MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 22 Juni 2016 11:00
Abdul Hamid Kirim SMS ke Jaang saat Terjebak Banjir

Berniat Minta Maaf ke Jaang

Abdul Hamid saat di Polres.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Setelah merasakan tiga hari hidup di balik jeruji besi tahanan Mapolresta Samarinda, Abdul Hamid (62), warga Jalan Siti Aisyah, Kelurahan Teluk Lerong Ilir (TLI), Samarinda Ulu, yang diperkarakan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, akhirnya bisa berkumpul bersama keluarga lagi. Abdul Hamid terpaksa diamankan karena mengirim short message service (SMS) yang dituding menghina serta memfitnah orang nomor satu di Samarinda itu.

Siang kemarin, Hamid pulang setelah selesai menandatangi beberapa berkas di kepolisian. Hamid bebas setelah menandatangani Surat Perintah Pengeluaran Tahanan Nomor : SPP/124.J/VI/2016.

“Wali Kota Samarinda (Syaharie Jaang, Red) sudah mencabut laporan dan memaafkan perbuatan tersangka (Hamid, Red). Hari ini (kemarin, Red) tersangka kami pulangkan,” ujar Kapolresta Samarinda Kombes Pol Setyobudi Dwi Putra, melalui Kasat Reskrim Kompol Sudarsono kepada Sapos.

Sebelum melepaskan Hamid yang dijemput seorang anak lelakinya, polisi juga sudah menyelesaikan proses administrasi penyidikan kasus yang membuat pria beranak lima itu masuk penjara. “Semua berkas dan administrasinya sudah selesai, jadi tak ada masalah lagi,” tegas Sudarsono.
Ditemui Sapos sebelum meninggalkan Mapolresta Samarinda, Hamid mengakui kesalahannya dan jika diberi kesempatan berniat ingin meminta maaf langsung ke Jaang.

“Sekali lagi saya tegaskan, tak ada maksud apa-apa. Saya murni hanya ingin memberikan kritikan. Saya memohon maaf,” tutur Hamid.
Hamid bercerita, mengirim SMS ke Jaang dilakukan spontan. Diakuinya selama ini lingkungan tempat tinggalnya sering kebanjiran jika hujan deras. Kalau hujan deras, bisa dipastikan kawasan Teluk Lerong, sekitar kediaman Hamid terendam.

Jika sudah banjir, hendak beraktivitas pasti sudah. “Rumah saya memang tinggi. Tapi kalau hujan deras ya masuk juga. Meski jarang masuk, tetap saja susah mau ke mana-mana karena jalanan banjir,” tutur Hamid.

Puncak kekesalan Hamid saat Minggu  (12/6) lalu saat hendak pergi ke acara haul kerabatnya di Jalan Pangeran Suryanata. Saat itu banjir di mana-mana. Perjalanan Hamid terganggu. Hamid yang saat itu menggunakan angkot, dengan perasaan emosi melihat kondisi banjir. Angkot yang ditumpanginya pun terjebak banjir di sekitar kawasan Air Putih. Dia pun spontan merogoh kantong celananya. Hamid lalu mengambil HP merek Nokia X2 miliknya.

“Saya langsung ketik SMS yang ditujukan ke beliau (Jaang, Red). Saya curahkan isi hati dan kekesalan saya dalam SMS tersebut. Langsung saya kirim ke HP beliau,” cerita Hamid. Hamid mengaku mendapat nomor HP Jaang saat hendak mengobati penyakit hipertensi yang diidapnya, Selasa (31/5) lalu. Saat itu Hamid menuju kantor Jamkesda untuk meminta pengantar berobat ke puskesmas. Namun dijelaskan pegawai, bahwa terhitung Rabu (1/6) Jamkesda sudah tak bisa digunakan lagi.

“Selain saya, banyak juga warga yang mengeluhkan dan kecewa dengan distopnya layanan Jamkesda oleh Pemkot Samarinda. Diantaranya ada yang memberi saya nomor HP beliau dan saya simpan,” jelas pria yang memiliki enam cucu tersebut.
Ditambahkan Hamid, saat mengirim SMS tak ada balasan dari Jaang. Sampai akhirnya, Kamis (16/6) dia dijemput sejumlah polisi saat bersiap hendak berbuka puasa.

“Ya sudahlah yang berlalu. Sekali lagi saya tegaskan, tak ada maksud lain dengan SMS saya. Hanya ingin memberikan kritikan. Saya juga tak ada membawa nama suku atau kata binatang,” tutupnya. (rin/nha)


BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 13:19
BMKG Beri Peringatan Dini

Mulai Surut, Hujan Deras Masih Menghantui

SAMARINDA. Hujan deras masih akan mengguyur Samarinda dan sekitarnya. Kendati…

Sabtu, 15 Juni 2019 17:11

Mayat Dikarungi, Dibuang ke Sungai

  TENGGARONG. Gara-gara ketagihan berjudi, membuat Ikhsan Fatkhulloh alias Ikhsan…

Sabtu, 15 Juni 2019 17:05

Rumah Korban Banjir Terbakar

SAMARINDA. Kisah memilukan dialami warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandara,…

Sabtu, 15 Juni 2019 16:59

Status Tanggap Darurat Diperpanjang

Meski banjir mulai surut, namun hingga Jumat (14/6) kemarin, Pemkot…

Jumat, 14 Juni 2019 16:19

Balita Korban Banjir Alami Jantung Bocor

Nyaris sepekan banjir merendam beberapa wilayah Samarinda. Penyisiran yang dilakukan…

Jumat, 14 Juni 2019 14:21

TABRAKAN MENGERIKAN..!! Avanza Masuk Kolong Truk, Sopir Terjepit

SANGATTA. Kecelakaan mengerikan terjadi di jalan poros Bontang-Sangatta. Tepatnya di…

Jumat, 14 Juni 2019 14:19

Getaran Berujung Penangkapan

SAMARINDA. Tomy Syahmani baru saja menghirup udara bebas dua bulan…

Kamis, 13 Juni 2019 17:04

Tubuh Istri Purnawirawan Membusuk

 SAMARINDA. Di tengah perhatian warga Kota Tepian tertuju pada musibah…

Kamis, 13 Juni 2019 16:57

Maling Beraksi di Lokasi Banjir

SAMARINDA. Dampak dari banjir di Samarinda sejak sepekan terakhir mulai…

Rabu, 12 Juni 2019 15:11

Berkeliarannya Buaya, Piton, dan Kobra di Tengah Banjir Samarinda

Air bah membawa ular dan buaya ke tengah jalan, kompleks…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*