MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 13 Maret 2019 11:02
Panwaslu Pantau Aktivitas Caleg

Termasuk APK yang Digunakan

TERTIBKAN APK. Petugas menertibkan APK milik caleg di Berau yang dianggap melanggar aturan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Jelang pemilu 17 April mendatang, wajah ibu kota Kabupaten Berau, Tanjung Redeb, makin kumuh oleh baliho, spanduk dan media lain, yang merupakan Alat Peraga Kampanye (APK) milik caleg.
Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Berau Nadirah menegaskan, pihaknya memastikan pemasangan wajib menyesuaikan ketentuan dan akan dicopot jika melanggar.

Menurut Nadirah, pihaknya memantau aktivitas para caleg dan pendukungnya, yang biasanya memasang spanduk promosi. Hal ini bertujuan untuk memastikan yang bersangkutan mentaati aturan pemasangan.

Sebab jika tidak, ada saja yang dipasang di sembarang tempat yang mengganggu estetika dan membahayakan.
“Kami sempat melakukan penertiban dan sampai hari ini hingga masa tenang nanti akan selalu kita pantau. Jika ada yang melanggar, ya dicopot,” tegasnya.

Tempat terlarang untuk pemasangan APK diantaranya di sekolah, kantor-kantor instansi pemerintah dan tidak membahayakan atau mengganggu. Sebab ada juga media promosi caleg yang dipasang dengan cara memaku di pohon peneduh, yang jelas dilarang karena merusak. Selain itu ada pemasangan terlalu mendekati badan jalan.

Dikhawatirkan keberadaan APK milik caleg menimpa pengendara yang melintas saat ada angin kencang, seperti terjadi di beberapa titik dalam Kota Tanjung Redeb dan kecamatan terdekat. Di mana ditemukan baliho yang rebah hingga ke badan jalan dan membahayakan pengendara.

“Kita sempat tertibkan ada beberapa yang melanggar, kami bersama dengan teman-teman dari instansi lain seperti misalnya Satpol PP. Jadi jika ada lagi temuan pelanggaran kami koordinasikan dan mereka (Satpol PP, Red) yang tertibkan,” jelasnya.

Selain itu, Panwaslu juga menekankan kepada para caleg dan partai untuk membersihkan sendiri media yang mereka pasang sebelum hari tenang. Sebab pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ada banyak yang tidak dilepas oleh pemasang.

Nadirah menyebutkan pihaknya sudah melayangkan surat imbauan. Selain itu sudah ada pertemuan dengan partai politik dan beberapa caleg, untuk membersihkan sendiri media promosi mereka jika sudah memasuki masa tenang.

“Jadi kita sempat ada temuan pelanggaran makanya kemarin itu kita tertibkan, karena memasang ditempat yang dilarang. Kami imbau kepada pemasang untuk melepaskan sendiri. Memang ada sanksi bagi pelanggar, tetapi hanya sanksi administrasi saja,” ujarnya. (as/rin)



loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*