MANAGED BY:
SABTU
29 APRIL
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Selasa, 14 Februari 2017 01:28
Gagal "Kerjai" Karyawati Bank

Modus Gembos Ban, Pencuri Digebuki

DISERET: Ridho diseret polisi.

PROKAL.CO, SAMARINDA. "Mbak bannya kempes, mbak bannya kempes" ucap pengendara motor kepada Khairunnisa. Wanita itu sedang mengemudikan mobil Toyota Avanza hitam KT 1895 MB di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang,  tepat di depan Matos Nuansa Elektronik.

Merasa mobil yang dikemudikan tak nyaman, pegawai BRI KPC Samarinda Seberang itupun menepikan mobilnya di area boleh berhenti. Wanita 26 tahun itu lantas turun untuk memeriksa kondisi ban belakang sebelah kiri mobil yang kempes. Ketika turun dari mobil, Khairunnisa hanya membawa ponsel, sedangkan tas hitam miliknya ditinggal di mobil. Namun sebelumnya posisi tas yang semula berada di bangku depan penumpang dipindahkan ke bawah agar tidak terlihat.

Tapi Khairunnisa tak menyadari dirinya sudah diintai kawanan spesialis pencurian dengan sasaran nasabah bank yang menggunakan modus gembos ban. Dan ketika Khairunnisa sibuk menelepon serta melihat kondisi ban mobil, salah seorang penjahat jalanan bernama Ridho beraksi membuka pintu kemudi mobil yang selanjutnya mengambil tas Khairunnisa. Peristiwa itu terjadi Senin (13/2) kemarin pukul 12.30 Wita.

Aksi Ridho diketahui Khairunnisa yang bergegas menghampiri. Warga Samarinda Seberang itu tak berkutik karena Khairunnisa mencegahnya kabur.  "Saya ambil jalan memutar ke depan mobil jadi dia (Ridho, Red) tak bisa kabur. Sedangkan temannya kabur mengendarai motor ketika saya berjalan mencegah supaya dia tak kabur," tutur Khairunnisa kepada Sapos.

Dipergoki pemilik tas, Ridho yang bingung mau kabur kemana terpaksa berlari ke areal Matos. Sebelumnya tas yang dicuri dilempar begitu saja sehingga membuat sejumlah orang berteriak dan mengira tas itu berisi bom.

Namun teriakan warga yang panik bahkan sempat tak berani mengejar Ridho, langsung berubah menjadi amarah. Belakangan warga mengetahui Ridho ternyata pencuri yang dikejar Khairunnisa sambil berteriak.

Seorang warga berusaha menangkap, namun Ridho yang tak mau mati konyol mencabut pisau. Warga yang awalnya ciut nyali akhirnya memberanikan diri. Ridho terjepit, ia pun hanya bisa pasrah ditangkap dan dimassa. Beruntung sejumlah Polantas yang melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar Jembatan Mahakam bergegas mengamankan Ridho yang babak belur dimassa. Informasi tertangkapnya spesialis pecah ban itu menyebar dengan cepat, hingga membuat polisi geger karena laporan awal yang diterima ada tas berisi bom di depan pusat perbelanjaan barang elektronik tersebut.

Akibat laporan yang berlebihan itu, Detasemen Gegana Brimob Polda Kaltim hingga datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan bom yang dimaksud. "Jadi tidak benar adanya bom di depan pusat perbelanjaan barang elektronik itu. Yang benar adalah ada seorang pelaku spesialis pecah ban ditangkap massa," terang Kapolresta Samarinda Kombes Pol Dr Eriadi, melalui Kasubag Humas Iptu Hardi.

Ridho dikatakan Hardi, merupakan penjahat yang sudah beraksi di beberapa pulau dan juga bagian dari target operasi (TO) jajaran Satreskrim Polresta Samarinda. "Kasus ini masih dikembangkan. Dan jajaran Satreskrim juga sedang berusaha mengejar komplotan pelaku yang berhasil kabur," pungkasnya. (oke/beb)


BACA JUGA

Jumat, 28 April 2017 16:07

ABG 12 Tahun Cabuli 7 Bocah

TERTUNDUK. EC tertunduk ketika meladeni pertanyaan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)…

Jumat, 28 April 2017 16:06

Bos Semoga Jaya Dipolisikan

SAMARINDA. Sudah jatuh tertimpa tangga, sudah bangkrut utang berlimpah. Itulah nasib CV Semoga Jaya…

Jumat, 28 April 2017 16:04

Aidil Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Sidang lanjutan dugaan korupsi pengelolaan dana hibah KONI untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi…

Kamis, 27 April 2017 22:19

1 Orang Tewas, 59 Kritis

TENGGARONG. Rabu (26/4) pagi, puluhan warga asal Desa Jantur Selatan dan Jantur Baru berbondong-bondong…

Kamis, 27 April 2017 22:19

Mahasiswa Tewas dalam Penjara

SAMARINDA. Pupus sudah harapan Sayid Agil dan Rubiyah melihat putra pertamanya, Sayid Muhammad Talib…

Kamis, 27 April 2017 22:18

Ogah telan Obat, Sudah Sesuai Prosedur

TEWASNYA Sayid Muhammad Talib diduga akibat kelalaian yang dilakukan petugas klinik beserta dokter dan…

Kamis, 27 April 2017 22:17

Dipijat dengan Badik

SAMARINDA. Dua tikaman di punggung tak membuat Surianto kehilangan nyawa. Pemuda 28 tahun itu pelahan…

Kamis, 27 April 2017 22:16

Ajak Berjualan, Haramkan Meminta-minta di Jalan

Tidak semua orang bisa menjadi relawan bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan tidak mampu. Sayangnya,…

Rabu, 26 April 2017 16:25

Perut Wakar Jebol

SAMARINDA. Suasana pagi sekitar pukul 06.00 Wita, di Jalan M Said, Lok Bahu, Sungai Kunjang, kemarin…

Rabu, 26 April 2017 16:24

ABG “Dihargai” Rp 1 Juta

SAMARINDA. Malam kian larut. Suasana lalu lintas di Jalan Imam Bonjol, Samarinda Kota, sekitar pukul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .