MANAGED BY:
SELASA
25 APRIL
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Selasa, 07 Februari 2017 03:26
Kontraktor Demo, Wali Kota Sakit
DEMO: Kontraktor menuntut haknya.

PROKAL.CO, BONTANG. Ancaman para kontraktor untuk menggelar aksi ternyata bukan hanya isapan jempol belaka. Puluhan kontraktor yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengusaha Lokal Bontang (FKPLB) menduduki Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Bontang,  Senin (6/2) kemarin.

Mereka menuntut kejelasan waktu pembayaran proyek kegiatan fisik dan pengadaan barang serta jasa tahun anggaran 2016. Aksi demonstrasi dimulai sejak pukul 09.00 Wita. Sejumlah pernak-pernik alat peraga aksi dan spanduk bertuliskan “Segera Bayar Hak Kami” terpasang. Tepat di lahan parkir, sebuah mobil pikap dilengkapi alunan musik Iwan Fals turut memeriahkan jalannya aksi yang rencananya akan berhenti pukul 16.00 Wita.  Mereka pun silih berganti berorasi, diawali dengan orasi dari Ketua FKPLB Frans Micha.

“Kedatangan kami kemari bertujuan untuk meminta kejelasan hak kami yang belum dibayarkan oleh Pemkot Bontang. Beberapa waktu lalu, pemkot berjanji akan membayar selambat-lambatnya Februari. Sampai saat ini tak kunjung terbayarkan,” ungkapnya.

Adanya surat dari DPRD per 31 Januari 2017 yang menyurati Pemkot Bontang, ditengarai menjadi penghambat dilakukannya pergeseran anggaran mendahului perubahan, untuk dipakai membayar kepada pihak rekanan.  

“Pergeseran yang dilakukan sudah memenuhi regulasi sesuai Permendagri Nomor 37. Jangan kami dijadikan korban, bunga bank dan denda siapa yang mau tanggung,” bebernya.
Hal senada turut disampaikan Wakil Ketua FKPLB Muqrim. Ia mensinyalir kondisi demikian digiring ke arah politis oleh pihak legislatif.

“Kami meminta apa yang teman-teman suarakan ini, tidak menjadi konflik kepentingan. Dalam aturan sudah jelas, DPRD hanya sekadar pemberitahuan, yang berhak menyetujui adalah sekda,” ujarnya. Selain melakukan orasi, para kontraktor juga membentangkan sebuah terpal seraya bermain gaplek. Mereka berharap aksi mereka mendapat perhatian serius oleh Pemkot Bontang.

Sayangnya tak seorang pun perwakilan dari pihak Pemkot Bontang berhasil ditemui pendemo. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni yang sedang berada di Rumah Jabatan (Rumjab) juga tak bisa ditemui.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Ajudan Wali kota Bontang, Irwan mengatakan Neni sedang dalam keadaan sakit dan tak bisa ditemui. "Nanti saja dihubungi, soalnya ibu (Neni, Red) lagi sakit. Yang terima tamu saja suami (Sofyan Hasdam)," kata Irwan kepada sejumlah awak media.  (ivr/rin)


BACA JUGA

Senin, 24 April 2017 00:45

Yayasan Tantang Balik

BONTANG. Adanya laporan Aiptu Bangkit Marata Purba, terkait dugaan tindak pidana pemalsuan sertifikat…

Senin, 24 April 2017 00:44

PU Akui Pemkab Ngutang Rp600 Juta

SANGATTA. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim, Aswandini Eka Tirta menampik jika tidak terselesainya…

Minggu, 23 April 2017 20:25

Sasar Penumpang Tak Berpelampung

BONTANG. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang dalam waktu dekat bakal melakukan patroli…

Sabtu, 22 April 2017 13:42

Awas, HIV AIDS Masih Mengancam Berau

TANJUNG REDEB. Penegakan Perda Berau Nomor 2 tahun 2007 tentang Pelarangan Pelacuran, serta penutupan…

Sabtu, 22 April 2017 13:40

Jalan Poros Rusak Parah

SANGATTA.  Guna mengatasi kerusakan jalan lintas daerah, keberadaan jembatan timbang memang menjadi…

Jumat, 21 April 2017 17:26

Alat Tak Berfungsi, Pengadaan Barang Diperketat

TANJUNG REDEB. Pengadaan fasilitas penunjang kerja di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan…

Jumat, 21 April 2017 17:24

Pesan Amerika, Merk Cina yang Datang

BONTANG. Pengadaan eskalator atau tangga berjalan di Gedung DPRD Bontang 2015 silam, diduga tidak sesuai…

Kamis, 20 April 2017 16:21

Perusahaan Sawit Serobot Lahan Tambang

SAMARINDA. Penyerobotan lahan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit tak hanya dirasakan ratusan warga…

Kamis, 20 April 2017 16:19

Hindari Razia, Bocah Nyaris Tabrak Polisi

BONTANG. Ulah lima anak di bawah umur ini betul–betul bikin geleng-geleng kepala. Sudah umur tak…

Rabu, 19 April 2017 17:52

Ditinggal Cari Makan, 2 Rumah Hangus

TANJUNG REDEB. Teriakan seorang warga Jalan Stasiun 1, RT 09, Kelurahan Teluk Bayur, memecah keheningan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .