MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 09 Januari 2019 14:47
Sidrap Batal Masuk Bontang

Kembali Kandas di DPRD Kutim

FINAL. Pelaksanaan hearing yang berlangsung kurang lebih dua jam, memutuskan penolakan Sidrap masuk ke dalam wilayah Bontang.

PROKAL.CO, SANGATTA. Sinyal Kampung Sidrap masuk Bontang, pupus dalam hearing yang berlangsung Senin (7/1) di DPRD Kutim. Dimana dalam heraing yang dipimpin Ketua DPRD Kutim Mahyunadi, terungkap jika hampir semua elemen masyarakat menolak Sidrap masuk Bontang.   
“Setelah mempertimbangkan situasi di Sidrap dan Teluk Pandan secara umum, menyatakan menolak rencana survey yang akan dilakukan Pemprov Kaltim bersama Pemkab Kutim dan Pemkot Bontang,” jelas Mahyunadi, usai memimpin rapat.
Mahyunadi menegaskan, kalau masalah Sidrap dilanjutkan hingga adanya tim survey untuk pengukuran wilayah terkait 164 hektare yang diharapkan pemkot dilanjutkan akan berdampak lebih jauh, sementara pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2019 sudah dekat.
“Setelah saya kaji, untuk keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terkendali, sebaiknya saat ini jangan ada kegiatan apapun terkait proposal Pemkot Bontang itu. Dengan demikian, saya minta kegiatan survey yang akan dilakukan dalam bulan ini, dibatalkan,” kata Mahyunadi.
Keputusan Mahyunadi diamini Komisi I DPRD dan sejumlah anggota lainnya. Bahkan keputusan ini dibuat secara tertulis. Dimana surat tersebut ditujukan ke Gubernur Kaltim Isran Noor. Surat memuat   hasil hearing dengan Camat, Kepala Desa, masyarakat serta DPD KNPI Kutim.
Dalam hearing yang berlangsung dua jam, sejumlah rencana digagas DPRD Kutim, diantaranya mempercepat pembentukan Desa Sidrap, sehingga kegiatan pemerintahan dan pembangunan bisa dimaksimalkan.
Bahkan kedepannya, diusulkan Kecamatan Teluk Pandan dimekarkan menjadi dua kecamatan dengan catatan Desa Sidrap dan beberapa desa baru lainnya yang ada di Teluk Pandan, dibentuk.
“Beberapa program ke depan diwacanakan dan telah menjadi agenda Pemkab Kutim, seperti menjadikan Dusun Sidrap menjadi desa definitif. Bahkan pembentukan Desa Sidrap ini telah disampaikan pada Bupati Ismunandar,” jelas Mahyunadi.
Keputusan ini merupakan putusan kedua yang menggagalkan Sidrap masuk Bontang. Sebab 2012 lalu, proses penggabungan  Sidrap  masuk Bontang juga kandas di DPRD Kutim. (jn/ama)


loading...

BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 12:27

Kasus Narkoba Melonjak

TANJUNG REDEB. Sejumlah kasus narkoba di awal 2019 berhasil diungkap…

Jumat, 18 Januari 2019 12:34

Satpol PP Pantau PNS Mucil

TANJUNG REDEB. Surat edaran Bupati Berau terkait kedisiplinan PNS di…

Jumat, 18 Januari 2019 00:05

Adakan Tausiah dan Beri Santunan Anak Yatim

MEMPERINGATI hari jadi ke-12 Partai Hanura, DPD Hanura Kaltim menggelar…

Kamis, 17 Januari 2019 11:16

Jargas Segera Dioperasionalkan

BONTANG. Pengoperasian 8.000 jaringan gas atau jargas di Bontang untuk…

Rabu, 16 Januari 2019 11:25

Mendesak Regulasi Penjualan Lem

TANJUNG REDEB. Partisipasi aktif pemerintah daerah melawan prilaku anak ngelem…

Selasa, 15 Januari 2019 11:29

Masih Banyak Caleg Bandel

BONTANG. Sejumlah oknum calon anggota legislatif (caleg) sudah melakukan perbuatan…

Selasa, 15 Januari 2019 00:05

Kado Ultah untuk Kaltim

PT Pertamina EP Asset 5 (PEP Asset 5) meresmikan penyaluran…

Senin, 14 Januari 2019 11:44

Sertifikat Lahan KEK Maloy Tuntas

SANGATTA. Proses serifikasi lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta…

Sabtu, 12 Januari 2019 15:38

Banyak Perusahaan Kurangi Karyawan

SAMARINDA. Penetapan upah minimum di level provinsi (UMP) dan Kota…

Jumat, 11 Januari 2019 14:42

Sembunyikan Barang Bukti di Mulut

BONTANG. Polsek Muara Badak kembali menghentikan peredaran narkoba jenis sabu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*