MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 04 Februari 2019 14:42
Sampah Impor Cemari Pantai Belambangan

Berasal dari Tiongkok, Malaysia dan Filipina

PULAU SAMPAH. Jika sampah impor dari tiga negara tak segera ditangani, dikhawatirkan Belambangan jadi pulau sampah.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Pulau tak berpenghuni, Belambangan, di kabupaten Berau terancam menjadi pulau sampah. Sampah plastik limbah rumah tangga dan produk kemasan plastik ini menutupi 80 persen pantai pulau dengan luas 9,3 hektar tersebut. Sampah plastik ditemukan merupakan produk dari 3 negara tetangga, yakni Tiongkok, Malaysia dan Filipina. Dikhawatirkan sampah ini akan mengganggu penyu dan bahkan bisa membunuh secara perlahan.

Menurut Bayu Sandi, Koordinator Yayasan Penyu Indonesia (YPI), sampah kiriman ini merupakan siklus musiman setiap tahun. “Biasanya saat musim angin utara, sampai pada bulan 3 itu sampah-sampah dari utara kebetulan 3 negara itu berada pada posisi itu dan Belambangan berada di wilayah Utara Berau,” ungkapnya, Minggu (3/2) kemarin.

Bermacam-macam produk berbahan plastik ditemukan, mulai dari sandal, sepatu, rangka televisi,kemasan makanan dan minuman dan banyak produk plastik lainnya , hingga alat tangkap ikan dan juga rumpon ditemukan disekitar bibir pantai Belambangan.

Kondisi ini terjadi setiap tahun. Ironisnya, karena Pulau tak berpenghuni, sampah tersebut tidak ada yang membersihkan sehingga tetap terdampar di pantai sebagian besar. YPI bersama beberapa anggotanya yang baru saja mendapat mandat menjaga pulau melakukan pembersihan.

Selama 3 hari terakhir dilakukan pembersihan sampah di pantai namun tidak kunjung selesai. Kendala terbesar yakni banyaknya sampah tidak sebanding dengan jumlah tenaga. “Kendala terberat ya karena sampahnya datang terus terbawa arus setiap hari kesini,” ujarnya.

Saat usai dibersihkan, Bayu mengatakan pantai dengan pasir putih itu akan terlihat bagus, namun tidak sebagaimana yang terjadi dibawah permukaan pasir. Jika digali hingga kedalaman 90 centimeter,masih ditemukan tumpukan sampah palstik, akumulasi sampah kiriman dari ebrbapa tahun sebelumnya.

Tumpukan sampah di pantai tentunya sangat mengganggu penyu yang mendarat untuk bertelur. Tidak saja menyusahkan, tetapi bisa jura menjerat leher atau kaki penyu dan sering ditemukan menjadi penyebab matinya penyu-penyu yang berada di perairan Berau.

Selama 2018 saja ditemukan beberapa laporan dan temuan penyu yang mati karena terjerat sampah palstik. Bahkan ada juga penyu yang mati karena menelan sampah plastik. “jadi sementara ini kami kumpulkan dan kami bakar saja, sebab tidak ada solusi seperti pengolahan sampah plastik di pulau ini, ini solusi terakhir daripada mengganggu penyu bertelur dan bisa juga menyebabkan kematin penyu secara perlahan,” tandasnya. (as/ama)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 April 2019 22:05

Potensi Migas Baru Kembali Digarap

TANJUNG REDEB. Pengoperasian sumur bor eksplorasi Migas Bella-3 di Kilometer…

Selasa, 16 April 2019 20:53

Kini Berau Miliki Politeknik

TANJUNG REDEB. Potensi di Kabupaten Berau tidak melulu soal eksploitasi…

Senin, 15 April 2019 21:56

Antisipasi Karhutla, Bagikan Mobil Water Supply

TANJUNG REDEB.  Guna mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

Senin, 15 April 2019 21:55

Bupati Minta Maksimalkan Potensi Daerah

TANJUNG REDEB. Seluruh perangkat pemerintahan di lingkungan Pemkab Berau diwajibkan…

Senin, 15 April 2019 11:45

Tak Dicopot, Dieksekusi Bawaslu

TANJUNG REDEB. Memasuki masa tenang, sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK)…

Sabtu, 13 April 2019 15:48

Bertahan Hidup 14 Jam di Laut

BONTANG. Seorang pria bernama Darman (20), warga Donggala, Sulawesi Tengah…

Jumat, 12 April 2019 14:23

Meski Melimpah, Tak Boleh Lengah

TANJUNG REDEB. Isu berkurangnya kawasan resapan air menjadi salah satu…

Kamis, 11 April 2019 11:47

Dapat Masukan, Minta Dukungan Swasta

TANJUNG REDEB. Pemkab Berau tengah menggagas terobosan di bidang pariwisata,…

Rabu, 10 April 2019 20:38

Kutim Peringkat Kedua PPD Se-Kaltim

SAMARINDA. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutai Timur (Kutim) Irawansyah tidak menyangka…

Rabu, 10 April 2019 11:34

Ratusan Koperasi Absen RAT Selama Empat Tahun

TANJUNG REDEB. Keberadaan koperasi diharapkan mampu menjadi salah satu media…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*