MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 22 Maret 2019 13:54
Penghuni Kolong Jembatan Ditelan Mahakam

Hadiri Pertemuan Anak Punk di Samarinda

ANAK PUNK. Rahma Amelia, anggota anak punk yang hilang ditelan Mahakam.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Udara panas yang menyengat Kota Samarinda membuat sekumpulan anak punk yang tinggal di bawah Jembatan Mahakam segmen Samarinda Seberang, memilih bersantai sembari beristrirahat siang.
Namun, berbeda dengan Rahma Amelia (20), salah satu dari anak punk tersebut. Ia justru mengajak rekan-rekannya untuk mandi di Sungai Mahakam, Kamis (21/3) sekitar pukul 14.30 Wita.

Niatan Rahma itu disampaikan pula kepada 8 rekannya yang lain. Malam sebelumnya Rahma dan 8 rekannya tersebut tidur di kolong Jembatan Mahakam.

Namun, tak semua anak punk menuruti ajakan Rahma untuk mandi di Mahakam. Hanya Eci Putri Amalia (16) yang mengikuti langkah Rahma. Eci dan Rahma pun menuruni bukit untuk bisa sampai ke tepi Mahakam yang saat itu berarus deras.

Gadis asal Bontang ini justru berenang ke tengah sungai. Saat di tengah, Rahma rupanya kehabisan tenaga. Ia berusaha memanggil Eci. Saat itu Eci berenang hanya di pinggir sungai sembari berpegangan dengan bebatuan di sekitarnya.

Melihat sahabatnya itu timbul tenggelam diterpa arus, Eci pun bergegas berenang untuk menyelamatkan. Usaha Eci berhasil. Rahma berhasil ia tarik kepinggir sungai.

Penyelamatan yang dilakukan Eci saat itu rupanya tak membuat Rahma jera. Rahma justru melanjutkan aktifitas mandinya dan kembali berenang ke tengah sungai. Untuk kedua kalinya Rahma terlihat lemas.

Eci yang melihat hal itu, kembali berenang ke tengah untuk menyelamatkan rekannya. Usaha kedua ini hampir saja membuatnya celaka. Saat Eci mendapatkan tubuh Rahma yang mulai lemas, Rahma justru merangkul dan meronta saat mendekap tubuh Eci.

Kondisi ini membuat Eci sempat kehabisan nafas. Di tengah kekalutan, Eci pun melepaskan dekapan Rahma. Eci memilih ke pinggir sungai.
“Saya dipeluknya. Hampir kehabisan nafas. Saat berhasil ke pinggir sungai, saya tengok kembali ke belakang. Rahma sudah tidak terlihat di tengah sungai itu,” kata Eci.

Di tengah kebingungan mencari keberadaan Rahma, Eci berusaha meminta pertolongan rekannya yang berada di atas bukit. Teriakan Eci membuat 7 rekannya terperanjat. Salah satunya adalah Ilham (20). Ilham yang saat itu tengah bersitrirahat, langsung menoleh ke arah sungai di mana Eci berada.

Tanpa pikir panjang, Ilham bersama rekannya yang lain langsung turun untuk mencari keberadaan Rahma.  “Kami turun dan berenang menyisir sungai. Namun tidak ketemu. Akhirnya kami lapor ke polisi,” ucap Ilham. Kepolisian dari Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Detasemen B Pelopor Brimob Polda Kaltim, Unit Siaga SAR Samarinda, serta unsur relawan telah berada di lokasi kejadian guna menghimpun data dan melakukan pencarian. Namun hingga pukul 18.00 Wita, tubuh Rahma belum juga ditemukan.

Ilham menjelaskan, anak punk dari beberapa daerah memang diagendakan berkumpul di Samarinda. Terdapat beberapa anak punk yang berasal dari Bontang, Penajam dan Samarinda sendiri. Dan ada pula dari Banjarmasin dan Makassar.

"Kalau saya sudah dua bulan di sini. Kalau dia (Rahma, Red) baru tadi malam sampai. Kita memang mau kumpul di Samarinda. Hanya kumpul-kumpul saja, tidak ada event kegiatan," ungkapnya.

Selama di Samarinda, terdapat sekitar 9 anak punk berkumpul di bawah kolong Jembatan Mahakam. Setiap harinya mereka tidur di kolong tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, anak punk mengamen di persimpangan jalan. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda , AKP Aldi Alfa Faroki membenarkan peristiwa ini. Saat ini pihaknya tengah menghimpun data dan keterangan para saksi yang mengetahui kejadian sebelum Rahma dikabarkan hilang. ”Saat ini dalam pencarian,” kata Aldi. (kis/nha)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 12:04

Mabuk, Ngamuk dekat Kampus

SAMARINDA. Seorang pria tiba-tiba saja mengamuk. Lalu merusak motor warga…

Jumat, 19 Juli 2019 13:40

Pesut Kembali Membara

SUNGAI DAMA. Belum genap satu tahun berlalu, kebakaran di Jalan…

Jumat, 19 Juli 2019 13:34

Pemerkosa Nenek-Nenek Dibui 3 Tahun

GUNUNG KELUA. Masih ingat kasus nenek-nenek berusia 60 tahun, sebut…

Jumat, 19 Juli 2019 10:37

Berkedok Tambal Ban, Penimbun “Solar Kencing" Dibekuk

LOA BUAH. Semula tidak ada yang aneh dengan bengkel tambal…

Jumat, 19 Juli 2019 10:35

Operasi Senyap Illegal Logging

SAMARINDA. Petugas Polisi Hutan (Polhut) UPTD Dinas Kehutanan, Kesatuan Pengelolaan…

Kamis, 18 Juli 2019 17:25

Puluhan Calon Pembeli Narkoba Diamankan

SAMARINDA. Meski sudah sering ditindak aparat kepolisian, ternyata masih saja…

Kamis, 18 Juli 2019 17:23

Oknum Petugas SPBU Bermain

BUKIT PINANG. Bukti adanya pengetap yang memicu kekosongan bahan bakar…

Kamis, 18 Juli 2019 11:50

Pria Ini Merampok Demi Uang Panaik

BONTANG. Erik sedang dilanda kegalauan yang amat sangat. Waktu pernikahannya…

Kamis, 18 Juli 2019 11:50

Bersih-bersih Sabu di Pasar Segiri, Giliran Istri Sinchan Diringkus

PASAR SEGIRI. Aparat kepolisian terus berupaya “membersihkan” kawasan Pasar Segiri…

Rabu, 17 Juli 2019 16:46

Lagi Melamun di Masjid, Pria Ini Diringkus

LOA BAKUNG. Sedang asyik melamun di teras masjid di sekitar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*