MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROLIFE

Minggu, 06 November 2016 00:52
Baca Buku

PROKAL.CO, BUKU adalah jendela ilmu. Demikian kalimat bijak yang sering kita dengar. Tak sekadar kalimat bijak, makna di balik kalimat itu pun menjadi fakta yang tak bisa ditampik siapapun. Termasuk kaum urban yang hidup di zaman modern saat ini.
Sebenarnya kata “buku” dalam kalimat itu adalah kiasan. Sebagian besar orang menafsirkan bahwa kata tersebut bermakna baca. Karena melalui membaca, kita dapat mengetahui berbagai macam informasi hingga mendapatkan segudang ilmu pengetahuan.
Di zaman modern saat ini, bahan bacaan tak hanya bersumber dari media dalam bentuk fisik, baik itu buku, majalah hingga koran. Sebagian besar kaum urban sudah mengandalkan gadget canggih untuk mendapatkan berbagai informasi melalui website.
Namun ternyata tak semua tulisan di website bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Karena siapapun bisa menulis tanpa ada dasar dan riset yang kuat menggunakan berbagai macam media. Itu sebabnya, walau informasi mudah didapat melalui gadget, namun eksistensi buku tak pernah pudar.
Seperti halnya Alfrida Pandung. Ibu muda berusia 22 tahun ini mengaku gemar membaca buku sejak duduk di bangku sekolah. Menurutnya, kebiasaan itu hingga saat ini masih terus bertahan. Bahkan di sela-sela waktunya yang sempit sebagai ibu rumah tangga (IRT), Ida --- sapaan Alfrida Pandung --- tetap menyempatkan diri untuk membaca buku.
“Sebagian besar buku yang saya baca adalah novel. Sesekali membaca karya ilmiah penulis terkenal untuk menambah wawasan,” kata Ida.
Menurutnya ada perbedaan mendasar antara membaca buku dan menggali informasi dari website. Pertama, lanjut Ida, membaca buku jauh lebih nyaman di mata karena tulisan terpapar dalam sebuah kertas. Sehingga dia hanya memerlukan tempat terang untuk membaca.
“Kalau dari gadget atau hanphone, mata cepat lelah. Karena sinar pantulan dari layarnya. Makanya terkadang saya tidak betah kalau baca di gadget,” urainya.
Ditanya tentang manfaat membaca, Ida mengaku sangat banyak. Saking banyaknya, dia tidak bisa menguraikannya satu per satu manfaatnya. Itu sebabnya, kebiasaan baik itu berusaha dia wariskan kepada dua anaknya sejak dini.
“Kalau yang besar, sudah mulai bisa membaca. Makanya terus dilatih. Kemudian yang kecil, biasanya saya bacakan buku cerita. Tujuannya agar dia semakin tertarik dengan membaca,” urainya. (aya)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .