MANAGED BY:
RABU
22 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 11 Januari 2019 13:40
Bayi Tewas di Kos Mahasiswi, Diduga Hasil Hubungan Gelap dengan Oknum Aparat
BAYI MALANG. Bayi laki-laki yang tewas di kos mahasiswi dibawa menuju ruang forensik RSUD AW Sjahranie untuk selanjutnya divisum.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Tanpa pertolongan bidan ataupun dokter seorang mahasiswi universitas swasta di Samarinda berinisial FD, melahirkan bayi laki-laki di kamar kosnya. Peristiwa itu terjadi Kos Mawar di Komplek Perumahan P & K, Jalan Pramuka VI, Blok D RT 30, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (9/1) lalu pukul 13.30 Wita.

Namun sayang bayi yang lahir secara normal itu tewas. Belum diketahui secara pasti waktu meninggalnya bayi yang dilahirkan gadis berusia 22 tahun itu. Karena kematian bayi baru diketahui, Kamis 10/1) pukul 09.00 Wita. FD berusaha untuk menguburkan bayinya itu dengan meminta bantuan seorang ustaz bernama Yunus.

FD memposting kematian bayinya itu di akun media sosialnya, pagi kemarin. Ia menulis permintaan tolong kepada siapapun untuk memandikan serta menguburkan bayinya itu. Postingan itupun dibaca oleh Yunus yang kemudian menawarkan bantuan.

Yunus datang ke kamar kos yang dihuni FD sejak dua bulan lalu. Ketika melihat bayi yang sudah tak bernyawa dibalut kain lampin dan mengenakan topi bayi itu, Yunus menaruh curiga.

Tak ingin menyinggung perasaan FD, Yunus lantas memberitahu Ketua RT 30, Hasim Jamhari. Keduanya kemudian bersama kembali ke kamar kos FD.

Ketika itu FD terlihat lemah. Yunus dan Hasim bertambah curiga. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Kelua yang tak berselang lama datang untuk mengecek keadaan FD.

FD yang semakin lemah karena diduga mengalami pendarahan usai melahirkan. Keduanya lantas dilarikan ke RSUD AW Sjahranie.
Belasan polisi Polsek Samarinda Ulu pun tiba di TKP. Polisi melakukan penyelidikan, mencari informasi terkait tindakan FD yang melahirkan seorang diri di kamar kosnya dan memastikan penyebab tewasnya bayinya itu.

Kedatangan polisi beserta ketua RT itu kontan membuat geger penghuni kos lainnya. Ironisnya tak seorang pun penghuni kos mengetahui FD melahirkan seorang diri di dalam kamarnya.

"Kamar saya bersebelahan. Saya tidak mendengar ada yang teriak atau suara tangis bayi," kata Sima, salah seorang penghuni kos.
Sima jarang berkomunikasi dengan FD meski tinggal satu kos. "Saya kalau ketemu paling tegur sapa saja," ujarnya.

Sima enggan berkomentar lebih banyak. Ia mengaku tak ingin terseret dalam kasus itu lebih jauh. "Saya tidak tahu apa-apa. Saya ke sini cuma mau ambil ponsel," ucapnya yang kemudian pergi. Polisi sendiri belum bisa memastikan apakah tindakan yang dilakukan FD adalah aborsi atau tidak.

"Kami masih melakukan pendalaman penyelidikan. Dugaan sementara bayi itu lahir dalam keadaan hidup, tapi apa penyebab meninggalnya masih diselidiki," terang Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Arifin Renel.

Informasi sementara yang sudah diperoleh polisi, bayi yang dilahirkan FD posisinya sungsang atau terbalik. "Kemungkinan karena posisinya yang sungsang itulah ibunya (FD, Red) mengalami pendarahan dan bayinya meninggal," jelas Arifin. Kabar yang beredar bayi itu merupakan hasil hubungan gelap FD dengan kekasihnya yang merupakan oknum aparat yang berdinas di Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), berinisial SH. "Kami belum bisa memastikan karena masih kami dalami juga," ujar Arifin.

Polisi tengah memintai keterangan saksi-saksi terkait kejadian itu. "Ada beberapa saksi yang sedang kami panggil untuk dimintai keterangan," jelas Arifin. Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Iptu Yunus Kelo jika informasi yang didapat polisi itu benar maka bayi tersebut diperkirakan sudah meninggal dunia sejak Rabu lalu tak lama setelah dilahirkan.

"Namun untuk lebih memastikannya kami menunggu hasil visum. Kami jua akan melibatkan PPA untuk menyelidiki kasus ini," pungkasnya. (oke/beb)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 09 Oktober 2015 16:53

PPK Tantang Ketua Panwaslu

<p>SAMARINDA. Status Ketua Rukun Tetangga (RT) menjelang perhelatan politik akhir tahun nanti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*