MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 11 Februari 2019 11:30
ANAK DURHAKA..!! Tak Dibelikan Rokok Elektrik, Ayah dan Ibu Ditonjok

Sudah Dibelikan HP, Merengek Minta Rokok Elektrik

MEDIASI. Pihak FKPM Kelurahan Pelita melakukan mediasi kepada MU (tutup wajah) dan kedua orangtuanya (kanan).

PROKAL.CO, SAMARINDA. Berpendidikan bukan berarti menjamin anak di zaman sekarang berprilaku sopan. Bahkan pada orangtuanya sekali pun. Contohnya saja seorang remaja 17 tahun berinisial MU yang tinggal di kawasan Jalan Lambung Mangkurat, Gang Rifai, RT 34, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir.

Keinginannya meminta dibelikan rokok elektrik tertunda karena persoalan keuangan keluarga. MU mengamuk. Dia bahkan menonjok bapak dan ibunya. Peristiwa itu terjadi dua pekan lalu sesaat setelah MU lebih dulu dibelikan ponsel baru oleh kedua orang tuanya.

Sepekan setelah prilaku tak terpuji itu dilakukannya, MU yang keras kepala kembali marah. Bahkan mengobrak-abrik isi rumah kontarakan yang ia huni bersama dua adik dan kedua orangtuanya.

Khawatir MU kembali menganiaya, bapaknya yang merupakan guru mengaji, dan ibunya yang hanya seorang penjual makanan, akhirnya mengadu ke Pos FKPM Kelurahan Pelita.

Bersama anggota dan Ketua FKPM Kelurahan Pelita, Marno Mukti, kedua orangtua yang tak tega melaporkan MU ke polisi itupun mendatangi pelajar kelas XII (Kelas III) salah satu SMA di Samarinda itu di rumahnya.

Nyali MU yang hanya berani dengan kedua orangtuanya itupun menciut ketika didatangani sejumlah anggota FKPM. MU merengek karena kedatangan tamu yang memberinya nasihat.

"Dia (MU, Red) marah karena dijanjikan akan dibelikan rokok elektrik setelah dia menjual motornya yang rusak. Ada dua permintaannya yakni ponsel baru dan rokok elektrik. Untuk ponsel sudah dibelikan. Itupun orang tuanya harus hutang kesana kemari. Nah, sementara rokok elektrik dikarenakan sebagian uang hasil jual motor digunakan untuk memperbaiki motor bapaknya. Jadi urung dibelikan," beber Marno.

Meski keinginan MU itu belum terpenuhi, tapi prilaku MU itu ditegaskan Marno tidak boleh dilakukan apalagi sampai melakukan pemukulan terhadap kedua orang tuanya.

"Yang pertama ibunya sekitar dua minggu lalu. Dipukul di bagian pelipis hingga menyisakan bekas, dan minggu lalu bapaknya sampai benjol. Kedua orang tuanya sabar menghadapi meskipun sebenarnya bisa saja balik memarahi anaknya, tapi itu tidak dilakukan karena khawatir khilaf," jelas Marno.

Dibiarkan namun MU malah melunjak. Saban hari ia menagih meski tahu orangtuanya belum memiliki uang untuk memenuhi keinginan anaknya itu.

"Orang tuanya pun lantas menelepon saya dan datang ke pos FKPM menceritakan duduk persoalannya. Dan orang tuanya hanya meminta kepada kami agar menasehati karena jika meminta sesuatu dan sudah terpenuhi, anaknya itu akan kembali meminta. Dan itu harus cepat atau kalau perlu pada saat itu juga," ujar Marno.

Prilaku MU yang tak bisa bersabar dan mengerti dengan kondisi keungan orang tuanya itupun mendapat peringatan keras dari FKPM agar diubah.

"Kami peringatkan supaya anak itu tidak lagi memaksa orang tuanya dan meminta hal-hal yang tidak penting apalagi sampai melakukan penganiayaan. Jika hal itu tetap dilakukan maka kami akan membawanya kepada polisi agar tindak," pungkasnya. (oke/nha)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 April 2019 15:44

Aset Jalan Besar, Tapi Banyak Rusak

SAMARINDA. Jalan rusak berstatus milik provinsi di daerah akan segera…

Selasa, 16 April 2019 15:35

Pejabat Kementerian Tewas di Aston

SAMARINDA. Salah satu agenda acara Gubernur Kaltim, Isran Noor kabarnya…

Senin, 15 April 2019 11:17

Didemo, tapi Isran Jadi Semangat

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Isran Noor mengaku makin semangat meneken kerja…

Senin, 15 April 2019 11:11

Buruh Galangan Kapal Tewas

SAMARINDA. Rajikin, buruh galangan kapal milik PT Ayu di Jalan…

Sabtu, 13 April 2019 15:46

Demi Cucu Jadi Budak Bandar

SAMARINDA. Samsul Alamsyah, sibuk mencatat sejumlah nomor yang masuk ke…

Sabtu, 13 April 2019 15:43

Termasuk Jenis Buaya Ganas

SAMARINDA. Penampakan seekor buaya muara di Sungai Karang Mumus (SKM)…

Jumat, 12 April 2019 14:05

Predator Intai Karang Mumus

SAMARINDA. Warga Kota Tepian digemparkan penampakan seekor buaya di Sungai…

Jumat, 12 April 2019 14:02

Gasak 10 Motor, Kaki Jebol

SAMARINDA. Meski tak tahu medan Kota Tepian, tapi Andi Ash'ary…

Kamis, 11 April 2019 11:03

Mayat Misterius Mengapung

TENGGARONG. Selasa (9/4) siang, petugas Polsek Anggana bersama Satuan Polisi…

Kamis, 11 April 2019 10:55

Malam Berdarah di Gang Masjid

SAMARINDA. Warga Jalan Gatot Subroto, Gang Masjid, Kelurahan Pelita, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*