MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Jumat, 08 Februari 2019 14:33
Hanya Dianggarkan Rp 100 Juta

Perbaikan Jalan di Taman Samarendah

BERGELOMBANG. Jalan di Taman Samarendah bergelombang akibat tidak adanya batasan beban kendaraan yang melintas.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Perwajahan Taman Samarendah semakin benderang dengan adanya tower dan wahana air mancur berbentuk kuda. Namun hal ini tak sebanding dengan kondisi jalan di seputaran taman yang masih bergelombang. Tidak adanya batasan bagi pada kendaraan bermuatan besar yang melintas dinilai menjadi penyebabnya. Menyikapi hal ini Sekretaris kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin menyebut hal wajar jika terjadi gelombang di sepanjang putaran taman.
"Coba lihat di Eropa dan semua kota yang cantik itu, tamannya yang menggunakan paving block pasti tidak mulus. Hanya saja yang terjadi di sini karena tidak ada batasnya bagi setiap kendaraan yang melintas. Tapi akan kami perbaiki apa yang perlu diperbaiki," jelasnya.
Tak hanya itu, Sugeng juga meyakini pihaknya tidak akan diam dengan kondisi jalan yang bergelombang, termasuk mengatur kendaraan yang melintasi kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Ia juga menjamin dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menganggarkan untuk perbaikan jalan untuk taman tersebut.
"Ya pasti lah dianggarkan. Perbaikan itu pasti kami lakukan," tutur Sugeng.
Terpisah, Kasi Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Budi menambahkan tahun ini pihaknya ada menganggarkan untuk perbaikan paving block dari sisi Awang Long.
"Ya anggarannya tidak banyak hanya Rp 100 juta saja. Itu pun di bagi dua untuk sisi kanan dan kiri," jelas Budi.
Ia pun mengakui selama ini paving block di seputaran Taman Samarendah memang rentan terjadi kerusakan lantaran hanya beralaskan pasir di bawahnya. Meski demikian, pihaknya mengaku masih berupaya untuk memperbaiki sejumlah paving yang rusak dengan anggaran yang ada.
"Karena di bawahnya hanya pasir makanya jadi rentan bergelombang. Kalau tanahnya basah otomatis akan mempengaruhi pasir yang ada di bawah. Tapi selama ini kalau ada gelombang biasanya kami bongkar dan diganti dengan paving lainnya," pungkas Budi. (rm-1/beb)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 April 2019 07:00

Bekas Bandara Temindung Dibuka? Tanya Gubernur!

SAMARINDA. Bandara Temindung di Jalan Pipit, Sungai Pinang, perlahan mulai…

Selasa, 16 April 2019 15:50

Operasional Ditanggung KPU Kabupaten/Kota

SAMARINDA. H-1 pemilu, KPU Kaltim memastikan sejumlah logistik sudah terdistribusi…

Senin, 15 April 2019 22:02

Polri Turunkan Tim ke MPP Samarinda

TIM dari Polri, Senin (15/4) berkunjung ke Mal Pelayanan Publik…

Senin, 15 April 2019 22:00

Jaang Warning Perusahaan untuk Meliburkan Karyawan

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengingatkan kepada seluruh perusahaan…

Senin, 15 April 2019 21:59

FKPD Samarinda All Out Sukseskan Pemilu

SAMARINDA. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Samarinda menggelar rapat sejumlah…

Senin, 15 April 2019 21:58

“Jangan Golput, Ayo Besok ke TPS!”

SAMARINDA. Dua hari menjelang pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2019, giat Wali…

Senin, 15 April 2019 11:32

Penertiban APK, Caleg Lepas Tangan

SAMARINDA. Bawaslu Samarinda mengaku kecewa dengan sikap para peserta pemilu…

Sabtu, 13 April 2019 15:57

Ditabrak, Median Dibiarkan Ambrol

SAMARINDA. Median di sepanjang jalan simpang Jalan Rukun, hingga simpang…

Jumat, 12 April 2019 20:43

“Stunting, Masalah Kita Bersama”

SAMARINDA. Sorotan masalah stunting di tingkat nasional, kini terus menggema.…

Jumat, 12 April 2019 20:42

Jaang: Satlinmas PAM TPS Jangan Terlibat Politik Uang

SAMARINDA. Pelaksanaan hari H Pemilu tinggal hitungan hari lagi, tepatnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*