MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 22 Maret 2019 13:54
Penghuni Kolong Jembatan Ditelan Mahakam

Hadiri Pertemuan Anak Punk di Samarinda

ANAK PUNK. Rahma Amelia, anggota anak punk yang hilang ditelan Mahakam.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Udara panas yang menyengat Kota Samarinda membuat sekumpulan anak punk yang tinggal di bawah Jembatan Mahakam segmen Samarinda Seberang, memilih bersantai sembari beristrirahat siang.
Namun, berbeda dengan Rahma Amelia (20), salah satu dari anak punk tersebut. Ia justru mengajak rekan-rekannya untuk mandi di Sungai Mahakam, Kamis (21/3) sekitar pukul 14.30 Wita.

Niatan Rahma itu disampaikan pula kepada 8 rekannya yang lain. Malam sebelumnya Rahma dan 8 rekannya tersebut tidur di kolong Jembatan Mahakam.

Namun, tak semua anak punk menuruti ajakan Rahma untuk mandi di Mahakam. Hanya Eci Putri Amalia (16) yang mengikuti langkah Rahma. Eci dan Rahma pun menuruni bukit untuk bisa sampai ke tepi Mahakam yang saat itu berarus deras.

Gadis asal Bontang ini justru berenang ke tengah sungai. Saat di tengah, Rahma rupanya kehabisan tenaga. Ia berusaha memanggil Eci. Saat itu Eci berenang hanya di pinggir sungai sembari berpegangan dengan bebatuan di sekitarnya.

Melihat sahabatnya itu timbul tenggelam diterpa arus, Eci pun bergegas berenang untuk menyelamatkan. Usaha Eci berhasil. Rahma berhasil ia tarik kepinggir sungai.

Penyelamatan yang dilakukan Eci saat itu rupanya tak membuat Rahma jera. Rahma justru melanjutkan aktifitas mandinya dan kembali berenang ke tengah sungai. Untuk kedua kalinya Rahma terlihat lemas.

Eci yang melihat hal itu, kembali berenang ke tengah untuk menyelamatkan rekannya. Usaha kedua ini hampir saja membuatnya celaka. Saat Eci mendapatkan tubuh Rahma yang mulai lemas, Rahma justru merangkul dan meronta saat mendekap tubuh Eci.

Kondisi ini membuat Eci sempat kehabisan nafas. Di tengah kekalutan, Eci pun melepaskan dekapan Rahma. Eci memilih ke pinggir sungai.
“Saya dipeluknya. Hampir kehabisan nafas. Saat berhasil ke pinggir sungai, saya tengok kembali ke belakang. Rahma sudah tidak terlihat di tengah sungai itu,” kata Eci.

Di tengah kebingungan mencari keberadaan Rahma, Eci berusaha meminta pertolongan rekannya yang berada di atas bukit. Teriakan Eci membuat 7 rekannya terperanjat. Salah satunya adalah Ilham (20). Ilham yang saat itu tengah bersitrirahat, langsung menoleh ke arah sungai di mana Eci berada.

Tanpa pikir panjang, Ilham bersama rekannya yang lain langsung turun untuk mencari keberadaan Rahma.  “Kami turun dan berenang menyisir sungai. Namun tidak ketemu. Akhirnya kami lapor ke polisi,” ucap Ilham. Kepolisian dari Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Detasemen B Pelopor Brimob Polda Kaltim, Unit Siaga SAR Samarinda, serta unsur relawan telah berada di lokasi kejadian guna menghimpun data dan melakukan pencarian. Namun hingga pukul 18.00 Wita, tubuh Rahma belum juga ditemukan.

Ilham menjelaskan, anak punk dari beberapa daerah memang diagendakan berkumpul di Samarinda. Terdapat beberapa anak punk yang berasal dari Bontang, Penajam dan Samarinda sendiri. Dan ada pula dari Banjarmasin dan Makassar.

"Kalau saya sudah dua bulan di sini. Kalau dia (Rahma, Red) baru tadi malam sampai. Kita memang mau kumpul di Samarinda. Hanya kumpul-kumpul saja, tidak ada event kegiatan," ungkapnya.

Selama di Samarinda, terdapat sekitar 9 anak punk berkumpul di bawah kolong Jembatan Mahakam. Setiap harinya mereka tidur di kolong tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, anak punk mengamen di persimpangan jalan. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda , AKP Aldi Alfa Faroki membenarkan peristiwa ini. Saat ini pihaknya tengah menghimpun data dan keterangan para saksi yang mengetahui kejadian sebelum Rahma dikabarkan hilang. ”Saat ini dalam pencarian,” kata Aldi. (kis/nha)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 14:19

Diparang, Kepala Robek-robek

SAMARINDA. Minimnya penerangan di Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) akhirnya memakan…

Sabtu, 20 April 2019 14:05

44 Caleg Dapil Kaltim Gugur Duluan

KPU kabupaten/kota di Kaltim sedang merekapitulasi suara Pilpres dan Pileg…

Sabtu, 20 April 2019 14:01

QC: 01 Unggul di Kaltim

SAMARINDA. Hasil hitung cepat atau Quick Count (QC) dua lembaga…

Sabtu, 20 April 2019 13:58

Duel dengan Teman, Tewas di ICU

SAMARINDA. Suasana di samping Hotel Padaidi, Jalan Cipto Mangunkusumo, RT…

Kamis, 18 April 2019 13:45

OTT Rp 33,4 Juta Dekat TPS

SAMARINDA. Empat petugas Linmas ditambah beberapa warga lain sedang berjaga…

Kamis, 18 April 2019 13:42

Pembawa Duit Rp 33 Juta Itu Sempat Diteriaki Maling

MENJELANG subuh Ketua Bawaslu Kota Samarinda, Abdul Muin baru saja…

Kamis, 18 April 2019 13:37

Nyoblos Serasa Servis Kendaraan

Momen unik selalu muncul setiap perhelatan pemilu. Cara tersebut diyakini…

Selasa, 16 April 2019 15:44

Aset Jalan Besar, Tapi Banyak Rusak

SAMARINDA. Jalan rusak berstatus milik provinsi di daerah akan segera…

Selasa, 16 April 2019 15:35

Pejabat Kementerian Tewas di Aston

SAMARINDA. Salah satu agenda acara Gubernur Kaltim, Isran Noor kabarnya…

Senin, 15 April 2019 11:17

Didemo, tapi Isran Jadi Semangat

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Isran Noor mengaku makin semangat meneken kerja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*