MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Sabtu, 18 Mei 2019 23:32
Wawali: Data Komponen Penting Pembangunan
KEBIJAKAN PEMBANGUNAN. Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase mengingatkan pentingnya data sebagai bahan analisis kebijakan pembangunan.

PROKAL.CO, BONTANG. Wakil Wali (Wawali) Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, data merupakan komponen penting dalam  penyelenggaraan pembangunan, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian. Data digunakan sebagai bahan analisis untuk menentukan kebijakan pembangunan, sekaligus sebagai alat untuk melakukan evaluasi terhadap hasil perencanaan yang telah dilaksanakan.  Menurut Basri, ia mengapresiasi kegiatan desiminasi informasi dan PKS dengan BPS karena mengharapkan perencanaan pembangun daerah, dapat sejalan dengan Visi dan Misi Kota Bontang yaitu “Smart City, Green City dan Creative City.”

“Pembangunan daerah tidak akan terarah dengan baik dan tepat sasaran apabila tidak didukung dengan ketersediaan data dan informasi yang akurat dan realiable. Untuk mendapatkan data yang akurat dan realiable dibutuhkan strategi yang tepat, salah satunya bekerjasama dengan BPS,” ungkapnya.  BPS merupakan lembaga pemerintah non kementerian yang mempunyai fungsi melakukan kegiatan statistik dan sebagai penyedia data secara nasional, serta sebagai pembina penyelenggaraan kegiatan statistik.

Basri menambahkan, saat ini pemerintah pusat sedang mengupayakan pengesahan rancangan Peraturan Presiden tentang Satu Data Indonesia. Dimana Satu Data Indonesia adalah kebijakan yang bertujuan untuk mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat diakses oleh pengguna data  sebagai dasar menyusun perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan melalui perbaikan tata kelola data pemerintah.

“Pepres ini juga betujuan untuk memperkuat peran wali data sebagai satu-satunya pintu keluar masuk data yang ada pada instansi pemerintah, sehingga setelah rancangan peraturan ini disahkan tidak akan ada lagi terjadi perbedaan dalam format dan metodelogi terkait pengambilan data, data Yang tidak sinkron, duplikasi data, serta ego sektoral kepentingan institusi sebagai penanggung jawab sektoral dengan Walidata,” terangnya.

Wawali berpesan kepada seluruh pegawai  OPD yang mengikuti diseminasi  untuk  serius dan sungguh-sungguh seluruh rangkaian kegiatan agar nanti mampu menyelenggarakan kompilasi produk administrasi statistik sektoral dan rekomendasi survei perangkat daerah Kota Bontang Tahun 2019. “Saya yakin dan percaya bahwa dengan mengikuti kegiatan hari ini, saudara nantinya akan dapat lebih memahami prosedur penyelenggaraan statistik sektoral sehingga menghasilkan data dan informasi yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara optimal,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut  Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika, Dasuki, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan Dan Pertanian, Aji Erlinawaty,  Kepala Badan Pusat Statistik Kota Bontang, Dirut PDAM Bontang, dan pimpinan OPD lainnya. (adv/ifr/beb)


loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*