MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Senin, 09 Januari 2017 06:53
Hiu Tutul Jadi “Mainan” Wisatawan

Mappasikra: Walau Jinak, Tetap Berbahaya

JANGAN ASAL SENTUH: Wisatawan bersama hiu tutul di perairan Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Kehadiran objek wisata whale shark  atau hiu tutul, ternyata belum dibarengi pemahaman pelaku wisata di Berau. Buktinya sampai sekarang masih banyak wisatawan yang dibiarkan berenang atau snorkeling sambil memegang hiu jinak itu.

Kisah ini bukan isapan jempol belaka. Buktinya belakangan marak video ataupun foto-foto wisatawan berenang terlalu dekat bahkan ada yang memegang hingga menaiki hiu tutul melalui media sosial. Bukti visual itu diambil di beberapa kawasan objek wisata whale shark seperti perairan Derawan dan Talisayan.

Hal ini mengundang keprihatinan sejumlah pihak, terutama pencinta lingkungan dan habitat langka, baik di Berau maupun luar kawasan tersebut. Situasi tersebut membuat poin guide alias pemandu wisata yang membawa wisatawan jadi minus.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mappaseleng  menyebutkan, seharusnya semua wisatawan yang akan berkunjung ke Berau, terutama yang hendak ke objek whale shark harus melengkapi diri dengan pemahaman yang benar tentang berenang dengan hiu tutul.

“Jadi wisatawan yang mau mengunjungi hiu tutul itu perlu dilengkapi pemahaman. Selain itu harus ada kontrol dan etika,” ungkapnya, kemarin (8/1).
Meskipun merupakan hiu yang jinak, namun sebagai hewan liar, hiu tutul tetap memiliki naluri yang sewaktu-waktu bisa menyerang jika merasa terganggu. Apalagi jika melakukan kontak terlalu intens, baik itu memegang hingga menaikinya.

“Artinya yang dipegang itu hewan liar. Jarak terdekat 3 sampai 5 meter dan tidak perlu menyentuh, karena dikhawatirkan berdampak pada reaksi hiu tutul,”lanjutnya.  
Dia juga menyebut, guide yang membawa harusnya mengerti dan paham etika tersebut.  Sebab pemandu wisata wajib memberikan edukasi kepada wisatawan mengenai aturan-aturan tersebut, bukan malah membiarkan mereka melakukan hal-hal yang justru membahayakan.

“Termasuk memberikan pemahaman dan peringatan kepada perempuan yang akan berenang dengan hiu tutul, kalau lagi dating bulan jangan coba-coba turun, karena disekitar hiu tutul ada hiu biasa yang bisa menyerang,” pesannya.

Untuk memberikan edukasi kepada pelaku usaha di bidang objek wisata, Mappasikra akan kembali melakukan sosialisasi serta membuat brosur etika berenang dengan hiu tutul. “Sebenarnya dulu sudah pernah dilakukan, kita tempeli di speed-speed boat yang membawa wisatawan,” tandasnya. (as/aya)


BACA JUGA

Senin, 27 Maret 2017 00:43

Pencurian Telur Penyu Libatkan Oknum Petugas

TANJUNG REDEB. Pencurian telur penyu yang menjadi perhatian Pemkab Berau ternyata melibatkan oknum petugas.…

Senin, 27 Maret 2017 00:41

Petugas Kebersihan "Gigit Jari"

BONTANG. Kabar yang menyebutkan, tahun ini bonus dan Tunjangan Hari Raya (THR) bakal dihapuskan, bukan…

Minggu, 26 Maret 2017 00:30

Perbaikan Jalan Ranpul Terhambat

SANGATTA. Perbaikan Jalan Sangatta Rantau Pulung yang mengalami kerusakan, terhambat. Pasalnya, Dinas…

Sabtu, 25 Maret 2017 01:22

Perbaikan Tertunda, Rusak Makin Parah

SANGATTA. Kerusakan Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung, tepatnya di kilometer 18 seakan tak ada habisnya.…

Sabtu, 25 Maret 2017 01:21

Korupsi KTP-el Berdampak ke Berau

TANJUNG REDEB. Mega korupsi di proyek kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) di ibu kota negara, berdampak…

Sabtu, 25 Maret 2017 01:18

Pemeriksaan Saksi Tuntas

SANGATTA. Tim penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta mengungkapkan,…

Sabtu, 25 Maret 2017 01:17

Kepergok Hendak Bertransaksi Sabu

BONTANG.  Unit Opsnal Satreskoba Polres Bontang kembali berhasil menangkap dan mengamankan seorang…

Jumat, 24 Maret 2017 01:28

Soal Usulan Pengelolaan Eks Chevron, Gubernur Masih Gamang

PENAJAM. Langkah Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar, untuk mengelola lapangan migas East…

Jumat, 24 Maret 2017 01:27

Polwan Mau Kencing, Dijaga

RATUSAN polisi wanita (polwan) dites urine untuk mendeteksi penggunaan narkotika. Mereka malu-malu,…

Jumat, 24 Maret 2017 01:26

Serahkan Eks Islamic Center ke Kejari

TANA PASER. Pemkab Paser melalui Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Aji Sayid Fathur Rahman menghibahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .