MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Sabtu, 11 Februari 2017 12:38
ADA APA INI..??!! Warga Kutara Ancam Duduki Kantor Gubernur

Tuntut Masukkan Usulan DOB

PROKAL.CO, SANGATTA. Masyarakat Kutai Utara (Kutara) merasa tidak mendapat  penjelasan dari Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, terkait alasan tidak memasukkan usulan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Kutara dalam program legislasi Nasional (Prolegnas) tahun ini, yang diusulkan Gubernur.

Karena itu,  masyarakat Kutara mengancam akan datang ke kantor Gubernur Kaltim di Samarinda untuk bertemu langsung dengan gubernur guna menanyakan masalah itu. Demikian disampaikan tokoh masyarakat Kutara, Mugeni, pada wartawan dua hari lalu.

“Jika memang Gubernur Kaltim (Awang Faroek Ishak, Red) tidak merespons permintaan masyarakat Kutara untuk memasukkan usulan DOB Kutara ke dalam prolegnas tahun ini, masyarakat Kutara beserta tokoh-tokoh masyarakatnya akan datang langsung menemui Gubernur Kaltim, untuk meminta keadilan dan penjelasan. Mengapa Kutara tidak masuk dalam usulan Pemprov Kaltim sebagai DOB baru pada prolegnas tahun ini,” urainya.

Mugeni menerangkan,  dirinya merasa kecewa dengan keputusan Gubernur Kaltim yang hanya mengusulkan dua daerah otonomi baru. Yakni DOB Berau Pesisir dan DOB Paser Selatan. Sementara usulan DOB Kutara disebutkan masih diproses.

Dikatakan, hal apalagi yang menjadi ganjalan sehingga menyebabkan Kutara tidak masuk dalam usulan Gubernur tersebut. Padahal semua persyaratan sudah dipenuhi.
Bahkan hanya Kutara saja yang sudah mendapatkan jaminan mendapatkan dana segar sebagai anggaran operasional sementara sebesar Rp 300 miliar dari Kabupaten

Kutim sebagai kabupaten induk, untuk dana operasional. Selain itu, telah mendapatkan rekomendasi dari DPR-RI dan DPD-RI.  “Jadi  sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak memasukkan Kutara dalam prolegnas tahun ini,” katanya.

Karena itu, Mugeni tetap berharap ada kemurahan hati dari Awang Faroek Ishak, untuk tetap memasukkan usulan DOB Kutara ini. Nantinya terserah pusat yang akan menentukan apakah Kutara layak menjadi DOB baru atau tidak, namun tidak dengan cara meninggalkan usulan DOB Kutara begitu saja.(jn/rin)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 00:38

Program Dinkes Banyak Batal

SANGATTA. Dana cukai rokok yang bernilai sekitar Rp 12 miliar   yang masuk APBD Kutim tahun…

Rabu, 20 Juni 2018 00:29

DPRD Terima Banyak Keluhan

SANGATTA. Meskipun Desa Singa Gembara masuk Sangatta, namun fasilitas masih banyak dikeluhkan masyarakat.…

Selasa, 19 Juni 2018 00:38

Jangan Lupa Program Lama yang Mandek

SANGATTA. Banyak program yang tidak terealisasi akibat defisit dalam beberapa tahun. Bagi masyarakat,…

Selasa, 19 Juni 2018 00:34

Aktivis Kaltim Siap “Hambur” Jakarta

SAMARINDA. Sejumlah aktivis Kaltim yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Muda (GAM) berencana berkumpul…

Senin, 18 Juni 2018 00:02

Desak Peremajaan Armada Pemadam Kebakaran

BONTANG. DPRD Kota Bontang meminta pemerintah segera melakukan peremajaan seluruh kendaraan truk pengangkut…

Senin, 18 Juni 2018 00:01

Pengawasan Tenaga Kerja Tidak Efektif

BONTANG. Ketua Komisi I DPRD Bontang Agus Haris, menyebut persoalan ketenagakerjaan di Bontang akan…

Rabu, 13 Juni 2018 00:16

Gelar Bukber, Ketua DPRD Pilih Sambangi Ponpes

BONTANG. Ketua DPRD Bontang Nursalam memanfaatkan momen bulan suci Ramadan 1439 H untuk berbagi kebahagiaan…

Rabu, 13 Juni 2018 00:14

Dewan Perjuangkan lewat Raperda

BONTANG. Komisi III DPRD Bontang tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) atas hak dan bangunan…

Selasa, 12 Juni 2018 00:47

DPRD Dukung Wujudkan Smart City

BONTANG. Komisi III DPRD Bontang meminta Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) belajar…

Selasa, 12 Juni 2018 00:46

DPRD Minta Penjualan Lem Diperketat

BONTANG. Tren kasus penyalahgunaan lem di kalangan remaja Bontang mendapat sorotan dari Komisi I DPRD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .