MANAGED BY:
RABU
22 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 18 April 2019 13:57
Jelang Ramadan, Elpiji Kerap Kosong

Masyarakat Diminta Mewaspadai Lonjakan Harga

TERPAKSA ANTRE. Di tengah hiruk pikuk pemilu, M Yunus meminta instansi terkait tidak lepas memperhatikan ketersediaan gas 3 kg jelang bulan puasa

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB.  Di tengah hiruk pikuk Pemilu 2019, banyak masyarakat tidak menyadari bahwa semakin mendekati Bulan Suci Ramadan, pasokan elpiji ukuran 3 kilogram masih kerap kosong.

Salah seorang anggota DPRD Berau M Yunus mengungkapkan, masyarakat harus tetap memperhatikan soal pasokan elpiji tersebut. Yunus juga berharap, instansi terkait bisa mengakomodir harapan masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan gas selama Ramadan hingga Lebaran nanti.

“Inikan lagi ramai-ramainya pemilu, lagi sibuk memantau hasil pemilu, tapi jangan lupa pantau juga keberadaan elpiji 3 kilogram. Masih amankah atau bagaimana,” ungkap Yunus, Rabu (17/4) kemarin.

Sebab menurutnya jangan sampai begitu terlewatkan momen pemilu, kemudian masyarakat baru tersadar bahwa sudah mendekati Ramadan, sementara pasokan gas masih sama seperti sebelumnya.

“Kosong, susah didapat dan kalaupun ada mahal. Makanya dari sekarang ini sudah harus dipersiapkan,” ujarnya lagi.
Guna memastikan ketersediaan itu, dijelaskannya sangat penting dilakukan untuk menghindari adanya upaya permainan hingga terjadinya lonjakan harga yang terjadi cukup tinggi terhadap sejumlah kebutuhan.
Untuk itu Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau bersama pihak terkait lainnya, melakukan berbagai upaya antisipasi sebelum hal tersebut benar terjadi dan membuat resah masyarakat.

Komoditas pokok terpenting di antaranya, beras, minyak kelapa, gula, termasuk rempah-rempah, pangan hingga ketersediaan bahan bakar gas elpiji, baik berukuran 3 kilogram maupun 12 kilogram.

Tak hanya itu, Disperindagkop juga diharapkannya dapat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) maupun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan patroli di seluruh tempat perbelanjaan, guna melindungi konsumen dengan mengantisipasi adanya pedagang nakal yang menjual makanan dan minuman tidak layak konsumsi. (as/rin)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 00:02

Booth Berau Terbaik di DXI 2019

TANJUNG REDEB.  Berau menjadi salah satu peserta, dari 200-an peserta…

Rabu, 22 Mei 2019 00:02

Berau Target Adipura Lainnya

TANJUNG REDEB. Setelah berhasil meraih Piala Adipura, Berau kembali memasang…

Selasa, 21 Mei 2019 23:59

Berharap Bontang Jadi Kota Gas

BONTANG. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni punya harapan ke depan…

Selasa, 21 Mei 2019 23:59

Pemkot Berhasil Kurangi Kawasan Kumuh

BONTANG. Pemerintah Kota Bontang di bawah komando Wali kota Neni…

Selasa, 21 Mei 2019 23:57

Wali Kota Optimistis Proyek Kilang Tetap Berjalan

BONTANG. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni masih optimistis jika rencana…

Selasa, 21 Mei 2019 00:39

Naskah Akademik Empat Raperda Dipresentasikan

TANJUNG REDEB. DPRD Kabupaten Berau tengah menyelesaikan sejumlah produk rancangan…

Selasa, 21 Mei 2019 00:28

Pemkot Gelar Upacara Harkitnas

BONTANG. Guna memperingati hari kebangkitan nasional (Harkitnas) ke-111 yang jatuh…

Selasa, 21 Mei 2019 00:27

Stitek diharapkan Jadi PTN

BONTANG. Wacana kembali digulirkan Pemkot Bontang dalam bidang pendidikan. Sehubungan…

Selasa, 21 Mei 2019 00:27

Neni Ingatkan Penggunaan Gas Elpiji 3 Kilogram

BONTANG. Guna menghindari kelangkaan gas elpiji ukuran 3 Kg, Wali…

Selasa, 21 Mei 2019 00:27

Wali Kota Temui Menpan-RB

BONTANG. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menghadiri rapat kerja APEKSI…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*