hanya lulusan SMA, kepiawaiannya dalam berbahasa Inggris tak perlu diragukan lagi. Hal itu juga yang mengantarnya jadi salah satu staf Dinas Parawisata Provinsi Kaltim yang bertugas memandu para turis asing ke Benua Etam.
“Saya bisa bahasa inggris karena belajar secara autodidak. Karena menurut saya, siapapun yang memiliki niat pasti ada jalan. Motivasi saya mengajarkan Bahasa Inggris untuk membangun mental anak-anak sejak dini agar lebih percaya diri,” tuturnya.
Demi mewujudkan impiannya tersebut, Denis telah mendirikan bangunan sederhana yang terbuat dari botol bekas. Botol-botol tersebut dia kumpulkan sendiri selama empat bulan terakhir. “Saya sengaja membuatnya dari botol bekas, karena sambil mengajari anak-anak belajar Bahasa Inggris, saya mengajarkan mereka cara mencintai dan menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.
Uniknya, syarat utama jika ingin mengikuti pembelajaran tersebut, anak-anak cukup membawa botol-botol bekas. “Di sini saya tidak mencari uang. Karena saat kita berbicara masalah uang ke anak-anak, mereka akan minder. Karena tidak bisa membayar, sedangkan dia ikut belajar,” terangnya.
Hingga kini, murid yang dia miliki sudah mencapai 27 orang. Selain membawa botol bekas sebagai syarat, Denis juga memiliki syarat lain, yaitu dalam 7 hari, para anak didiknya sudah harus bisa berbahasa inggris.
“Paling tidak mereka bisa menceritakan kegiatan mereka sehari-hari. Dan juga bisa menghafal anggota tubuhnya sendiri. Dengan begitu mereka termotivasi dan bisa cepat mengerti,” paparnya.
Denis juga membeberkan bahwa tidak hanya anak-anak yang bisa ikut belajar di ruah botol tersebut, semua kalangan yang ingin belajar juga diperbolehkan ikut.
“Jadi saya ingin semua orang di sekeliling saya bisa berbahasa asing. Karena kita sudah memasuki era globalisasi. Namun yang pasti, kunci dari belajar adalah niat dan tidak boleh malu,” tegasnya.
Camat Samarinda Seberang, Ansarullah, sangat mengapresiasi tindakan Denis. Karena menurutnya keputusannya memberi dampak positif bagi lingkungan dan perkembangan anak-anak dalam dunia pendidikan.
“Hebat. Karena secara tidak langsung, dia (Denis, Red) membuat warga sekitar lebih peduli terhadap lingkungan. Karena memanfaatkan barang bekas. Jadi dapat pintarnya, dapat bersihnya,” ungkap Ansarullah.
Namun, Ansarullah berharap, botol-botol tersebut tidak hanya digunakan untuk membuat bangunan sederhana, tetapi bisa untuk mempercantik sekitaran wilayah tersebut. “Jadi saya imbau kepada lurah (Mangkupalas, Red) untuk mengumpulkan warga melalui RT setempat untuk mengikuti pelatihan Sapta Pesona. Untuk penyelenggaranya, bisa koordinasi dengan Dinas Parawisata Kaltim,” tuturnya. (*/aya)


BACA JUGA

Jumat, 28 April 2017 16:25

Warga Tagih Janji Pemkot

SAMARINDA. Jembatan Hijau, penghubung warga RT 09, Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang…

Jumat, 28 April 2017 16:24

Longsor Tengkawang Kian Parah

SAMARINDA. Dua minggu berlalu, longsor di Jalan Tengkawang, Gang Kelapa Gading, Blok A, Poros 3, RT…

Kamis, 27 April 2017 22:24

Bos Loa Hui Diadili

SAMARINDA. Satpol PP Kota Samarinda tak main-main dalam menindak setiap pelanggaran yang ditemukan ketika…

Kamis, 27 April 2017 22:24

Lurah Sebut Dampak Pasang

SAMARINDA. Hujan deras yang mengguyur sebagian besar kawasan Loa Janan Ilir, Selasa (18/4) pekan lalu…

Kamis, 27 April 2017 22:23

Terminal Bayangan Harus Direlokasi

SAMARINDA. Proyek Jembatan Kembar membuat ruas jalan menyempit. Terutama di sisi Jalan Cipto Mangunkusumo,…

Rabu, 26 April 2017 16:54

Bukan Lagi Wewenang BPBD

SAMARINDA. Keinginan warga Kelurahan Selili, Samarinda Ilir yang ingin menetap di lokasi longsor, belum…

Rabu, 26 April 2017 16:52

Camat Minta Dibersihkan

SAMARINDA. Sisa batu bara yang berhamburan di jalan membuat Camat Palaran Suwarso gerah. Dia pun meminta…

Selasa, 25 April 2017 01:38

Izin Penggunaan Jalan Negara Ditelusuri

SAMARINDA. Maraknya aktivitas hauling truk tambang batu bara yang menggunakan jalan negara di wilayah…

Selasa, 25 April 2017 01:37

Bukit Miramar Diduga Milik Abun

SAMARINDA. Hingga saat ini Kelurahan Mangkupalas masih berupaya menelusuri siapa pemilik bukit di tepi…

Selasa, 25 April 2017 01:37

Jalan Pattimura Terancam Ambles

SAMARINDA. Titik longsor baru di kawasan Samarinda Seberang - Palaran bertambah. Bahkan tanah longsor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .