MANAGED BY:
RABU
17 JULI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 11 April 2019 11:03
Mayat Misterius Mengapung

Pakai Baju Linmas, Ada Tato di Kaki

TANPA IDENTITAS. Petugas mengevakuasi mayat pria tak dikenal di perairan Desa Tani Baru, Anggana.

PROKAL.CO, TENGGARONG. Selasa (9/4) siang, petugas Polsek Anggana bersama Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) dan Polairud Polda Kalimantan Timur (Kaltim), mengevakuasi mayat seorang pria tanpa identitas. Jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup, terapung di laut Anggana, tepatnya perairan Dusun Tanjung Pimpin, Desa Tani Baru.
Ciri-ciri korban berambut pendek serta memakai baju kaos lengan panjang warga hijau, dengan tulisan Linmas Kutai Kartanegara. Kaki kanan pria itu bertato motif Indian serta daun, sementara pada kanan kiri tatonya bermotif tulisan huruf Kanji, Jepang.
“Jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD AW Sjahranie Samarinda,” ujar Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Anggana AKP Tri Satria Firdaus kepada harian ini.
Dijelaskan, sebenarnya mayat korban ditemukan seorang nelayan bernama Kamaruddin (59), saat mencari ikan menggunakan kapal di perairan Desa Tani Baru, Anggana, pada Senin (8/4) siang, sekira pukul 15.00 Wita. Kamaruddin lalu mengikat mayat pria bercelana pendek warna abu-abu tersebut dengan tali ke sebuah jerigen warna merah, sebagai penanda, sembari menunggu bantuan warga atau petugas keamanan datang ke TKP.
“Ketika nelayan itu (Kamaruddin, Red) kembali ke lokasi semula bersama beberapa warga Dusun Tanjung Pimping, mayat korban tak ditemukan. Diduga tenggelam lagi. Bahkan setelah dicari-cari di sekitaran lokasi tersebut, tak juga ditemukan,” ucap Kapolsek, lagi.
Nah, keesokan hari atau Selasa (9/4) siang, nelayan kembali menemukan jasad korban yang sampai kini belum diketahui identitasnya. Selanjutnya mayat tersebut ditarik ke tepi laut menggunakan sebuah sea truck petugas Sekuriti Pertamina Hulu Mahakam (PHM), sembari menunggu polisi datang. Belakangan mayat korban dievakuasi polisi ke RSUD AW Sjahranie Samarinda untuk diperiksa dokter ahli forensik.
“Bagi warga merasa kehilangan anggota keluarganya, silakan datang ke Kantor Polsek Anggana atau langsung ke RSUD AW Sjahranie Samarinda,” kata Tri, demikian Kapolsek Anggana ini akrab disapa. (idn/beb)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 09 Oktober 2015 16:53

PPK Tantang Ketua Panwaslu

<p>SAMARINDA. Status Ketua Rukun Tetangga (RT) menjelang perhelatan politik akhir tahun nanti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*