MANAGED BY:
SENIN
20 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Selasa, 14 Februari 2017 01:05
BPBD Usulkan Rp 50 Miliar

Atasi Abrasi di Pantai Corong

PROKAL.CO, PENAJAM. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU) kembali mengusulkan sekira Rp 50 miliar untuk program penanggulangan abrasi atau pengikisan pantai imbas gelombang laut. Usulan itu disampaikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk pengadaan beton berbentuk ring. Hal itu untuk mencegah pengikisan di pesisir Pantai Corong, Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam.

Kepala Pelaksana BPBD PPU Andi Dahrul mengatakan, abrasi di Pantai Corong kian memprihatinkan. Pencegahan perlu dilakukan dengan memasang beton berbentuk ring untuk mencegah abrasi masuk mengenai rumah warga.

“Dari kajian, diperlukan anggaran sekitar Rp 50 miliar. Tapi semua itu tergantung dari pusat. Kami hanya berupaya mengusulkan,” katanya, kemarin (13/2).

Tahun lalu, BPBD PPU mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 17 miliar dari APBN. Itu untuk pemasangan bronjong atau susunan anyaman kawat baja berbentuk kotak dengan lubang segi enam, sebagai pengikat atau perkuatan dari tumpukan batu. Pemasangan bronjong sepanjang 1 kilometer itu dilakukan di pesisir Desa Sesulu hingga Desa Apiapi, Kecamatan Waru.

Maklum, pada kawasan itu, dalam setahun daratan yang terkikis mencapai delapan hingga 15 meter. Bahkan ada beberapa rumah sudah terkena. “Tahun ini kami usulkan lagi. Soalnya masih ada beberapa meter yang belum dipasang (bronjong),” kata Dahrul.

Sebagai informasi, gelombang besar setiap tahun melanda pesisir PPU yang membuat daratan tergerus sekitar 143 hektare dan sedimentasi berkisar 70 hektare tiap tahun. Karena abrasi, beberapa pohon kelapa di wilayah pesisir pantai itu mati. Sepanjang garis pantai di PPU yang mencapai sekitar 272 kilometer, meliputi wilayah Kampung Baru, Sungai Parit, Nipahnipah, Sesulu, Apiapi, dan Pantai Babulu Laut, terkena dampak yang parah. (*/rik/ica/k8/KPNN/AMA)


BACA JUGA

Minggu, 19 Februari 2017 02:08

Polisi Geledah Sekolah di Bontang, Memangnya Ada Apa Ya...?

BONTANG. Tingginya peredaran narkoba di Kota Bontang menjadi atensi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)…

Sabtu, 18 Februari 2017 13:16

Curi Lampu Jalan, Divonis 2 Tahun

SANGATTA.   Ezhar Ramadhan alias Reza dan Muhammad Jain alias Jen, dua pencuri puluhan solar…

Sabtu, 18 Februari 2017 13:13

Dianak Tirikan, Tak Patah Semangat

TANJUNG REDEB. Meskipun Kabupaten Berau kerap “dikucilkan” dari agenda pariwisata nasional…

Jumat, 17 Februari 2017 17:07

Bangun PLTU, Pemerintah Tak Keluar Uang

TANJUNG REDEB. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau masih melakukan penjajakan sebelum memulai langkah…

Jumat, 17 Februari 2017 17:05

BB Naik, Kas Negara Bertambah

SANGATTA.  Kejaksaan Negeri Sangatta melakukan pemusnahan barang bukti (BB) perkara pidana yang…

Kamis, 16 Februari 2017 18:49

Perlu Pembatasan Kendaraan di Maratua

TANJUNG REDEB. Direncanakan sebagai salah satu destinasi wisata, Pulau Maratua dinilai sudah perlu dibatasi…

Kamis, 16 Februari 2017 18:47

Orang Bontang Boros

BONTANG. Jumlah rata–rata pengeluaran per kapita penduduk Bontang rupanya cukup tinggi. Bahkan…

Kamis, 16 Februari 2017 18:45

Disdukcapil Klaim Capai 97 Persen

SAMARINDA. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda mengklaim, tugasnya merekam…

Rabu, 15 Februari 2017 16:52

Dibangun dari Kayu Bekas, Wabup Pun Iba

Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah mengaku kagum dengan keberadan Pondok Pesantren (Ponpes) Rahmatullah…

Rabu, 15 Februari 2017 16:50

Bahaya, Air Sungai Sangatta Tercemar

SANGATTA. Selain faktor aktivitas pertambangan dan perkebunan yang berada di hulu Sungai Sangatta yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .