MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Kamis, 10 Januari 2019 09:26
Soal Trans Studio, Wagub Tantang Debat Terbuka
DIPINDAH.Lokasi pembangunan Trans Studiodi Jalan Bhayangkara, Samarinda Kota

PROKAL.CO, SAMARINDA. Keinginan Pemprov Kaltim sudah bulat. Pembangunan Trans Studio di Jalan Bhayangkara tidak akan dilanjutkan. Bahkan, Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi menantang debat terbuka jika pembangunan tetap dipaksakan di lokasi tersebut. Sementara buntut dari pembatalan ini tentu memiliki konsekuensi. Ibarat mobil di tengah macet, situasi Trans Studio maju kena mundur pun kena.

Hadi menjelaskan, membangun Trans Stuido tidak akan membawa pengaruh pada pengembangan kota. Di samping lokasi tersebut berbenturan dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ditetapkan Pemkot Samarinda. “Ada tiga alasan. Itu melanggar RTH, menjadi biang kemacetan dan tidak mengembangkan kota,” tegas Hadi.

Memang masih ada beberapa anggota dewan yang keberatan dengan rencana pemindahan itu. Salah satunya dari Komisi II DPRD Kaltim. Soal itu, Hadi pun siap debat terbuka. “Kalau tidak setuju kita argumen secara ilmiah,” tegasnya lagi.

Persoalannya adalah jika memindahkan lokasi, maka semua proses akan dimulai dari awal. Mulai dari mencari lokasi yang sesuai hingga meyakinkan pihak Trans Corp untuk membangun di lokasi yang baru. Soal ini pihaknya mengaku tidak masalah. “Takut mulai dari nol lagi? Enggak ada urusan, semua bisa dari nol,” tambahnya.

Alasan lainnya adalah kekhawatiran tidak mendapat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab, rencana awal pembangunan gedung dan pengelolaan keuangan akan dikerjakan oleh Perusahaan Daerah Melati Bhakti Satya (MBS). Pihak Trans Corp nantinya akan membayar sewa gedung selama 30 tahun kepada MBS. Bahkan pihak Trans Studio sudah setuju dengan sistem ini dan sudah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan MBS.

“Kami setuju dengan kontrak sewa 30 tahun. Kami menyewa gedung yang dibangun Perusda,” kata Expansion Senior General Manager PT Trans Retail Indonesia, Herman Budi Susilo, kala itu setelah groundbreaking 2017 silam.

Dikatakan Herman, Perusda PT MBS akan mendapat pendapatan yang pasti dari kontrak sewa Transmart. Selain itu dalam PKS dengan Perusda terdapat pula jadwal pembangunan gedung yang diperkirakan selesai akhir tahun 2018. “MoU sudah kami tandatangani dengan Perusda dan ada perjanjian kerja sama besarannya. Tinggal detailnya yang kami bahas sekarang,” tambahnya.

Dijelaskan Herman, PT Trans Ritel selaku investor paling pertama dilakukan adalah mengikuti peraturan yang berlaku. Sejak tahun 2014, sudah ada proses penjajakan kerja sama dengan Perusda PT MBS, melalui persetujuan DPRD, masyarakat dan pemerintah daerah. Total investasi antara Perusda PT MBS dan Transmart mencapai sekitar Rp 360 miliar hingga Rp 400 miliar.

Kembali ke Hadi, kehilangan potensi PAD tersebut katanya masih bisa ditindaklanjuti. “Sumber PAD tidak hanya di situ, tempat lain bisa. Seberang masih banyak lahan kosong, sebab kalau dipaksakan itu tidak mendukung pengembangan kota,” tutup Hadi.

Di tengah bulatnya keputusan pemprov kaltim, persoalan hukum di balik itu menurut Pengamat Hukum Fahukum Untag Samarinda, Roy Hendrayanto, tetap tidak bisa dikesampingkan. Pihaknya menduga terjadi pelanggaran di dalamnya. Bahkan, anggota DPRD Kaltim yang sempat berangkat ke Trans Studio Bandung dituding harus bertanggungjawab atas batalnya rencana pembangunan ini. “Mereka harus bertanggungjawab. Sebab publik tahunya ada di bangun di sana, kalau bisa jangan dipilih lagi anggota dewan yang begini,” tegasnya. (cyn/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*