MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Jumat, 11 Januari 2019 14:38
Sehari Mengalir, 2 Minggu “Kemarau”

Warga Bukit Temindung Indah Mengadu ke Dewan

DENGAR PENDAPAT. Warga Perum Bukit Temindung Indah diterima sejumlah anggota dewan di ruang paripurna DPRD Samarinda, Kamis (10/1) kemarin.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kantor DPRD Samarinda di Jalan Basuki Rahmat digeruduk massa dari Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FKRT) Perumahan Bukit Temindung Indah, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Kamis (10/1).

Ratusan warga ini datang meminta difasilitasi DPRD karena minimnya akses air bersih di wilayah mereka. Koordinator aksi, Dony Muslim menjelaskan, sudah bertahun-tahun pihaknya tak mendapat fasilitas air bersih. Aliran air diterima secara bergilir dua hari sekali. Itu pun mengalir hanya beberapa jam saja. Setelah itu tak mengalir lagi hingga menunggu dua pekan kemudian.

Warga sudah mengadukan hal ini sejak lama ke PDAM Tirta Kencana, namun tak ada perbaikan. Pertemuan terakhir dengan PDAM digelar kurang lebih 15 Desember tahun lalu. Saat itu PDAM meminta pergantian pompa dan reservoar yang standar agar aliran air bisa lebih lancar. Namun setelah permintaan itu dipenuhi, aliran air tak mengalami perubahan apapun.

"Jadi sekali masuk hanya beberapa RT yang dapat. Mungkin hanya 4 sampai 5 RT. Selebihnya tidak ada," ungkapnya di sela hearing di DPRD Samarinda.

Aliran air yang masuk ke perumahan ditampung di dua titik. Namun dorongan air tidak kuat sehingga ada beberapa RT yang tidak mendapat aliran air. Itu karena kondisi perumahan berada di perbukitan.

Warga diterima oleh beberapa anggota DPRD dan Dirut PDAM Tirta Kencana Nor Wahid. Hearing dilakukan di ruang paripurna lantai III gedung DPRD Samarinda dan dipimpin Alphad Syarif.

Dirut PDAM Tirta Kencana Nor Wahid mengatakan dalam waktu dekat mereka akan mengevaluasi keberadaan boster. Karena sejauh ini catatan mereka boster di wilayah itu masih kecil baik kapasitas tampung maupun pompa.

"Langkah tercepat kita akan adakan pompa dan bosternya dengan didahulukan dananya oleh PDAM. Setelah itu baru kita bebankan kepada pengembang atau pemerintah kota," jelasnya.

Ia berjanji secepatnya mengalirkan air bersih kepada seluruh warga di perumahan itu. Walaupun tidak menutup kemungkinan ada beberapa rumah yang nanti tidak terlalu lancar karena mestinya diatur tekanannya.

Simulasinya aliran air akan ditampung di beberapa bak penampungan baru dialirkan kepada warga. Mesti belum tinjau lapangan namun ia memprediksi pompa harus diganti karena agar tekanan air bisa lebih kuat. Karena semakin besar dorongan, semakin lancar pula aliran air mengingat lokasi perumahan ini berada di wilayah perbukitan.

"Kami menduga pendorong agak kurang. Sehingga aliran air kurang lancar," jelasnya.

Lantas mengapa baru dilakukan sekarang setelah ada demo warga. Wahid mengklarifikasi instalasi perpipaan di perumahan itu belum serah terima kepada PDAM oleh pengembang karena belum memenuhi standar SNI.  "Ada beberapa peralatan yang tidak memenuhi standar. Seperti pompa masih kurang, reservoar terlalu kecil dan lainnya. Ini yang akan kita bicarakan lebih lanjut," terangnya.

Upaya penyerahan aset itu, kata dia sebenarnya sudah diupayakan lama. Namun beberapa alat belum memenuhi standar atau kualifikasi PDAM sehingga belum diterima pihaknya. Tim PDAM juga sudah meninjau ke lapangan namun ada beberapa hal yang mesti diganti dahulu. Baru bisa dilakukan penyerahan.

Pengembang dari PT Arta Nusantara, Vera Dumalina menyebut semua pengadaan peralatan baik pompa, reservoar semua diadakan melalui subkontraktor PDAM Tirta Kencana.

"Kalau kemudian ada istilah tidak standar. Kami tidak mengerti juga apa maksudnya. Karena pengadaan barang itu melalui subkontraktor PDAM. Mestinya harus standar dong," jelasnya.

Pengadaan alat-alat pipa, pompa, reservoar dan lainnya diadakan melalui subkontraktor PDAM. Tapi belakangan PDAM justru menolak serah terima karena tidak standar. (zak/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*