MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 15 April 2019 21:56
Antisipasi Karhutla, Bagikan Mobil Water Supply

Diserahkan ke Dua Belas Kecamatan di Berau

WASPADA KARHUTLA. Sekkab Berau Ghazali menyerahkan fasilitas penunjang untuk antisipasi karhutla kepada camat-camat di Berau yang memiliki kawasan hutan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB.  Guna mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau, Pemkab Berau sebelumnya telah mengadakan sejumlah unit fasilitas penunjang. Unit-unit tersebut kemudian diserahkan kepada 12 Kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau menyerahkan bantuan mobil water supply kepada 12 kecamatan, untuk dimanfaatkan sebagai sarana penanganan dan pencegahan.

Bantuan mobil ini menambah fasilitas di kecamatan untuk mendukung program pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, keterbatasan peralatan menjadi salah satu kendala dalam menyelesaikan bencana serupa.

Melalui pengadaan yang diturunkan kepada BPBD, unit-unit tersebut kemudian disalurkan kembali kepada 12 Kecamatan. Kepala BPBD Berau Thamrin menyampaikan, pembagian mobil water supply dengan kapasitas 5.000 liter ini dikhususkan untuk kecamatan yang memiliki kawasan hutan.

“Kita berikan kepada penerima, yakni semua kecamatan yang memiliki potensi kebakaran hutan, minus Kecamatan Maratua yang tidak memiliki hutan,” jelasnya.
Selain mobil water supply, pihaknya juga menyerahkan bantuan berupa dua unit pompa. Sementara untuk mobil pengangkut peralatan dan alat pemadam dengan kepasitas 600 liter, akan diberikan bertahap.

Akan tetapi dari penyerahan itu, disampaikan juga bahwa fasilitas yang diberikan belum sepenuhnya lengkap.
“Jadi alat pemadamnya yang belum ada. Mudah-mudahan tahun ini atau tahun depan, sudah bisa kita realisasikan juga,” ujar Thamrin lagi.

Dijelaskannya, meskipun fasilitas yang ada ini difokuskan untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan, namun tidak menutup kemungkinan dapat membantu jika terjadi kebakaran di permukiman warga. Adanya fasilitas ini diharapkan bisa menjadi solusi mengatasi kebakaran yang terjadi di wilayah kecamatan.

 “Sebelumnya khusus untuk mobil pemadam kebakaran, sudah ada di enam kecamatan dengan kepasitas 8.000 liter. Di antaranya Kecamatan Segah, Taluk Bayur, Gunung Tabur, Sambaliung, Tabalar dan Talisayan,” sambungnya.

Selain persiapan fasilitas, lanjut Thamrin, BPBD juga fokus melakukan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat. Thamrin menegaskan bahwa pra bencana merupakan target utama yang dicapai pihaknya. Dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran hutan dan lahan.

“Sebelum terjadi kita perlu sosialisasi yang intens. Saat ini sudah ada kelompok masyarakat peduli bencana dan api di semua kecamatan dan kampung,” imbuhnya.

Thamrin menambahkan, kebakaran hutan dan lahan di tahun 2018 mengalami penurunan. Sementara di tahun 2019 ini hingga April, kebakaran hutan dan lahan mencapai 5 kasus. Dan untuk kebakaran pemukiman ada 10 kasus.(as/adv/rin)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*