MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 09 Januari 2017 06:53
Hiu Tutul Jadi “Mainan” Wisatawan

Mappasikra: Walau Jinak, Tetap Berbahaya

JANGAN ASAL SENTUH: Wisatawan bersama hiu tutul di perairan Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Kehadiran objek wisata whale shark  atau hiu tutul, ternyata belum dibarengi pemahaman pelaku wisata di Berau. Buktinya sampai sekarang masih banyak wisatawan yang dibiarkan berenang atau snorkeling sambil memegang hiu jinak itu.

Kisah ini bukan isapan jempol belaka. Buktinya belakangan marak video ataupun foto-foto wisatawan berenang terlalu dekat bahkan ada yang memegang hingga menaiki hiu tutul melalui media sosial. Bukti visual itu diambil di beberapa kawasan objek wisata whale shark seperti perairan Derawan dan Talisayan.

Hal ini mengundang keprihatinan sejumlah pihak, terutama pencinta lingkungan dan habitat langka, baik di Berau maupun luar kawasan tersebut. Situasi tersebut membuat poin guide alias pemandu wisata yang membawa wisatawan jadi minus.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mappaseleng  menyebutkan, seharusnya semua wisatawan yang akan berkunjung ke Berau, terutama yang hendak ke objek whale shark harus melengkapi diri dengan pemahaman yang benar tentang berenang dengan hiu tutul.

“Jadi wisatawan yang mau mengunjungi hiu tutul itu perlu dilengkapi pemahaman. Selain itu harus ada kontrol dan etika,” ungkapnya, kemarin (8/1).
Meskipun merupakan hiu yang jinak, namun sebagai hewan liar, hiu tutul tetap memiliki naluri yang sewaktu-waktu bisa menyerang jika merasa terganggu. Apalagi jika melakukan kontak terlalu intens, baik itu memegang hingga menaikinya.

“Artinya yang dipegang itu hewan liar. Jarak terdekat 3 sampai 5 meter dan tidak perlu menyentuh, karena dikhawatirkan berdampak pada reaksi hiu tutul,”lanjutnya.  
Dia juga menyebut, guide yang membawa harusnya mengerti dan paham etika tersebut.  Sebab pemandu wisata wajib memberikan edukasi kepada wisatawan mengenai aturan-aturan tersebut, bukan malah membiarkan mereka melakukan hal-hal yang justru membahayakan.

“Termasuk memberikan pemahaman dan peringatan kepada perempuan yang akan berenang dengan hiu tutul, kalau lagi dating bulan jangan coba-coba turun, karena disekitar hiu tutul ada hiu biasa yang bisa menyerang,” pesannya.

Untuk memberikan edukasi kepada pelaku usaha di bidang objek wisata, Mappasikra akan kembali melakukan sosialisasi serta membuat brosur etika berenang dengan hiu tutul. “Sebenarnya dulu sudah pernah dilakukan, kita tempeli di speed-speed boat yang membawa wisatawan,” tandasnya. (as/aya)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 00:38

Program Dinkes Banyak Batal

SANGATTA. Dana cukai rokok yang bernilai sekitar Rp 12 miliar   yang masuk APBD Kutim tahun…

Rabu, 20 Juni 2018 00:29

DPRD Terima Banyak Keluhan

SANGATTA. Meskipun Desa Singa Gembara masuk Sangatta, namun fasilitas masih banyak dikeluhkan masyarakat.…

Selasa, 19 Juni 2018 00:38

Jangan Lupa Program Lama yang Mandek

SANGATTA. Banyak program yang tidak terealisasi akibat defisit dalam beberapa tahun. Bagi masyarakat,…

Selasa, 19 Juni 2018 00:34

Aktivis Kaltim Siap “Hambur” Jakarta

SAMARINDA. Sejumlah aktivis Kaltim yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Muda (GAM) berencana berkumpul…

Senin, 18 Juni 2018 00:02

Desak Peremajaan Armada Pemadam Kebakaran

BONTANG. DPRD Kota Bontang meminta pemerintah segera melakukan peremajaan seluruh kendaraan truk pengangkut…

Senin, 18 Juni 2018 00:01

Pengawasan Tenaga Kerja Tidak Efektif

BONTANG. Ketua Komisi I DPRD Bontang Agus Haris, menyebut persoalan ketenagakerjaan di Bontang akan…

Rabu, 13 Juni 2018 00:16

Gelar Bukber, Ketua DPRD Pilih Sambangi Ponpes

BONTANG. Ketua DPRD Bontang Nursalam memanfaatkan momen bulan suci Ramadan 1439 H untuk berbagi kebahagiaan…

Rabu, 13 Juni 2018 00:14

Dewan Perjuangkan lewat Raperda

BONTANG. Komisi III DPRD Bontang tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) atas hak dan bangunan…

Selasa, 12 Juni 2018 00:47

DPRD Dukung Wujudkan Smart City

BONTANG. Komisi III DPRD Bontang meminta Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) belajar…

Selasa, 12 Juni 2018 00:46

DPRD Minta Penjualan Lem Diperketat

BONTANG. Tren kasus penyalahgunaan lem di kalangan remaja Bontang mendapat sorotan dari Komisi I DPRD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .