MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 07 Februari 2019 10:41
Disiksa dan Disekap Polisi Gadungan

Terlanjur Percaya, Warga Pun Ikut Mengeroyok

GADUNGAN. Johan (kanan) dibekuk di kediamannya. Dia mengaku polisi lalu menyiksa warga.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Namanya juga preman kampung. Mau melakukan apa saja, ya suka-suka sendiri. Tapi aksi preman yang satu ini benar-benar di luar batas. Tak sekadar membuat keributan. Tapi justru berani menyekap dan menyiksa warga.
Johan (39) bersama keenam rekannya sesama preman, menghadang dan menyekap seorang pengendara motor berinisial RM. Selasa (5/2) sekitar pukul 08.30 Wita, RM yang melintas di Jalan Lambung Mangkurat, Gang Masjid, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir diadang Johan dan rekan-rekannya.
RM dituduh pelaku pencurian motor (curanmor). Untuk memuluskan aksinya, Johan mengaku sebagai anggota polisi. RM jelas saja merasa aneh dengan adangan Johan. Dia merasa tidak melakukan apa-apa. Namun pria 27 tahun itu terlanjur ketakutan. Karena Johan beraksi beramai-ramai. Rm akhirnya hanya bisa menurut. RM selanjutnya saat dibawa menuju salah satu gang di jalan itu.
Di hadapan warga lainnya, RM lalu dipukuli. Bahkan ditelanjangi. Aksi itu dilakukan di hadapan warga lainnya. Warga menyaksikan kejadian itu sudah kadung percaya dengan perkataan Johan bahwa RM memang pelaku curnamor. Warga lainnya pun turut melayangkan bogem mentah kepada RM.
Aksi tersebut tak membuat Johan dan rekannya puas. RM selanjutnya disekap di salah satu rumah di kawasan itu.
Di rumah itu, RM kembali mendapat siksaan. RM dipaksa berdiri. Lehernya diikat dengan ujung tali. Ujung tali bahkan diikat di ventilasi udara. Dalam kondisi seperti itu, RM kembali mendapat siksaan. RM dipukui dengan kunci motor. Akibatnya, RM mengalami luka memar. Pelipis dan hidungnya berdarah.
Sore menjelang, tepatnya pukul 17.00 Wita, RM berhasil meloloskan diri dari cengkraman Johan. RM memanfaatkan situasi sepi di dalam rumah itu. RM langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Samarinda Kota di Jalan Bhayangkara.
Setelah mendapatkan laporan, sekitar pukul 23.30 Wita, jajaran Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota menuju lokasi rumah penyekapan. Petugas mendapati 2 orang pria dan 1 wanita. Salah satu pelaku yang berhasil ditangkap adalah Johan sebagai otak penyekapan. Polisi juga menemukan motor milik RM yang berada di dalam rumah tersebut.
Tak hanya berhasil meringkus kawanan preman, polisi juga menemukan barang bukti 1 poket sabu seberat 0,53 gram/brutto di rumah tersebut. Diduga Johan tengah menggelar pesta sabu sebelum ditangkap petugas.
Johan dan kedua rekannya di gelandang menuju Mapolsek Samarinda Kota untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Nur Kholis melalui Kanit Reskrim Iptu Purwanto membenarkan kejadian penganiyaan dan penyekapan yang dilakukan Johan dan keenam rekannya itu. Saat ini pihaknya masih memeriksa Johan untuk mengetahui motif kekerasan yang dilakukannya.
"Saat ini baru 3 pelaku yang kita amankan. Kami masih mencari 4 pelaku lainnya. Kita masih mendalami motif para pelaku ini," kata Purwanto. (kis/nha)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 April 2019 15:44

Aset Jalan Besar, Tapi Banyak Rusak

SAMARINDA. Jalan rusak berstatus milik provinsi di daerah akan segera…

Selasa, 16 April 2019 15:35

Pejabat Kementerian Tewas di Aston

SAMARINDA. Salah satu agenda acara Gubernur Kaltim, Isran Noor kabarnya…

Senin, 15 April 2019 11:17

Didemo, tapi Isran Jadi Semangat

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Isran Noor mengaku makin semangat meneken kerja…

Senin, 15 April 2019 11:11

Buruh Galangan Kapal Tewas

SAMARINDA. Rajikin, buruh galangan kapal milik PT Ayu di Jalan…

Sabtu, 13 April 2019 15:46

Demi Cucu Jadi Budak Bandar

SAMARINDA. Samsul Alamsyah, sibuk mencatat sejumlah nomor yang masuk ke…

Sabtu, 13 April 2019 15:43

Termasuk Jenis Buaya Ganas

SAMARINDA. Penampakan seekor buaya muara di Sungai Karang Mumus (SKM)…

Jumat, 12 April 2019 14:05

Predator Intai Karang Mumus

SAMARINDA. Warga Kota Tepian digemparkan penampakan seekor buaya di Sungai…

Jumat, 12 April 2019 14:02

Gasak 10 Motor, Kaki Jebol

SAMARINDA. Meski tak tahu medan Kota Tepian, tapi Andi Ash'ary…

Kamis, 11 April 2019 11:03

Mayat Misterius Mengapung

TENGGARONG. Selasa (9/4) siang, petugas Polsek Anggana bersama Satuan Polisi…

Kamis, 11 April 2019 10:55

Malam Berdarah di Gang Masjid

SAMARINDA. Warga Jalan Gatot Subroto, Gang Masjid, Kelurahan Pelita, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*