MANAGED BY:
MINGGU
22 JANUARI
HOME | UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Rabu, 11 Januari 2017 01:46
“Ikam Kira Aku Kada Kawa Baca Quran?”

Achmad Amins di Mata Mantan Pembuat Pidatonya

Rakhmat Sutopo

PROKAL.CO, Tujuh dari 10 orang Samarinda mungkin menganggap Achmad Amins pemarah. Tapi tidak bagi Rakhmat Sutopo, mantan penyusun pidato Achmad Amins pada rentang 2004-2010 yang kini meniti karir sebagai Kasi Fasilitasi KIP Diskominfo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).  Bagi Rakhmat – yang tidak sekali-dua kena semprot – Amins adalah sosok perfeksionis yang piawai mengapresiasi bawahan. Berikut testimoninya yang disampaikan dengan gaya bertutur:

BANDARA Juanda, Surabaya, suatu malam di tahun 2009.  Pak Amins beristirahat di sebuah cafe.  Di hadapannya duduk Kabag Humas dan Protokoler HM Faisal (kini Kadis Pariwisata, Red). Seolah menghibur, Faisal banyak bercerita kepada Bos-nya itu.  Seperti biasa pula Pak Amins menyimak nyaris tanpa ekspresi. Toh beberapa kali senyumnya mengembang. Materi cerita Faisal rupanya mengena di hatinya.

Saya, sebagai bawahan Faisal, hanya mendengarkan. Sesekali menimpali, kalau timing-nya tepat. Maklum, saya kalah eselon. Tak jauh dari tempat keduanya duduk, Eko Adityawarman – ajudan Pak Amins- berjalan hilir-mudik. Tangannya tak henti memencet tuts-tuts handphone.  Gerakannya monoton dan berulang: memencet handphone, menelepon, misuh-misuh.   Dari mulutnya sesekali keluar kata ‘’waduh!’’

Eko sedang gundah. Pak Amins menghendaki pulang ke Samarinda malam itu juga. Padahal tiket belum di tangan. Jadilah ia pontang-panting mengusahakan tiket. Untunglah saat itu bandara masih “membolehkan” calo beroperasi, sehingga Eko cukup tertolong. Namun sampai jarum jam menunjuk angka 8 tiket belum juga terpegang.

“Gini aja kalau nanti nggak dapat tiket biar tiket kami aja ikam pakai, dengan Bapak (Amins). Kami biar cari alternatif lain. Nginap lagi juga kada apa-apa,’’ kata Faisal, menenangkan Eko.

Eko belum menyerah.  “Bantu aku aja bos. Ayo kita cari sama-sama,” ajaknya kepada Faisal. Jadilah saya menggantikan posisi Faisal, menemani Pak Amins.  Faisal dan Eko menyusuri setiap jengkal bandara mencari selembar tiket.  “Aku mau jalan-jalan dulu. Muyak di sini. Ikam tunggu sini. Aku titip topi,” kata Pak Amins. Topinya diletakkan di meja. Saya mengangguk takzim.  Mungkin sidin lelah berjam-jam duduk menunggu.

Lima, sepuluh, lima belas menit berlalu. Faisal menelepon saya, “ke depan pintu keberangkatan ya. Lakasi. Bapak sudah dapat tiket.’ “Tapi Bapak masih jalan-jalan nih Bos,’’ kata saya. “Kada, sidin sudah di sini. Enggak sengaja ketemu tadi,’’ jawab Faisal.

Saya bergegas.  Berempat kemudian cek in.  “Plooong,’’ seru Eko.  Perjuangannya mencarikan tiket sukses. Dua tiket terbeli, meski harganya selangit. Tapi, uppss!  Pak Amins seperti mencari-cari sesuatu. “Hei, topiku mana?’’ tanyanya.  

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 21 Januari 2017 11:30

BAHAYA..!! Mi "Haram" Beredar Bebas

SAMARINDA. Beredarnya mi kemasan Samyang asal Korea Selatan yang diduga mengandung babi mengejutkan…

Sabtu, 21 Januari 2017 11:27

Kadrie Oening Titik Balik Pembangunan

SAMARINDA. Hari Ulang Tahun (HUT) ke-349 Kota Samarinda memang biasa dirayakan tiap tahunnya. Tapi tahukah…

Jumat, 20 Januari 2017 11:24

Dana Jamaah Umrah Diembat

SAMARINDA. Raut kecewa terlihat dari wajah 83 jamaah yang baru tiba di halaman parkir GOR Segiri Samarinda,…

Jumat, 20 Januari 2017 11:22

Tas Hitam Bikin "Sawan"

SAMARINDA. Warga Jalan KH Usman Brahim, Kelurahan Pelita, Samarinda Ilir, mendadak gempar. Mereka berkerumun…

Jumat, 20 Januari 2017 11:12

Obral Motor Curian di Facebook

SAMARINDA. Rohim Fahruddin (26) diringkus aparat Polsekta Samarinda Ilir saat dirinya hendak menjual…

Jumat, 20 Januari 2017 11:00

Gagal Nikah karena Narkoba

SAMARINDA. Hasrat Freddy Fitriannur untuk menikahi wanita pujaan hatinya dalam sekejap hancur berantakan.…

Jumat, 20 Januari 2017 10:58

Selaput Dara Robek tanpa Perlawanan

SAMARINDA. Vonis hakim yang membebaskan terdakwa Alexander Agustinus Rottie (44) atas dakwaan pencabulan…

Kamis, 19 Januari 2017 11:25

YA AMPUN..Lagi Nyiapin Makan, Pelayat Tersiram Air Mendidih

SAMARINDA. Tanpa firasat dan tak diduga, air mendidih dalam panci berkapasitas 10 kilogram tertumpah.…

Kamis, 19 Januari 2017 11:14

Bocah Menjarah di Masjid

SAMARINDA. Usia masih anak-anak. Tapi urusan nyali, dua bocah laki-laki berinisial AR dan MI, keduanya…

Kamis, 19 Januari 2017 11:10

Masa Tahanan Sisa 8 Bulan, Eh Napi Ini Malah Mau Bunuh Diri dan Kabur

SAMARINDA. Ari Gunawan sepertinya tak bisa lagi menggunakan akal sehat. Penghuni Lembaga Pemasyarakatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .