MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Sabtu, 13 April 2019 15:57
Ditabrak, Median Dibiarkan Ambrol

Picu Kecelakaan dan Penyempitan Jalan APT Pranoto

SERING DITABRAK. Meski sudah banyak median Rapak Dalam yang rusak karena ditabrak, hingga kini belum dilakukan perbaikan.OKE/SAPOS

PROKAL.CO, SAMARINDA. Median di sepanjang jalan simpang Jalan Rukun, hingga simpang Jalan APT Pranoto sudah banyak yang rusak. Penyebabnya karena median pembagi ruas jalan itu sering ditabrak.
Meski begitu belum pernah ada perbaikan kerusakan median yang dilakukan sehingga sudah banyak ruas jalan yang sudah tidak lagi dilengkapi dengan median.
Berkaitan dengan usulan Satlantas Polresta Samarinda, agar median jalan itu dibongkar karena dinilai membahayakan menurut Camat Loa Janan Ilir, Syahrudin S patut dipertimbangkan.
"Mungkin bisa dicarikan solusi bagaimana supaya kendaraan dari arah berlawanan itu tetap bisa tahu batas jalan yang dilalui. Median yang ada saat ini pun tidak pernah diperbaiki meski sering ditabrak," kata Syahrudin.
Beberapa median jalan di Jalan KH Harun Nafsi, Kelurahan Rapak Dalam diketahui Syahrudin memang sudah ada yang sengaja dibongkar. Hal itu dilakukan agar air dari kawasan perbukitan dapat mengalir ke seberang jalan menuju anak sungai.
"Contoh seperti median di depan lokasi makam. Setiap hujan air bercampur lumpur turun dari areal makan yang ada di perbukitan. Luapan air bercampur lumpur juga sampai ke jalan, karena ada median itu air tidak bisa mengalir terpaksa warga membongkarnya," terangnya.
Sebelumnya, Jalan KH Harun Nafsi, dari arah simpang Jalan Rukun, menuju simpang Jalan APT Pranoto, merupakan jalur rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas menurut pengamatan Unit Lakalantas Satlantas Polresta Samarinda.
Median yang dipasang di tengah badan jalan selebar 10 meter itu dinilai sebagai pemicunya. Meski tujuannya untuk memisahkan serta memberi batas kendaraan dari dua arah namun keberadaan median itu sangat membahayakan.
Akibat adanya median pembatas itu, ruas jalan yang tersisa untuk dilalui kendaraan hanya selebar 5 meter. Lebar tersebut hanya bisa dilalui 1 kendaraan jenis truk, tronton dan trailer.
Untuk mengantisipasi kecelakaan yang disebabkan penyempitan jalan itu, Polantas pun mengusulkan agar median dibongkar sehingga kendaraan bisa lebih leluasa melintas.(oke/beb)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 14:48

Hadi Mulyadi Bakal Tinjau Karst

SAMARINDA. Pemprov Kaltim berencana menindaklanjuti terkait penolakan pembangunan pabrik semen…

Senin, 22 April 2019 14:45

Jalan di Kaltim Tidak Berumur Panjang

SAMARINDA. Persoalan jalan rusak di Kaltim mendapat respons dari jajaran…

Rabu, 17 April 2019 07:00

Bekas Bandara Temindung Dibuka? Tanya Gubernur!

SAMARINDA. Bandara Temindung di Jalan Pipit, Sungai Pinang, perlahan mulai…

Selasa, 16 April 2019 15:50

Operasional Ditanggung KPU Kabupaten/Kota

SAMARINDA. H-1 pemilu, KPU Kaltim memastikan sejumlah logistik sudah terdistribusi…

Senin, 15 April 2019 22:02

Polri Turunkan Tim ke MPP Samarinda

TIM dari Polri, Senin (15/4) berkunjung ke Mal Pelayanan Publik…

Senin, 15 April 2019 22:00

Jaang Warning Perusahaan untuk Meliburkan Karyawan

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengingatkan kepada seluruh perusahaan…

Senin, 15 April 2019 21:59

FKPD Samarinda All Out Sukseskan Pemilu

SAMARINDA. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Samarinda menggelar rapat sejumlah…

Senin, 15 April 2019 21:58

“Jangan Golput, Ayo Besok ke TPS!”

SAMARINDA. Dua hari menjelang pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2019, giat Wali…

Senin, 15 April 2019 11:32

Penertiban APK, Caleg Lepas Tangan

SAMARINDA. Bawaslu Samarinda mengaku kecewa dengan sikap para peserta pemilu…

Sabtu, 13 April 2019 15:57

Ditabrak, Median Dibiarkan Ambrol

SAMARINDA. Median di sepanjang jalan simpang Jalan Rukun, hingga simpang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*