MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 20 Maret 2019 10:41
Pangkalan Elpiji Nakal Ditutup

Ketahuan Mark Up Harga Tabung Melon

SIDAK. Kelurahan dan aparat TNI-Polri serta FKPM Pelita melakukan sidak di salah satu pangkalan elpiji di Kelurahan Pelita.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Di tengah kesusahan warga memperoleh elpiji 3 kg, sejumlah pangkalan resmi di Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir berulah. Mereka berbuat curang dengan me-mark up harga eceran tertinggi (HET) tabung melon bersubsidi.
Kenakalan pangkalan itu terendus Lurah Pelita, beserta Bhabinkamtibmas, Babinsa dan FKPM dalam razia beberapa waktu lalu yang juga melibatkan LSM Perlindungan Konsumen, Jumat (15/3) lalu.
Dari pengakuan warga yang usai membeli elpiji 3 kg di sejumlah pangkalan yang disidak, diketahui harga elpiji bersubsidi dibanderol Rp 20.000, sampai dengan Rp 22.000. Harga itu di luar dari HET yakni Rp 17.000 sesuai SK Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang Nomor : 500/476/HK-KS/XII/2017. Angka HET itu bahkan tertera di pelang yang terpasang di setiap pangkalan.
Gara-gara kelakuan nakal pangkalan itu, 4 pangkalan resmi ditutup PT Pertamina LPG melalui agen resmi yang menyuplai elpiji ke sejumlah pangkalan itu (selengkapnya liat di grafis).
Sales Executive LPG II Samarinda, Widhi Tri Adi Hidayat dikonfirmasi Sapos membenarkan penutupan 4 pangkalan itu. Widhi menegaskan, keempat pangkalan itu menyalahi aturan.
"Menjual elpiji 3 kg diatas harga HET," tegas Widhi.
Dijelaskan Widhi, sanksi tegas itu diberikan karena sebelumnya seluruh pangkalan sudah menyepakati untuk menjual elpiji bersubsidi langsung kepada masyarakat sesuai harga HET.
"Tapi ini menjual di kisaran harga Rp 20.000 bahkan lebih," ujar Widhi.
Meski ada temuan me-mark up harga elpiji bersubsidi, tapi Pertamina tidak menemukan adanya penimbunan yang berkaitan dengan enggannya pangkalan menjual elpiji kepada masyarakat.
"Kami hanya menemukan penjualan elpiji bersubsidi diluar HET," terang Widhi.
Karena keempat pangkalan itu ditutup, Widhi pun telah meminta kepada Agen untuk mencari pangkalan baru dengan melakukan verifikasi.
"Karena pangkalan kontraknya dengan agen," pungkasnya.(oke/beb)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 13:40

Pesut Kembali Membara

SUNGAI DAMA. Belum genap satu tahun berlalu, kebakaran di Jalan…

Jumat, 19 Juli 2019 13:34

Pemerkosa Nenek-Nenek Dibui 3 Tahun

GUNUNG KELUA. Masih ingat kasus nenek-nenek berusia 60 tahun, sebut…

Jumat, 19 Juli 2019 10:37

Berkedok Tambal Ban, Penimbun “Solar Kencing" Dibekuk

LOA BUAH. Semula tidak ada yang aneh dengan bengkel tambal…

Jumat, 19 Juli 2019 10:35

Operasi Senyap Illegal Logging

SAMARINDA. Petugas Polisi Hutan (Polhut) UPTD Dinas Kehutanan, Kesatuan Pengelolaan…

Kamis, 18 Juli 2019 17:25

Puluhan Calon Pembeli Narkoba Diamankan

SAMARINDA. Meski sudah sering ditindak aparat kepolisian, ternyata masih saja…

Kamis, 18 Juli 2019 17:23

Oknum Petugas SPBU Bermain

BUKIT PINANG. Bukti adanya pengetap yang memicu kekosongan bahan bakar…

Kamis, 18 Juli 2019 11:50

Pria Ini Merampok Demi Uang Panaik

BONTANG. Erik sedang dilanda kegalauan yang amat sangat. Waktu pernikahannya…

Kamis, 18 Juli 2019 11:50

Bersih-bersih Sabu di Pasar Segiri, Giliran Istri Sinchan Diringkus

PASAR SEGIRI. Aparat kepolisian terus berupaya “membersihkan” kawasan Pasar Segiri…

Rabu, 17 Juli 2019 16:46

Lagi Melamun di Masjid, Pria Ini Diringkus

LOA BAKUNG. Sedang asyik melamun di teras masjid di sekitar…

Rabu, 17 Juli 2019 16:44

Istri Bekerja, Anak Tiri Ditunggangi

TANJUNG REDEB. Kelakuan Mardan menambah daftar panjang tindakan asusila yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*