MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Kamis, 07 Februari 2019 11:03
Polemik Logo Magnificent Samarinda
Plagiat atau Bukan Tergantung HKI

Pemkot Segera Surati Citiasia Inc

TAGIH PENEGASAN. Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin saat menjawab pertanyaan media terkait polemik logo Samarinda Magnificent.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Pemkot Samarinda ingin segera mendapat penegasan keaslian  Logo Magnificent Samarinda. Langkah yang dilakukan dengan bersurat kepada Citiasia Inc untuk memeriksa sekaligus mendaftar ke Lembaga Hak Kekayaan Intelektual (HKI) guna mempertegas tudingan plagiat atau sebaliknya.

Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin memastikan dalam waktu dekat surat itu akan dikirim kepada konsultan Citiasia Inc di Jakarta.
"Kita minta kepada pihak konsultan untuk klarifikasi secara aturan," kata Sugeng kemarin (6/2).

Lewat HKI, kata Sugeng guna membuktikan logo Magnificent Samarinda tersebut asli atau duplikat. Jika saat mendaftar ke HKI namun ternyata plagiat maka pemkot akan mengambil langkah hukum untuk menuntut pihak konsultan.
Sebelumnya pihak Citiasia Inc sudah mengklarifikasi terkait keaslian logo tersebut.

Farid Subkhan, CEO and Founder Citiasia membantah menjiplak. Ia menegaskan kesamaan logo dalam dunia desain itu hal wajar.
Ia mencontohkan beberapa logo yang mengalami kemiripan dan tak masalah. Di antaranya, logo Beats by Dre dan 1971 Stadt Bruhl. Kemiripan lain, logo Scottish dan Quark. Kemudian, Belfast dan Food Drink Devon, serta 1975 NBC logo dan Nebraska ETV Network. Logo-logo tersebut memiliki kemiripan dan hanya dibedakan warna.

Terkait logo Magnificent Samarinda, kata Farid memang memiliki kemiripan dengan logo AA Brigade milik George Bokhua. Namun bukan plagiat.

Farid memastikan pihaknya tak pernah mengetahui logo tersebut telah ada sebelumnya. Kalaupun, terdapat kemiripan, ia memastikan ada makna filosofis dan visualisasi sangat berbeda pun warna dengan logo desain George Bokhua. Desainer asal New York.
George Bokhua memulai karier mendesain logo sejak tahun 2007. Hasil desain yang memiliki kemiripan itu adalah huruf AMA dari kata S-AMA-RINDA. Disitu ketiga huruf itu dibikin menyambung dengan garis melekung.

"Kalau logo baru Samarinda semua ada arti filosofis dan visualisasi. Jadi menurut kami tak masalah. Kami tegaskan tidak ada duplikasi dalam hal logo baru ini," jelasnya.

Logo ini, kata dia murni hasil karya ide yang diperas dari konteks kelokalan Samarinda. Brand filosofi itu Samarinda sebagai kota tepian terdepan dan berbudaya. Kata terdepan dan berbudaya ini menjelaskan masing- masing punya dua karakter brand. Masing - masing karakter ini di visualisasikan.

"Kalau kita bicara master plan dan budaya keragaman. Samarinda punya banyak karakter. Misalnya, jembatan yang kemudian disimbolisasikan menjadi lengkungan dalam brand logo itu. Jembatan itu di wujudkan dalam bentuk M yang bawah. Benar-benar visualisasi yang dipikirkan oleh desain," terangnya. (zak/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*