MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 09 Januari 2017 06:53
Hiu Tutul Jadi “Mainan” Wisatawan

Mappasikra: Walau Jinak, Tetap Berbahaya

JANGAN ASAL SENTUH: Wisatawan bersama hiu tutul di perairan Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Kehadiran objek wisata whale shark  atau hiu tutul, ternyata belum dibarengi pemahaman pelaku wisata di Berau. Buktinya sampai sekarang masih banyak wisatawan yang dibiarkan berenang atau snorkeling sambil memegang hiu jinak itu.

Kisah ini bukan isapan jempol belaka. Buktinya belakangan marak video ataupun foto-foto wisatawan berenang terlalu dekat bahkan ada yang memegang hingga menaiki hiu tutul melalui media sosial. Bukti visual itu diambil di beberapa kawasan objek wisata whale shark seperti perairan Derawan dan Talisayan.

Hal ini mengundang keprihatinan sejumlah pihak, terutama pencinta lingkungan dan habitat langka, baik di Berau maupun luar kawasan tersebut. Situasi tersebut membuat poin guide alias pemandu wisata yang membawa wisatawan jadi minus.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mappaseleng  menyebutkan, seharusnya semua wisatawan yang akan berkunjung ke Berau, terutama yang hendak ke objek whale shark harus melengkapi diri dengan pemahaman yang benar tentang berenang dengan hiu tutul.

“Jadi wisatawan yang mau mengunjungi hiu tutul itu perlu dilengkapi pemahaman. Selain itu harus ada kontrol dan etika,” ungkapnya, kemarin (8/1).
Meskipun merupakan hiu yang jinak, namun sebagai hewan liar, hiu tutul tetap memiliki naluri yang sewaktu-waktu bisa menyerang jika merasa terganggu. Apalagi jika melakukan kontak terlalu intens, baik itu memegang hingga menaikinya.

“Artinya yang dipegang itu hewan liar. Jarak terdekat 3 sampai 5 meter dan tidak perlu menyentuh, karena dikhawatirkan berdampak pada reaksi hiu tutul,”lanjutnya.  
Dia juga menyebut, guide yang membawa harusnya mengerti dan paham etika tersebut.  Sebab pemandu wisata wajib memberikan edukasi kepada wisatawan mengenai aturan-aturan tersebut, bukan malah membiarkan mereka melakukan hal-hal yang justru membahayakan.

“Termasuk memberikan pemahaman dan peringatan kepada perempuan yang akan berenang dengan hiu tutul, kalau lagi dating bulan jangan coba-coba turun, karena disekitar hiu tutul ada hiu biasa yang bisa menyerang,” pesannya.

Untuk memberikan edukasi kepada pelaku usaha di bidang objek wisata, Mappasikra akan kembali melakukan sosialisasi serta membuat brosur etika berenang dengan hiu tutul. “Sebenarnya dulu sudah pernah dilakukan, kita tempeli di speed-speed boat yang membawa wisatawan,” tandasnya. (as/aya)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 00:18

Pemprov Kaltim Gandeng Kutim dan Berau

SANGATTA. Malaysia yang tak lain negara tetangga dan satu pulau dengan Kaltim, dianggap mampu mengeola…

Senin, 23 April 2018 23:16

Syafii Efendi: Generasi Muda Harus Pimpin Perubahan

"Kita adalah pewaris negeri ini..! Kita yang akan membersihkan negeri ini dari orang-orang kotor berniat…

Senin, 23 April 2018 23:15

Pererat Ukhuwah, KKG PAI Gelar Isra Mikraj

Kerukunan Keluarga Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Sungai Kunjang sukses menggelar…

Senin, 23 April 2018 23:14

Lomba Mewarnai Faber Castle

SEKITAR 100 orang anak  TK-SD Al Azhar meramaikan lomba mewarnai yang digelar di Big Mall Samarinda.…

Senin, 23 April 2018 23:05

Ketika Safaruddin Bertemu “Musuh” Politik

SAMARINDA. Tak ada yang menduga Calon Wakil Gubenur Kaltim Safaruddin akan bertemu “musuh”…

Senin, 23 April 2018 22:08

Pj Wali Kota Terkesima dengan Labbaika

UNTUK memastikan jalannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama di tingkat Sekolah Menengah…

Senin, 23 April 2018 22:05

Inspektorat Siap Mengusut

TANJUNG REDEB. Hasil sidak anggota DPRD Berau ke Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) terkait proyek pengecatan…

Minggu, 22 April 2018 21:27

Adegan Makan Satwa Langka Dikecam

TANJUNG REDEB. Kaltim memiliki banyak satwa dilindungi. Namun sayangnya, ternyata tidak banyak masyarakat…

Minggu, 22 April 2018 00:17

Pagi Ini Lomba Burung Berkicau Digeber

PAGI ini, tepat pukul 09.00 Wita, lomba burung berkicau bertajuk “Kapolres Cup Samarinda”…

Sabtu, 21 April 2018 00:25

Safaruddin Sapa Pedagang Pasar Muara Komam

PASER. Dibalut rasa penasaran dengan kondisi Pasar Muara Komam di perbatasan Kaltim-Kalsel, Calon Wakil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .