MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 12 April 2019 14:23
Meski Melimpah, Tak Boleh Lengah

Sumber Mata Air Harus Dijaga

HARUS DIJAGA. Meskipun melimpah, sumber air bersih tetap terancam dengan alih fungsi lahan di wilayah Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Isu berkurangnya kawasan resapan air menjadi salah satu salah satu pembahasan yang kerap dibahas di forum-forum lingkungan. Meski masih memiliki cadangan air yang melimpah, Kalimantan, khususnya Kabupaten Berau tidak boleh mengabaikan upaya menjaga sumber-sumbernya.

Dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Sumber Daya Air tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang dilaksanakan di Pulau Derawan, Selasa (9/4) lalu, hal ini juga sempat dimunculkan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan OPD terkait lainnya dari kabupaten/kota di Kaltim sepakat, mengenai persoalan yang mungkin bisa menjadi masalah serius dalam beberapa dekade kedepan.

Kepala Dinas PUPR Berau, Andi Marawangeng menyampaikan bahwa di Kaltim banyak potensi sumber daya air yang melimpah. Berbagai upaya pun perlu dilakukan untuk memanfaatkan sumber daya air ini, namun pemanfaatan tersebut harus diimbangi dan memperhatikan daya resap air.

Kawasan resapan air akan terus berkurang seiring dengan alih fungsi lahan dari kawasan resapan atau tampungan air menjadi kawasan pemukiman, areal perkebunan sawit atau aktivitas eksploitasi sumber daya alam lainnya.

Berbagai persoalan maupun program yang telah disusun oleh masing-masing kabupaten/kota disampaikan.
“Kita harapkan ada solusi dalam mengatasi persoalan yang kita hadapi di setiap daerah,” jelasnya.

Dalam pengelolaan sumber daya air harus tetap mengacu pada tiga pilar utama, yaitu konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air dan pengendalian daya rusak sumber daya air.

Pada era digitalisasi saat ini, penyedian informasi sumber daya air perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan. “Informasi harus akurat, valid dan cepat diakses oleh masyarakat. Sehingga masyarakat mengetahui megnenai potensi yang ada,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kaltim, Taufik Fauzi mewakili Gubernur Kaltim, Isran Noor menyampaikan bahwa pentingnya sumber daya air untuk kelangsungan hidup makhluk hidup yang ada di muka bumi ini. Bukan hanya untuk manusia, namun juga untuk makhluk hidup lainnya.

Keberadaan air begitu pentingnya, sehingga kita harus dapat menjaganya dengan baik serta melibatkan semua sektor atau stakeholder. Diantaranya harus menjaga kelestarian lingkungan, memelihara hutan dan memelihara aliran sungai.

“Pengelolaan sumber daya air di Kaltim harus diarahkan secara terarah, berkelanjutan dan lesatari. Diharapkan dalam Rakortek ini hambatan sektoral dapat dihilangkan dan digantikan dengan saling pengertian dan bangun hubungan harmonis antar sektoral,” tandasnya. (as/rin)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*