MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Selasa, 14 Februari 2017 01:36
Mau Belajar, Cukup Bawa Botol Bekas

Cara Denis Buat Kampung Inggris di Samarinda Seberang

PROKAL.CO, Tidak perlu menunggu pihak lain untuk bergerak maju. Begitulah pesan moral yang disampaikan Denis, warga Jalan Manunggal, RT 19, Kelurahan Mangkupalas, Samarinda Seberang. Pria 48 tahun ini bercita-cita menjadikan salah satu kawasan di Samarinda Seberang jadi Kampung Inggris.

Rita Lavenia Syaiful, Samarinda

DENIS merupakan pendatang asal Flores yang sangat memerhatikan proses pertumbuhan anak-anak di sekitarnya.  Sehingga kini, dia membuat komunitas belajar Bahasa Inggris di Samarinda Seberang.
Meski hanya lulusan SMA, kepiawaiannya dalam berbahasa Inggris tak perlu diragukan lagi. Hal itu juga yang mengantarnya jadi salah satu staf Dinas Parawisata Provinsi Kaltim yang bertugas memandu para turis asing ke Benua Etam.
“Saya bisa bahasa inggris karena belajar secara autodidak. Karena menurut saya, siapapun yang memiliki niat pasti ada jalan. Motivasi saya mengajarkan Bahasa Inggris untuk membangun mental anak-anak sejak dini agar lebih percaya diri,” tuturnya.
Demi mewujudkan impiannya tersebut, Denis telah mendirikan bangunan sederhana yang terbuat dari botol bekas. Botol-botol tersebut dia kumpulkan sendiri selama empat bulan terakhir. “Saya sengaja membuatnya dari botol bekas, karena sambil mengajari anak-anak belajar Bahasa Inggris, saya mengajarkan mereka cara mencintai dan menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.
Uniknya, syarat utama jika ingin mengikuti pembelajaran tersebut, anak-anak cukup membawa botol-botol bekas. “Di sini saya tidak mencari uang. Karena saat kita berbicara masalah uang ke anak-anak, mereka akan minder. Karena tidak bisa membayar, sedangkan dia ikut belajar,” terangnya.
Hingga kini, murid yang dia miliki sudah mencapai 27 orang. Selain membawa botol bekas sebagai syarat, Denis juga memiliki syarat lain, yaitu dalam 7 hari, para anak didiknya sudah harus bisa berbahasa inggris.
“Paling tidak mereka bisa menceritakan kegiatan mereka sehari-hari. Dan juga bisa menghafal anggota tubuhnya sendiri. Dengan begitu mereka termotivasi dan bisa cepat mengerti,” paparnya.
Denis juga membeberkan bahwa tidak hanya anak-anak yang bisa ikut belajar di ruah botol tersebut, semua kalangan yang ingin belajar juga diperbolehkan ikut.
“Jadi saya ingin semua orang di sekeliling saya bisa berbahasa asing. Karena kita sudah memasuki era globalisasi. Namun yang pasti, kunci dari belajar adalah niat dan tidak boleh malu,” tegasnya.
Camat Samarinda Seberang, Ansarullah, sangat mengapresiasi tindakan Denis. Karena menurutnya keputusannya memberi dampak positif bagi lingkungan dan perkembangan anak-anak dalam dunia pendidikan.
“Hebat. Karena secara tidak langsung, dia (Denis, Red) membuat warga sekitar lebih peduli terhadap lingkungan. Karena memanfaatkan barang bekas. Jadi dapat pintarnya, dapat bersihnya,” ungkap Ansarullah.
Namun, Ansarullah berharap, botol-botol tersebut tidak hanya digunakan untuk membuat bangunan sederhana, tetapi bisa untuk mempercantik sekitaran wilayah tersebut. “Jadi saya imbau kepada lurah (Mangkupalas, Red) untuk mengumpulkan warga melalui RT setempat untuk mengikuti pelatihan Sapta Pesona. Untuk penyelenggaranya, bisa koordinasi dengan Dinas Parawisata Kaltim,” tuturnya. (*/aya)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 15:39

Instruksi Pemkot Diabaikan

SAMARINDA. Dibukanya Jembatan Mahkota II disambut antusias oleh warga yang telah menunggunya bertahun-tahun.…

Rabu, 21 Juni 2017 16:36

Gunung Tangga Rawan Kecelakaan

SAMARINDA. Kawasan Gunung Tangga, Kelurahan Tanah Merah, merupakan satu-satunya akses utama menuju Bontang…

Rabu, 21 Juni 2017 16:34

LIHAT NIH...!! Tikungan Miramar Kian Maut

SAMARINDA. Bukan hanya lumpur, batu sebesar kepalan tangan orang dewasa membuat tikungan Miramar di…

Selasa, 20 Juni 2017 01:21

Camat Kembalikan Proyek ke PUPR

SAMARINDA. Longsor dari lereng bukit di belakang kantor baru Camat Palaran, Jalan Ampera II masih terjadi…

Selasa, 20 Juni 2017 01:20

Pembangunan Drainase Minta Dikebut

SAMARINDA. Warga Jalan KH Harun Nafsi, Kelurahan Rapak Dalam khususnya yang kerap menjadi korban genangan…

Selasa, 20 Juni 2017 01:18

Lumpur Rapak Dalam Dibiarkan

SAMARINDA. Persoalan endapan lumpur dari kuburan muslimin di Jalan KH Harun Nafsi, RT 16, Kelurahan…

Senin, 19 Juni 2017 00:51

Hujan, Gerilya Banjir Duluan

SAMARINDA. Tak perlu menunggu hujan deras, kawasan Jalan Gerilya di Kelurahan Sungai Pinang Dalam (SPD)…

Senin, 19 Juni 2017 00:48

Balap Liar Bikin Gemas

SAMARINDA. Bukannya beristirahat di rumah, puluhan anak-anak usia 8 hingga 16 tahun justru berkeliaran…

Jumat, 16 Juni 2017 17:24

Awas! Daging Ayam Busuk Beredar

SAMARINDA. Permintaan sejumlah kebutuhan pokok meningkat di bulan Ramadan. Hal ini berimbas dengan naiknya…

Kamis, 15 Juni 2017 19:37

Aksi Tambal Jalan Dilanjutkan

SAMARINDA. Warga Kelurahan Sambutan terus melakukan penambalan jalan yang berlubang. Saat ini hampir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .