MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Senin, 31 Desember 2018 15:31
Sempat Pulang, Bawa Kabur Motor Tetangga

Polisi Bentuk Tim, Uber “Pemangkung” Mahasiswi yang Sedang Salat

MASIH TRAUMA. Merissa Ayu Ningrum (kiri) didampingi kerabatnya saat melaporkan kasus pemukulan yang diduga dilakukan Juhairi, di sebuah masjid di Jalan P Antasari. (oke/Sapos)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Merissa Ayu Ningrum, mahasiswi salah satu universitas swasta di Samarinda diyakini masih belum tenang. Penyababnya Muhammad Juhairi, pelaku yang diduga “memangkungnya” saat sedang salat belum juga tertangkap.

Sejak kasus percobaan perampokan yang disertai dengan penganiayaan terhadap Ayu itu viral di media sosial (medsos), anggota Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda dan Polsek Sungai Kunjang, dibantu personel Polda Kaltim membentuk tim khusus untuk mengejar Juhairi, yang tercatat merupakan warga Sangasanga, Kutai Kartanegara (Kukar).

Pengejaran polisi dimulai dari rumah Juhairi, tapi sayang pria bertubuh sedang dan memiliki brewok itu sudah menghilang. Juhairi disebut sempat pulang ke rumahnya, tapi tidak lama.

Diketahui Juhairi pulang ke rumahnya hanya beberapa saat setelah melakukan penganiayaan terhadap Ayu. Ketika pulang ke rumahnya yang berada di Kampung Jawa, Sangasanga, Kukar itu, Juhairi sempat meminjam motor milik tetangganya namun tidak kunjung kembali alias membawa kabur motor tersebut.

"Pelaku (Juhairi, Red) meminjam motor tetangganya itu dengan alasan hendak meminta uang pada ibunya, tapi tidak kembali-kembali," tutur polisi yang ikut dalam pengejaran.

Pengejaran pun terus dilakukan polisi agar dapat segera meringkus Juhairi. "Pelaku akan terus kami kejar. Saya imbau agar pelaku sebaiknya menyerahkan diri," tegas Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto.

Pengejaran terhadap Juhairi yang terus dilakukan polisi juga dibenarkan Wakasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Triyanto yang mana sudah mengerahkan seluruh anggotanya di lapangan. "Kami berkoordinasi dengan Polda Kaltim dan juga Polsek Sangasanga. Opsnal Reskrim dan Polsek jajaran masih bergerak untuk mencari pelaku (Juhairi, Red)," terang Triyanto.

Triyanto menerangkan dalam penanganan kasus tersebut pihaknya sudah meminta keterangan saksi korban yakni Ayu dan menyita sejumlah barang bukti seperti kayu balok serta rekaman CCTV Masjid Al-Istiqomah, di Jalan P Antasari, Sungai Kunjang.

"Saat ini kami fokus pengejaran dan penengkapan terhadap pelaku sehingga kita bisa mengetahui secara pasti motif dari penganiayaan itu," tandasnya. Diberitakan sebelumnya, saat melaksanakan salat Zuhur, tepatnya di rakaat pertama, Ayu tiba-tiba dipangkung Juhairi tepat di bagian kepala. Juhairi melayangkan hantaman balok hingga membuat Ayu tumbang, namun masih sadarkan diri. Peristiwa itu terjadi, Jumat (28/12) lalu.

Ayu yang masih sadar kembali menjadi korban keberingasan Juhairi yang kembali mengahajarnya. Ayu selamat karena ketika dihajar untuk kedua kalinya ia berteriak meminta tolong. Usai menganiaya Ayu. Juhairi yang sudah tiga hari menumpang di masjid itu dengan alasan mencari pekerjaan langsung melarikan diri. Kasus penganiayaan yang menimpa Ayu itupun mendadak viral di medsos, lengkap dengan video rekaman CCTV.(oke/rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*